<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496</id><updated>2012-02-12T06:41:37.936+07:00</updated><category term='pendididkan'/><category term='LESSON STUDY'/><category term='SOSMAS'/><category term='berita'/><category term='CERPEN'/><category term='PUISI'/><category term='PENDIDIKAN'/><category term='GAGASAN'/><category term='world cup'/><category term='PENGUMUMAN'/><category term='SOSPOL'/><category term='VIDEO'/><category term='CERITA'/><category term='TUGAS SEKOLAH'/><category term='UNAS 2011'/><category term='SIAP UN 2011'/><category term='beita'/><category term='ARTIKEL'/><category term='SIAP UN 2010'/><category term='AGAMA'/><category term='KTI'/><title type='text'>ABDUL HAKIM MADIUN</title><subtitle type='html'>Percaya diri itu penting, tahu diri itu perlu.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>863</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-2229598938064221956</id><published>2012-02-12T06:40:00.000+07:00</published><updated>2012-02-12T06:41:37.947+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SOSMAS'/><title type='text'>WAJIB MENABUNG BAGI PNS</title><content type='html'>WAJIB MENABUNG BAGI PNS&lt;br /&gt; Ada langkah menarik yang dilakukan pemda Gorontalo dengan membayarkan gaji PNS ke rekening istri. Sebuah langkah untuk menciptakan rumah tangga mawaddah wa rohmah. &lt;br /&gt;Ada langkah tambahan yang perlu dicoba. Para PNS juga wajib menabung. Karenatidak sedikit kehidupan PNS yang susah. Baik untuk menyekolahkan putra-putrinya atau untuk memiliki rumah. Bahkan ada yang gajinya minus. Para PNS terpaksa gali lubang tutup lubang. Meski sudah ada gaji 13, pada tahun ajaran baru para PNS ini pontang panting mencarikan biaya.&lt;br /&gt;Karena sekarang sudah banyak pembayaran gaji PNS lewat rekening, Pemda beserta bank setempat bekerja sama. Membatasi penarikan uang gaji, dan setiap bulan harus menyisakan 10% dari gaji dalam bentuk tabungan. Sehingga dalam satu tahun sudah terkumpul cukup banyak. Tabungan hanya dapat diambil menjelang tahun ajaran baru atau mau membangun rumah dengan rekomendasi pimpinan instansi PNS.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-2229598938064221956?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/2229598938064221956/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2012/02/wajib-menabung-bagi-pns.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/2229598938064221956'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/2229598938064221956'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2012/02/wajib-menabung-bagi-pns.html' title='WAJIB MENABUNG BAGI PNS'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-6404691335540358708</id><published>2012-02-10T13:28:00.001+07:00</published><updated>2012-02-10T13:28:33.981+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENDIDIKAN'/><title type='text'>Koran khusus pendidikan</title><content type='html'>Koran merupakan sarana komunikasi efektif. Jika menyimak koran yang beredar, sebagian besar mewartakan politik, hiburan, olah raga dan berita-berita khusus. Itupun masih ada yang dibumbui gambar atau tulisan berbau pornografi. Jarang  koran yang khusus menyajikan berita pendidikan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Perlu penerbitan koran khusus pendidikan. Banyak materi dunia pendidikan yang dapat disajikan. Mulai info teranyar kebijakan pendidikan, klinik pendidikan, materi pembelajaran, kiprah sekolah, prestasi guru dan siswa, kuis pendidikan, pernak-pernik kehidupan anak sekolah dsb. Yang penting tampilan dan isi harus menarik minat anak sekolah membacanya.&lt;br /&gt;Sebagai tahap awal dinas pendidikan bekerja sama dengan koran lokal menerbitkan koran khusus pendidikan dalam satu lembaran tersendiri. Jika sudah matang, dikembangkan menjadi terbitan mandiri. Melalui koran pendidikan, para guru punya wadah lebih banyak untuk menyajikan karya tulisnya. Para guru juga tidak akan keberatan berlangganan sebagai kewajiban penggunaan tunjangan profesi pendidik.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-6404691335540358708?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/6404691335540358708/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2012/02/koran-khusus-pendidikan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/6404691335540358708'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/6404691335540358708'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2012/02/koran-khusus-pendidikan.html' title='Koran khusus pendidikan'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-5825776497686768877</id><published>2012-02-08T13:42:00.000+07:00</published><updated>2012-02-08T13:43:27.903+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SOSMAS'/><title type='text'>Warga peduli listrik</title><content type='html'>Listrik menjadi kebutuhan pokok. Tanpa listrik ibarat hidup di jaman purbakala. Kehidupan masyarakat sangat tergantung kepada istrik. Makanya, begitu ada kabar tarif dasar listrik akan dinaikkan, warga pun resah. Meski harus disadari pula, bahwa biaya produksi listrik juga tinggi. Apalagi subsidi listrik tersebut juga banyak dinikmati oleh mereka yang berkecukupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Sebagai warga negara yang baik, masyarakat juga harus ikut bertanggung jawab atas keberadaan listrik. Caranya dengan membentuk warga peduli listrik. Warga dalam satu RT/RW atau satu desa ikut menjaga jaringan. Memotong dahan di dekat kabel listrik,  menertibkan lampu jalan liar, membayar tepat waktu dan melaporkan jika terjadi  pencurian alat dan energi listrik. &lt;br /&gt;Dengan cara ini gangguan listrik dapat diminimalisir. Kehidupan warga lebih aman dan lancar. Kerusakan jaringan listrik pun dapat dicegah. Kalau PLN untung kenaikan TDL bisa ditunda. Semoga!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-5825776497686768877?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/5825776497686768877/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2012/02/warga-peduli-listrik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/5825776497686768877'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/5825776497686768877'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2012/02/warga-peduli-listrik.html' title='Warga peduli listrik'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-3816280477176818707</id><published>2012-01-31T13:38:00.001+07:00</published><updated>2012-01-31T13:38:57.163+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SOSMAS'/><title type='text'>Poskamling Bersama Antar Kampung.</title><content type='html'>Belakangan ini banyak tawuran warga  antar kampung. Bentrok antar warga ini sering terjadi perbatasan kampung. Peristiwa itu timbul karena disulut masalah sepele hingga yang berbau SARA. Korbanpun berjatuhan, baik dari warga sendiri hingga pihak aparat. Kurang akrab atau kurang kenalnya antar warga kampung itu sendiri merupakan salah satu penyebabnya. Mereka juga kurang dapat memahami sifat, budaya, pantangan serta aturan yang berlaku di kampung lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Untuk menciptakan suasana aman antar kampung perlu didirikan poskampling (Pos Keamanan Lingkungan) bersama di perbatasan. Warga dari kedua desa berjaga dan patroli bersama. Dengan cara ini, kedua warga desa bisa lebih mengenal satu sama lain. Kedua desa lebih aman dari gangguan penjahat. Bila terjadi masalah antar warga segera dapat dipecahkan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-3816280477176818707?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/3816280477176818707/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2012/01/poskamling-bersama-antar-kampung.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/3816280477176818707'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/3816280477176818707'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2012/01/poskamling-bersama-antar-kampung.html' title='Poskamling Bersama Antar Kampung.'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-915528570248904334</id><published>2012-01-29T10:58:00.001+07:00</published><updated>2012-01-29T10:58:43.681+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SOSMAS'/><title type='text'>Angpao untuk korban bencana</title><content type='html'>Menjadi kebiasan pada perayaan Imlek, mereka memberikan angpau. Biasanya angpau diberikan kepada anggota keluarga atau warga sekitar. Tradisi itu positif dan perlu dikembangkan sebagai upaya memupuk persaudaraan dan berbagi dengan sesama.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Mengingat saat ini di berbagai wilayah tanah air terjadi bencana, perayaan Imlek jangan berlebihan. Selain itu, uang angpau lebih baik dikumpulkan dan disalurkan kepada para korban bencana. Dengan begitu, mamfaatnya dirasakan oleh mereka yang tertimpa musibah. Kegembiraan pun bisa menyebar kepada yang sedang menderita dan memerlukan  uluran tangan sesama anak bangsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan ini dimuat di Jawa Pos, Senin, 23 Januari 2012&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-915528570248904334?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/915528570248904334/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2012/01/angpao-untuk-korban-bencana.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/915528570248904334'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/915528570248904334'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2012/01/angpao-untuk-korban-bencana.html' title='Angpao untuk korban bencana'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-6238180163768759763</id><published>2012-01-26T10:47:00.000+07:00</published><updated>2012-01-26T10:48:27.894+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENDIDIKAN'/><title type='text'>Bimbel Uji Kompetensi Guru</title><content type='html'>Kemendikbud berencana menggelar uji kompetensi guru calon peserta sertifikasi guru pada Februari 2012. Sebuah upaya meningkatkan kualitas guru, agar kelak guru benar-benar profesional seiring tunjangan profesi pendidik yang diterimanya. Namun program uji kompetensi ini menimbulkan kecemasan bagi sebagian guru. Kuatir tidak lulus. Meski nantinya ada empat kesempatan menempuh ujian ulang bagi mereka yang belum lulus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Kekuatiran itu sebenarnya tidak perlu terjadi. Justru uji kompetensi guru ini sebagai tantangan. Sekaligus ajang pembuktian bagi guru untuk menunjukkan eksistensinya. Masih ada waktu untuk mempersiapkan diri dengan belajar. Salah satunya membuat program bimbingan belajar (bimbel) intensif bagi guru menghadapi uji kompetensi. Di sekolah atau dalam satu wilayah tertentu, calon peserta uji kompetensi diberi penyegaran materi uji kompetensi. Untuk mengetahui kesiapan juga dilakukan try out. Seperti halnya ketika para guru mempersiapkan anak didiknya menghadapi ujian nasional dengan memberikan bimbingan belajar intensif.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-6238180163768759763?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/6238180163768759763/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2012/01/bimbel-uji-kompetensi-guru.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/6238180163768759763'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/6238180163768759763'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2012/01/bimbel-uji-kompetensi-guru.html' title='Bimbel Uji Kompetensi Guru'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-3884681864976501565</id><published>2012-01-24T07:46:00.001+07:00</published><updated>2012-01-24T07:46:22.636+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENDIDIKAN'/><title type='text'>Laporan Penggunaan TPP</title><content type='html'>Upaya peningkatan mutu pendidikan dengan pemberian tunjangan profesi pendidik (TPP) belum sesuai harapan.  Salah satu kelemahannya yaitu belum optimalnya penggunaan TPP. Sebagian besar banyak untuk keperluan konsumtif. Keharusan menggunakan TPP untuk pengembangan diri guru tidak terlaksana dengan baik. Penggunaan TPP oleh guru bersangkutan tidak terkendali. Salah satunya karena tidak ada yang mengkontrol penggunanaan TPP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Agar tujuan pemberian TPP sesuai yang diharapkan, perlu pengawasan penggunan TPP. Dibentuk tim audit penggunaan TPP. Guru penerima harus membuat laporan penggunaannya. Bagi guru yang tidak menggunakan sebagian TPP-nya untuk peningkatan kualitas profesionalnya, guru tersebut diberi peringatan. Jika berlanjut, diberi sanksi hingga dihentikan untuk sementara waktu. Dengan demikian kemanfaatan TPP akan sesuai tujuannya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-3884681864976501565?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/3884681864976501565/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2012/01/laporan-penggunaan-tpp.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/3884681864976501565'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/3884681864976501565'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2012/01/laporan-penggunaan-tpp.html' title='Laporan Penggunaan TPP'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-3727059948841249023</id><published>2012-01-22T13:00:00.001+07:00</published><updated>2012-01-22T13:00:41.393+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENDIDIKAN'/><title type='text'>SNMPTN jalur OSN</title><content type='html'>Ada terobosan baru pada SNMPTN 2012 dengan adanya jalur undangan tanpa tes tulis. Prosesnya  berdasar nilai rapor dan ujian nasional dengan klasifikasi tertentu. Tetapi melihat kualitas ujian nasional yang masih dibumbui kecurangan serta nilai rapor yang validitasnya belum baku, model ini dikuatirkan akan melahirkan bentuk kecurangan lain. Dampaknya, kualitas calon mahasiswa terpilih kurang sesuai dengan kualifikasi program pendidikan di PTN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Ada jalur lain yang dapat ditempuh untuk memperoleh bibit unggul. Yaitu  jalur OSN (Olimpiade Sains Nasional). Ajang kompetisi tahunan ini diikuti anak-anak unggulan dari setiap sekolah se-Indonesia. Kualitas mereka dijamin diatas kemampuan rata-rata. Peringkat terbaik pada setiap jenjang (mulai kabupaten hingga nasional), mendapat prioritas. Sedangkan peserta yang memenuhi batas tertentu di seleksi ulang oleh PTN sesuai  syarat program pendidikan yang dipilih. Hal ini untuk menciptakan iklim kompetisi yang sehat dan melahirkan anak-anak terpilih berkualitas. Apalagi banyak anak-anak unggul ini berasal dari keluarga miskin. Program Bidik Misi PTN akan sangat membantu mereka.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-3727059948841249023?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/3727059948841249023/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2012/01/snmptn-jalur-osn.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/3727059948841249023'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/3727059948841249023'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2012/01/snmptn-jalur-osn.html' title='SNMPTN jalur OSN'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-6135116454171806427</id><published>2012-01-20T10:05:00.001+07:00</published><updated>2012-01-20T10:05:54.986+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENDIDIKAN'/><title type='text'>“REWARDS SEBAGAI DAYA TARIK GUKEPENGPRES”</title><content type='html'>Bandingkan animo guru, kepala sekolah, atau pengawas (GuKePeng) yang mau mengikuti sertifikasi dan seleksi GuKePengPres? Mana yang lebih bersemangat memilih keduanya. Pasti banyak yang mengikuti sertifikasi. Ada saja alasan bagi calon peserta  GuKePengPres  untuk menolak dipilih mewakili instansinya. Kebanyakan merasa belum siap, dan terlalu berat. Padahal melihat persyaratan administrasi dan prosesnya, tidak jauh beda. Ada perbedaan sedikit, misalnya adanya presentasi, tes tertulis ataupun wawancara. Itu pun juga hampir sama yang dilakukan para GuKePeng yang membuat portofolio, tetapi akhirnya harus lewat jalur PLPG. &lt;br /&gt; Disamping, ada penyebab lain yang membuat peserta GuKePengPres minim. Usut punya usut, ternyata para calon peserta GuKePengPres ini banyak yang tidak tertarik. Rewardsnya tidak sepadan dengan persiapan administrasi dan kerja kerasnya.  Apakah ini pertanda GuKePeng mulai kehilangan idealismenya? Mengukur kerja dengan imbalan materinya? Entahlah. Yang jelas mereka (GuKePeng)  juga tidak sepenuhnya salah. Curhat beberapa teman penulis dari berbagai daerah ketika  bertemu di suatu forum,  banyak yang mengeluh. Hadiahnya tidak sepadan. Kalah jauh jika dibandingkan dengan lomba lain.  Tidak sedikit peserta GuKePengPres harus merogeh kocek sendiri. Kasihan sekali. Untuk hadiah uang saja, kadang jumlahnya masih kalah dengan HR panitia. Bagaimana peserta  GuKePengPres berminat? Meski ada pemda yang sangat peduli dengan GuKePengPres. Teman penulis Gupres kab/kota Solo dan dari salah satu kabupaten di Kalimantan mendapat hadiah beasiswa S2.  Menggiurkan sekali. Bagaimana di tempat bapak ibu guru? &lt;br /&gt; Memang setiap daerah punya kebijakan sendiri. Kemampuan anggaran pemda sering menjadi alasan, mengapa rewardsnya belum memuaskan.  Sementara pemda berharap banyak putra daerahnya berprestasi setinggi langit sebagai wujud pengabdiannya. GuKePeng harus tetap bersemangat dan berdoa agar sukses. Padahal sukses tidak cukup dengan do’a kan? Meminjam istilah pak Dahlan Iskan di Jawa Pos awal Desember 2011, para GuKePeng jangan hanya sekedar mengabdi. Kalau semangat mengabdi terus dibawa, kelak akan menagih janji dan minta imbalan atas jasa pengabdiannya. Toh selama ini masih mau bekerja karena digaji, ya kan? Yang diperlukan adalah semangat kerja keras, kreatif, pantang menyerah dan tidak mudah mengeluh.  So pasti rewards atas kerja kerasnya juga harus sepadan. Seperti yang dicontohkan jajaran direksi BUMN-nya pak Dahlan Iskan.&lt;br /&gt; Okelah, kalau hadiah jadi ukuran. Jika nilainya dinaikkan, apakah nanti juga akan menarik  animo lebih banyak lagi? Nah ini yang kita tunggu. Karena menilik proses GuKePengPres yang sudah berlalu, masih ada sikap pesimis para calon. Ada saja kesan negatif dalam seleksi GuKePengPres. Sudah ada juaranya sebelum lomba-lah, syaratnya terlalu banyak dan sebagainya. Alasan yang dibuat-buat, berdasar pengalaman atau sekedar gosip?&lt;br /&gt; Yang jelas proses GuKePengPres sudah ada pedomannya. Kalau toh ada perbedaan, baik pelaksana, model penilaian dan sebagainya sesuatu yang wajar. Perbedaan adalah rahmat dan memperkaya wawasan kita. Selama perbedaan itu berlaku untuk tingkat satuan pendidikan berbeda, tetapi sama dalam jenjang yang sama pula. Dan yang lebih penting lagi, buku pedoman tersebut sudah diberikan ke level terbawah sebelum pelaksanaan kegiatan. Agar tidak terjadi  kesalahpahaman dan saling menyalahkan. Apalagi menjatuhkan mental peserta GuKePengPres sebelum berkompetisi.  Oleh karena itu sosialisasi dan komunikasi penting dilakukan untuk menyampaikan hal urgen bilamana ada perubahan pedoman.  &lt;br /&gt; Karena ajang GuKePengPres menjadi agenda rutin tahunan, seyogyanya setiap sekolah hingga  dinas pendidikan dan kebudayaan harus siap lebih dini. Baik calon maupun programnya. Satu tahun sebelum pelaksanaan para calon GuKePengPres telah ditetapkan dan  dianggarkan pembiayaannya. Sehingga ketika ajang GuKePengPres digelar, semuanya sudah siap. Pemda juga memberikan anggaran cukup, baik untuk pelaksanaan maupun rewardsnya.  Rewards harus mampu menarik minat peserta GuKePengPres. Tidak hanya dalam bentuk finansial, tetapi juga dalam bentuk lain. Memberdayakan pemenang GuKePengPres di daerahnya dalam berbagai kegiatan. Sekaligus sebagai pembuktian, bahwa yang terpilih benar-benar yang terbaik, bukan pesanan.&lt;br /&gt; Kekuatiran tidak transparansinya pada GuKePengPres ini bisa diatasi. Diantaranya dengan memampangkan hasil pada setiap level. Pembobotan pada setiap bagian juga perlu dipertimbangkan. Diutamakan pada uji kompetensi peserta GuKePengPres. Pembobotan terlalu tinggi pada porto folio misalnya, dirasa terlalu menguntungkan bagi GuKePeng di kota atau pun yang sering berkesempatan ikut pengembangan diri. Termasuk pembobotan yang tinggi untuk gelar kesarjanaan., sebaiknya ditinjau.  Validitas portofolio perlu diuji, agar tidak sekedar bukti fisik hitam putih. Pada sesi presentasi atau wawancara dilakukan dalam forum terbuka. Peserta lain juga diberi kesempatan aktif  dalam sesi tanya jawab. Dengan model ini GuKePengPres terpilih benar-benar teruji dihadapan publik dan dewan juri. Dan  tentu saja menghilangkan kecurigaan tidak transparansinya   penilaian. &lt;br /&gt; GuKePengPres barulah sebagain potret keunggulan personal pendidikan. Keteladanan, kreatifitas, dan kemampuan menjadi inspirator kepada rekan sejawat, peserta didik beserta lingkungannya menjadi tolok ukur keberhasilan. Semoga lencana yang disematkan sebagai GuKePengPres bisa bermanfaaat bagi diri pribadi, orang lain dan lingkungan sekitarnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tulisan ini dimuat di majalah media edidi Januari 2012&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-6135116454171806427?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/6135116454171806427/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2012/01/rewards-sebagai-daya-tarik-gukepengpres.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/6135116454171806427'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/6135116454171806427'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2012/01/rewards-sebagai-daya-tarik-gukepengpres.html' title='“REWARDS SEBAGAI DAYA TARIK GUKEPENGPRES”'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-2138106527348635963</id><published>2012-01-16T05:51:00.000+07:00</published><updated>2012-01-16T05:53:17.695+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENDIDIKAN'/><title type='text'>Siswa SMK Fokus menghadapi Ujian Nasional</title><content type='html'>Keberhasilan siswa SMK di berbagai bidang belakangan ini mampu membuka cakrawala pandang terhadap kemampuan anak SMK. Mulai kemampuan membuat mobil, merakit laptop, rancang bangun serta kemampuan lainnya. Berbagai pihak pun bersimpati dan berempati dengan memberikan dukungan. Baik dalam bentuk kebijakan maupun kesediaan mendukung sarana prasarananya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Namun jangan sampai keberhasilan ini melupakan tugas utama anak-anak SMK ini yaitu belajar. Terutama kelas tiga.  Karena sebentar lagi siswa kelas 3 SMK menempuh Ujian Nasional beserta serangkaian ujian lainnya. Seperti ulangan semester genap, uji kompetensi keahlian kejuruan, ujian sekolah dan gongnya Ujian Nasional. Dimana satu dengan lainnya berpengaruh terhadap kelulusan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Untuk sementara waktu siswa kelas 3 SMK jangan banyak disibukkan dengan berbagai aktivitas yang tidak terkait dengan pembelajaran. Mereka harus disiapkan intensif lebih dini. Usai ujian nasional mereka dilibatkan kembali dalam pengembangan produk ungggulan SMK-nya. Jangan seperti timnas Garuda yang dielu-elukan di fase awal serta mengikuti banyak  ceremonial, begitu di final justru anti klimaks.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-2138106527348635963?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/2138106527348635963/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2012/01/siswa-smk-fokus-menghadapi-ujian.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/2138106527348635963'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/2138106527348635963'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2012/01/siswa-smk-fokus-menghadapi-ujian.html' title='Siswa SMK Fokus menghadapi Ujian Nasional'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-1626074382701014538</id><published>2012-01-11T16:36:00.003+07:00</published><updated>2012-01-16T05:51:33.784+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENGUMUMAN'/><title type='text'>KISI-KISI DAN POS UN 2012</title><content type='html'>Untuk menghadapi ujian nasional 2012, berikut kisi-kisim dan POS UN 2012.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.4shared.com/office/TcUxufxf/Permen-No-59-tahun-2011-ttg-UN.html"&gt;PERMENDIKBUD NO 59 th 2011&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.4shared.com/office/-76ww421/POS-UN-SD_MI-2011-2012.html"&gt;POS UN SD2012&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.4shared.com/office/-wvPYI7C/SK-BSNP-tentang-Kisi-kisi.html"&gt;KISI-KISI UN 2012 lengkap&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.4shared.com/office/zwakQcSA/POS-UN-SMP-SMA-SMK-2012.html"&gt;POS UN 2012 SMP SMA/K&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-1626074382701014538?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/1626074382701014538/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2012/01/kisi-kisi-dan-pos-un-2012.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/1626074382701014538'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/1626074382701014538'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2012/01/kisi-kisi-dan-pos-un-2012.html' title='KISI-KISI DAN POS UN 2012'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-4726626516948182660</id><published>2012-01-10T17:53:00.000+07:00</published><updated>2012-01-10T17:54:52.748+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SOSMAS'/><title type='text'>Pejabat memakai produk mobil dalam negeri</title><content type='html'>Ada teladan dari Walikota Solo. Memasuki tahun 2012, pak Jokowi mengganti mobil dinasnya dengan mobil buatan anak negeri, rakitan anak-anak SMK. Bukti, bahwa nasionalisme tidak sekedar slogran. Ini ironi dengan banyak pejabat lain yang justru memasuki tahun anggaran baru mengalokasikan dana besar untuk mengganti mobil dinas mewah baru buatan luar negeri. Meski mobil dinas lama masih layak dipakai.&lt;br /&gt; Langkah awal walikota ini patut menjadi pilot projek, berupa gerakan pemakaian mobil produk dalam negeri bagi pejabat. Selain menghemat devisa, gerakan ini juga akan menjadi cermin pemimpin untuk hidup sederhana.  Membangkitkan industri, dan menyerap tenaga kerja terutama lulusan SMK. Penggunakan komponen lokal juga akan menciptakan lapangan kerja baru.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-4726626516948182660?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/4726626516948182660/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2012/01/pejabat-memakai-produk-mobil-dalam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/4726626516948182660'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/4726626516948182660'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2012/01/pejabat-memakai-produk-mobil-dalam.html' title='Pejabat memakai produk mobil dalam negeri'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-8710042574265538399</id><published>2012-01-03T13:26:00.002+07:00</published><updated>2012-01-11T16:58:19.662+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENGUMUMAN'/><title type='text'>SAYEMBARA PENULISAN NASKAH BUKU PENGAYAAN TAHUN 2012</title><content type='html'>Dalam rangka menggali, mengembangkan, dan mendayagunakan potensi menulis di kalangan siswa, pendidik dan tenaga kependidikan, serta masyarakat umum. Pusat Kurikulum dan Perbukuan Balitbang Kemdikbud menyelenggarakan Sayembara Penulisan Naskah Buku Pengayaan. Kegiatan sayembara ini diperuntukkan bagi para peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan, serta masyarakat umum. Sayembara Penulisan Naskah Buku Pengayaantahun 2012 ini memperebutkan hadiah total lebih dari Rp 1.000.000.000,00 untuk 57 pemenangdari 19 jenis naskah buku pengayaan.&lt;br /&gt;Tema Penulisan&lt;br /&gt;“Membangun manusia Indonesia yang berkarakter, berbudaya, dan kompetitif di era global”&lt;br /&gt;Peserta Sayembara&lt;br /&gt;Peserta sayembara adalah siswa SMA/MA/SMK/MAK, pendidik dan tenaga kependidikan, serta masyarakat umum. Pendidik meliputi guru, dosen, konselor, pamong belajar, widyaiswara, tutor, instruktur, fasilitator, dan sebutan lain yang sesuai dengan kekhususannya, serta berpartisipasi dalam menyelenggarakan pendidikan. Tenaga kependidikan meliputi pengelola satuan pendidikan, penilik,pengawas, peneliti, pengembang, pustakawan, laboran, dan teknisi sumber belajar.&lt;br /&gt;Naskah yang Disayembarakan&lt;br /&gt;NO JENIS NASKAH PERUNTUKAN KODE PESERTA&lt;br /&gt;    SISWA PENDIK DAN TENDIK UMUM&lt;br /&gt;A Pengayaan Pengetahuan     &lt;br /&gt; a. Bidang MIPA SD 01  I, II, III &lt;br /&gt;  SMP 02  I, II, III &lt;br /&gt;  SMA 03  I, II, III &lt;br /&gt; b. Bidang Sosial &amp; Humaniora SD 04  I, II, III &lt;br /&gt;  SMP 05  I, II, III &lt;br /&gt;  SMA 06  I, II, III &lt;br /&gt;B Pengayaan Keterampilan SD 07   I, II, III&lt;br /&gt;  SMP 08   I, II, III&lt;br /&gt;  SMA 09   I, II, III&lt;br /&gt;C Pengayaan Kepribadian     &lt;br /&gt; a. Kumpulan Pantun SMP 10  I, II, III &lt;br /&gt; b. Kumpulan Puisi SD 11  I, II, III &lt;br /&gt;  SMA 12 I, II, III  &lt;br /&gt; c. Kumpulan Cerita Pendek SD 13  I, II, III &lt;br /&gt;  SMP 14  I, II, III &lt;br /&gt;  SMA 15 I, II, III  &lt;br /&gt; d. Novel SMP 16  I, II, III &lt;br /&gt;  SMA 17 I, II, III  &lt;br /&gt; e. Drama SMA 18   I, II, III&lt;br /&gt; f. Biografi SMA 19   I, II, III&lt;br /&gt; Jumlah Pemenang Sayembara 9 33 15&lt;br /&gt;Keterangan: Naskah Peruntukan SD = SD/MI; SMP = SMP/MTs;&lt;br /&gt;SMA = SMA/MA/SMK/MAK&lt;br /&gt;Ketentuan-ketentuan naskah buku sayembara adalah sebagai berikut.&lt;br /&gt;a. Ketentuan Umum&lt;br /&gt;1. Jenis naskah buku pengayaan pengetahuan alam dan matematika, dapat berupa pengetahuan alam fisik, hayati, flora, fauna; pengetahuan matematika; pengetahuan teknologi dan rekayasa; pengetahuan kebaharian, kedirgantaraan, dan kebumian.&lt;br /&gt;2. Jenis naskah buku pengayaan pengetahuan sosial dan humaniora, dapat berupa pengetahuan sejarah dan kemasyarakatan; pengetahuan keagamaan; pengetahuan perekonomian dan manajemen; pengetahuan budaya, bahasa, seni dan sastra.&lt;br /&gt;3. Jenis naskah buku pengayaan keterampilan vokasional yang meliputi:&lt;br /&gt;• Keterampilan membuat kriya;&lt;br /&gt;• Penerapan teknologi rekayasa sederhana;&lt;br /&gt;• Penerapan teknologi pengolahan;&lt;br /&gt;• Penerapan teknologi budidaya.&lt;br /&gt;4.   Jenis naskah buku pengayaan kepribadian, dimaksudkan untuk mengembangkan karakter: (1) religius; (2) jujur; (3) toleransi; (4) disiplin; (5) kerja keras; (6) kreatif; (7) mandiri; (8) demokratis; (9) rasa ingin tahu; (10) semangat kebangsaan; (11) cinta tanah air; (12) menghargai prestasi; (13) bersahabat/komunikatif; (14) cinta damai; (15) gemar membaca; (16) peduli lingkungan; (17) peduli sosial; (18) tanggung jawab yang dituangkan dalam:&lt;br /&gt;• Kumpulan pantun&lt;br /&gt;• Kumpulan puisi&lt;br /&gt;• Kumpulan cerita pendek&lt;br /&gt;• Novel&lt;br /&gt;• Drama&lt;br /&gt;• Biografi&lt;br /&gt;Naskah buku Biografi, tentang:&lt;br /&gt;• seseorang yang berjasa dalam suatu bidang yang berguna bagi masyarakat;&lt;br /&gt;• seorang tokoh di daerah yang mendapat penghargaan dari pemerintah;&lt;br /&gt;• seseorang yang memiliki karakter yang dapat dijadikan contoh bagi bangsa;&lt;br /&gt;• seseorang yang memiliki keunggulan dan kelebihan yang berguna bagi masyarakat.&lt;br /&gt;5. Naskah buku ditulis dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Naskah diberi identitas: (a) judul naskah; (b) jenis naskah; dan (c) peruntukan pembaca buku (misalnya untuk SD/MI; SMP/MTs; SMA/MA/SMK/MAK), (d) kelompok peserta.&lt;br /&gt;6. Naskah dijilid rapi berupa cetak asli (bukan fotokopi atau dummy).&lt;br /&gt;7. Naskah yang diterima Panitia tidak dikembalikan.&lt;br /&gt;b. Ketentuan Peserta&lt;br /&gt;1. Peserta adalah perorangan.&lt;br /&gt;2. Peserta yang mengirimkan naskah harus melampirkan biodata.&lt;br /&gt;3. Peserta dari siswa SMA/MA/ SMK/MAK harus melampirkan surat pengantar dari sekolah dan fotokopi kartu pelajar.&lt;br /&gt;4. Peserta dari pendidik dan tenaga kependidikan harus melampirkan surat pengantar dari lembaga tempat bekerja dan fotokopi SK pendidik atau tenaga kependidikan.&lt;br /&gt;5. Peserta dari masyarakat umum harus melampirkan fotokopi KTP yang masih berlaku.&lt;br /&gt;6. Peserta yang pernah menjadi pemenang sebanyak tiga kali atau lebih sejak tahun 2001 tidak diperbolehkan mengikuti sayembara ini.&lt;br /&gt;c. Ketentuan Naskah&lt;br /&gt;1. Naskah yang diajukan adalah: a. karya asli, b. tidak berseri, c. tidak sedang diikutsertakan pada sayembara lain, sebagian ataupun seluruhnya, d. belum pernah menjadi pemenang sebagian ataupun seluruhnya dalam sayembara mana pun, dan e.belum pernah diterbitkan sebagian ataupun seluruhnya.&lt;br /&gt;2. Persyaratan di atas harus dituangkan dalam surat pernyataan yang ditandatangani di atas meterai Rp 6.000,00 oleh penulis naskah.&lt;br /&gt;3. Naskah diketik dan dicetak pada kertas A4, spasi 1½, jenis huruf arial, times new roman, atau tahoma, ukuran huruf 12 pt, batas margin tepi kertas 3 cm.&lt;br /&gt;4. Jumlah halaman isi naskah yang ditulis oleh siswa minimal 50 halaman dan yang ditulis oleh pendidik, tenaga kependidikan, dan umum minimal 75 halaman.&lt;br /&gt;5. Penggunaan ilustrasi harus proporsional dan terintegrasi dengan teks, mendukung materi/isi teks serta mencantumkan sumber secara jelas.&lt;br /&gt;6. Naskah buku pengayaan tidak dilengkapi dengan ungkapan tujuan mempelajari/membaca dan tidak dilengkapi latihan, soal, tes, lembar kerja, atau jenisevaluasi lainnya.&lt;br /&gt;7. Naskah buku pengayaan tidak bertentangan dengan idiologi negara, ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku, tidak bias gender, serta tidak menimbulkan masalah SARA.&lt;br /&gt;8. Naskah buku pengayaan pengetahuan dan keterampilan harus menggunakan daftar pustaka atas rujukan yang dikutip.&lt;br /&gt;9. Naskah yang dinyatakan sebagai pemenang sayembara, jika ditemukan dan terbukti sebagian atau seluruhnya merupakan jiplakan/plagiasi, segala tanggung jawab hokum yang berkaitan dengan pelanggaran Hak Cipta berada pada penulis naskah. Pusat Kurikulum dan Perbukuan akan membatalkan kemenangannya dan hadiah yang diterima harus dikembalikan kepada negara.&lt;br /&gt;10. Jika suatu naskah buku pengayaan dinyatakan memenangi sayembara, penulis berhak atas penghargaan sayembara tersebut, sedangkan hak cipta (baik hak ekonomi maupun hak moral atas naskah) tetap berada pada penulis sehingga penulis berhak menerbitkannya kepada penerbit yang dipilih.&lt;br /&gt;11. Pemegang hak cipta (hak ekonomi) naskah pemenang sayembara adalah Pusat Kurikulum dan Perbukuan Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan hak moral berada pada penulis.&lt;br /&gt;12. Setiap peserta hanya boleh mengirimkan satu judul naskah sayembara.&lt;br /&gt;13. Hasil keputusan Dewan Juri Sayembara tidak dapat diganggu gugat.&lt;br /&gt;d. Hadiah Sayembara&lt;br /&gt;Untuk menghargai kualitas naskah yang memenangi sayembara, Pusat Kurikulum dan Perbukuan Balitbang Kemdikbud menyediakan hadiah uang sebagai berikut:&lt;br /&gt;Kelompok Pelajar:&lt;br /&gt;Juara I = Rp. 15,000,000&lt;br /&gt;Juara II = Rp. 10,000,000&lt;br /&gt;Juara III = Rp 7,500,000&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kelompok Pendidik, Tenaga Kependidikan, dan Masyarakat Umum&lt;br /&gt;Juara I = Rp 25,000,000&lt;br /&gt;Juara II = Rp 20,000,000&lt;br /&gt;Juara III= Rp 15,000,000&lt;br /&gt;e. Pengiriman Naskah&lt;br /&gt;Naskah diterima paling lambat tanggal 3 September 2012 dan dialamatkan kepada :&lt;br /&gt;Panitia Sayembara Penulisan Naskah Buku Pengayaan Tahun 2012&lt;br /&gt;Pusat Kurikulum dan Perbukuan&lt;br /&gt;Badan Penelitian dan Pengembangan&lt;br /&gt;Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan&lt;br /&gt;Jl. Gunung Sahari Raya No. 4 Jakarta Pusat&lt;br /&gt;f. Pengumuman Pemenang&lt;br /&gt;1. Pengumuman dan pemberian hadiah kepada para pemenang akan dilaksanakan padabulan November 2012.&lt;br /&gt;2. Calon pemenang sayembara akan diundang ke Jakarta untuk mengikuti wawancara dengan Dewan Juri dan menghadiri pengumuman pemenang bagi calon yang dinyatakan sebagai pemenang. Jika calon pemenang tidak dapat mengikuti wawancara, maka yang bersangkutan dianggap mengundurkan diri.&lt;br /&gt;Informasi lebih lanjut tentang sayembara dapat menghubungi Pusat Kurikulum dan Perbukuan Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan website : http://puskurbuk.net , telp.: 021 3804248 , e-mail:sayembara_puskurbuk@yahoo.com facebook: sayembarapuskurbuk&lt;br /&gt;Twitter: @puskurbuk&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-8710042574265538399?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/8710042574265538399/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2012/01/sayembara-penulisan-buku-pengayaan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/8710042574265538399'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/8710042574265538399'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2012/01/sayembara-penulisan-buku-pengayaan.html' title='SAYEMBARA PENULISAN NASKAH BUKU PENGAYAAN TAHUN 2012'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-7539750308702987626</id><published>2011-12-31T09:06:00.001+07:00</published><updated>2011-12-31T09:06:28.242+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PUISI'/><title type='text'>TUTUP BUKU</title><content type='html'>TUTUP BUKU&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari-hari tlah berlalu&lt;br /&gt;Isi cerita lembaran buku&lt;br /&gt;Melaju ikuti sapuan bayu&lt;br /&gt;Tuju penghujung waktu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pahit getir menghiasi&lt;br /&gt;Romantika silih berganti&lt;br /&gt;Tetapi neraca kehidupan masih merugi&lt;br /&gt;Dan kita hanya bisa menyesali diri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenangan kelam ini kututup abadi&lt;br /&gt;Lupakan masa yang tak bisa kembali&lt;br /&gt;Sambut asa yang terpampang&lt;br /&gt;Buka lembaran baru&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-7539750308702987626?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/7539750308702987626/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/12/tutup-buku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/7539750308702987626'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/7539750308702987626'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/12/tutup-buku.html' title='TUTUP BUKU'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-4333275443240863893</id><published>2011-12-27T01:42:00.001+07:00</published><updated>2011-12-27T01:42:23.676+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SOSMAS'/><title type='text'>Uji sertifikasi dukun bayi</title><content type='html'>Keberadaan dukun bayi, utamanya di pedesaan tidak boleh dipandang sebelah mata. Meski ada indikasi, tingginya kamatian ibu melahikan karena tradisi lokal masyarakat yang mengguakan jasa dukun bayi ini (JP, 20/12). Namun,  bagaimanapun juga tindakan para dukun bayi dalam persalinan sangat membantu. Belum meratatanya penyebaran bidan dan kurang higienisnya alat bantu persalinan para dukun sebagai penyebab tingginya angka kematian perlu dibijaksanai. Disamping menambah bidan atau memposisikan dukun bayi sebagai pembantu bidan, para dukun bayi ini juga perlu pelatihan. Utamanya di daerah terpencil. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Karena pengadaan bidan baru dan penyebarannya membutuhkan waktu lama, tergantung kebijakan dan kemampuan daerah, maka dukun bayi ini perlu diberdayakan. Para dukun bayi ini dilatih dan diberi peralatan memadai yang memenuhi standar minimal alat bantu persalinan.  Setelah itu dilakukan uji sertifikasi. Bagi yang lulus diberikan sertifikat untuk membantu persalinan. Yang tidak lulus sebagai tenaga pembantu persalinan. Dukun bayi pemegang sertifikan ini diberi tunjangan layaknya guru bersertifikasi profesional yang menerima tunjangan profesi pendidik.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-4333275443240863893?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/4333275443240863893/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/12/uji-sertifikasi-dukun-bayi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/4333275443240863893'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/4333275443240863893'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/12/uji-sertifikasi-dukun-bayi.html' title='Uji sertifikasi dukun bayi'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-2199209244520043671</id><published>2011-12-20T13:31:00.000+07:00</published><updated>2011-12-20T13:32:13.111+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENDIDIKAN'/><title type='text'>Ulangan Lisan Bagi Siswa</title><content type='html'>Ulangan Uraian Dan Lisan Bagi Siswa&lt;br /&gt; Dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan, evaluasi hasil belajar sudah diarahkan dalam bentuk uraian. Namun karena ujian nasional menggunakan pilihan ganda, sekolah-sekolah banyak mengikutinya. Apalagi dengan adanya scanner beserta software untuk menolah nilai beserta analisisnya, peran guru mulai tergantikan.  Meski sebenarnya model pilihan ganda bisa berdampak negatif kepada siswa. Anak kurang semangat belajar, ngawur memilih dan mudah melakukan kecurangan.&lt;br /&gt; Oleh karena itu model evaluasi di sekolah seyogyanya meminimalkan soal pilihan ganda. Para guru disarankan menggunaka tes uraian atau lisan. Dengan kedua model ini menuntut anak belajar lebih giat, melatih anak menulis, mengurangi kecurangan, serta  menempa mental anak. Guru juga bisa lebih dekat dan mengenal karakter anak. Pertanyaan yang diberikan juga fleksibel, sesuai dengan kemampuan anak yang sudah dikenal guru. Bahkan dengan evaluasi secara lisan, guru bisa langsung menganalisa tanpa menunda waktu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-2199209244520043671?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/2199209244520043671/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/12/ulangan-lisan-bagi-siswa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/2199209244520043671'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/2199209244520043671'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/12/ulangan-lisan-bagi-siswa.html' title='Ulangan Lisan Bagi Siswa'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-5547893420836701210</id><published>2011-12-13T06:56:00.000+07:00</published><updated>2011-12-13T06:57:51.671+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SOSMAS'/><title type='text'>Mobil pemerintah dan pribadi pakai BBM non subsidi</title><content type='html'>Berbagai rencana untuk menerapkan aturan pemakaian BBM bersubsidi tidak juga menemui kata sepakat. Molornya rencana penerapan terbatas pemakaian BBM bersubsidi justru menimbulkan efek negatif. Cadangan BBM bersubsidi semakin menipis, tinggal untuk 2 pekan lagi (JP, 08/12). Ini pelajaran berharga jka tidak segera dilakukan pembatasan pemakaian BBM bersubsidi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Oleh karena itu pembatasan pemakaian BBM bersubsidi perlu segera diterapkan. Jika menaikkan harga BBM atau pembatasan bagi mobil tertentu bahkan untuk sepeda motor dilakukan dapat menimbukan gejolak di masyarakat. Lebih diputuskan yang tidak boleh memakai BBM bersubsidi adalah mobil pemerintah dan mobil pribadi. Berapapun tahun pembutannya. Karena masyarakat yang memiliki kendaraan pribadi dianggap sudah mapan kehidupannya. Kalau bisa membeli mobil pasti bisa membeli BBM non subsidi. Otomatis kendaraan umum, Industri yang diperuntukkan masyarakat banyak, transportasi massal serta sepeda motor masih bisa membeli BBM bersubsidi. Agar subsidi BBM benar-benar dinikmati yang masyarakat kecil.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-5547893420836701210?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/5547893420836701210/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/12/mobil-pemerintah-dan-pribadi-pakai-bbm.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/5547893420836701210'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/5547893420836701210'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/12/mobil-pemerintah-dan-pribadi-pakai-bbm.html' title='Mobil pemerintah dan pribadi pakai BBM non subsidi'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-3989586589672047674</id><published>2011-12-07T13:51:00.000+07:00</published><updated>2011-12-07T13:52:13.084+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENDIDIKAN'/><title type='text'>Membukukan karya inovasi Guru</title><content type='html'>Untuk memudahkan pembelajaran kepada siswa  diperlukan inovasi oleh guru. Baik dalam metode maupun medianya. Dan sudah banyak guru yang menghasilkan karya terbaiknya. Inovasi guru itu terbukti dapat memotivasi siswa serta mampu meningkatkan prestasi belajarnya. Guru-guru inovator ini berkarya tanpa pamrih. Yang penting siswanya bisa belajar dengan baik.&lt;br /&gt;Sayang, karya-karya terbaik itu belum terpublikasikan. Sehingga guru lain tidak dapat mengadopsi maupun mengembangkannya. Kebanyakan hanya melalui lomba atau forum terbatas, karya tersebut dapat diadopsi guru lain. Setelah kegiatan  hasil karya hanya  tersebut menumpuk di gudang panitia. &lt;br /&gt;Oleh karena itu, perlu upaya mensosialisasi / mempublikasikan karya inovasi guru.  Kementrian pendidikan dan Kebudayaaan,  Dinas pendidikan, pihak penerbitan  atau pihak yang berkompeten memverifikasi hasil karya guru. Yang lulus uji dibukukan dan disalurkan ke sekolah-sekolah. Guru inovator memperoleh royalti atas hak karya intelektualnya. Sehingga guru menjadi pahlawan dan dihargai jasanya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-3989586589672047674?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/3989586589672047674/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/12/membukukan-karya-inovasi-guru.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/3989586589672047674'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/3989586589672047674'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/12/membukukan-karya-inovasi-guru.html' title='Membukukan karya inovasi Guru'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-8993869322489881757</id><published>2011-11-25T11:47:00.000+07:00</published><updated>2011-11-25T11:48:14.184+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENDIDIKAN'/><title type='text'>Honor  Minimal GTT</title><content type='html'>Kabar tidak sedap menerpa para guru tidak tetap (GTT). Mereka yang tidak dibiaya APBN/D serta yang tidak ber-SK yayasan terancam kehilangan tunjangan profesi pendidik (TPP). Bahkan bisa juga harus mengembalikan TPP-nya bila melanggar ketentuan (JP, 24/11).&lt;br /&gt; Namun demikian langkah ini juga harus ada solusi. Tidak mungkin pemerintah mencerdaskan anak bangsa tanpa peran GTT. Keterbatasan sekolah (negeri dan swasta) dan belum tercukupinya kebutuhan guru untuk mata pelajaran tertentu (misalnya TIK, bahasa daerah serta agama) memaksa sekolah mengangkat GTT. Itupun honor untuk GTT ini masih jauh dari kebutuhan hidup yang layak. Hal ini disebabkan dana komite sekolah belum cukup serta alokasi penganggaran dalam BOS juga terbatas ( maksimal 20% BOS untuk honor kegiatan sekolah bagi PNS dan GTT).&lt;br /&gt; Jika pemberian TPP dihentikan (khususnya bagi GTT) perlu ada penetapan honor minimal GTT.  Besarannya minimal sama dengan UMR buruh. Dana GTT diambilkan dari komite atau BOS. Sehingga pembatasan penggunaan BOS untuk GTT perlu dikaji ulang. Sekolah diberi wewenang menerapkan menejemen berbasis sekolah dan memberdayakan komite sekolah sebagai bagian learning community.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-8993869322489881757?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/8993869322489881757/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/11/honor-minimal-gtt.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/8993869322489881757'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/8993869322489881757'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/11/honor-minimal-gtt.html' title='Honor  Minimal GTT'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-4551883933700995850</id><published>2011-11-24T13:16:00.000+07:00</published><updated>2011-11-24T13:17:01.568+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PUISI'/><title type='text'>SELAMAT PAGI PAK GURU</title><content type='html'>SELAMAT PAGI PAK GURU&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat pagi Pak Guru&lt;br /&gt;Terucap kata manis di bibir&lt;br /&gt;Sambut ilmu yang  segera mengalir&lt;br /&gt;Agar kebekuan otak  mencair&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat pagi Pak Guru&lt;br /&gt;Kubukakan pintu penutup kalbu&lt;br /&gt;Kau tuntun diriku di titian ilmu&lt;br /&gt;Yang haus  kucuran petuahmu&lt;br /&gt;Ujung pena itu menggores pikiranku&lt;br /&gt;Buat buka cakrawala masa depanku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat pagi Pak Guru&lt;br /&gt;Terasa hampa dunia ini kurasa&lt;br /&gt;Ketika Pak Guru tinggalkan kelasku&lt;br /&gt;Kan kuikuti jejak langkahmu&lt;br /&gt;Abdikan diri cerdaskan bangsaku&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-4551883933700995850?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/4551883933700995850/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/11/selamat-pagi-pak-guru.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/4551883933700995850'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/4551883933700995850'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/11/selamat-pagi-pak-guru.html' title='SELAMAT PAGI PAK GURU'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-6236047233419626675</id><published>2011-11-14T00:24:00.001+07:00</published><updated>2011-11-14T00:24:42.968+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENDIDIKAN'/><title type='text'>Tadarus Al qur’an di awal pelajaran</title><content type='html'>Tadarus Al qur’an di awal pelajaran&lt;br /&gt;Pembentukan mental spiritual kini menjadi fokus utama dalam pendidikan karakter. Siswa tidak boleh hanya mengandalkan intelelektual saja. Minimnya jam pelajara agama perlu diimbangi dengan membuat budaya religius di sekolah.  Diantaranya dengan menganjurkan siswa mengenakan busana yang santun atau menutup aurat serta membiasakan siswa mendengar ayat-ayat Tuhan. Seperti yang sudah dilakukan di sekolah kami dalam satu setengah tahun terakhir. Di awal pelajaran dibacakan ayat suci Al Qur’an selama 15 menit.&lt;br /&gt;Selain membuat suasana lingkungan terasa lebih sejuk, mengalunkan ayat-ayat suci Alqur’an diyakini dapat membentuk jiwa seseorang menjadi lebih baik. Sehingga apabila dikumandangkan pagi di awal pelajaran, anak-anak  akan lebih terbuka mata hati dan pikiran dalam menerima pelajaran.  Setiap siswa membawa Al quran. Tadarus  Al quran dapat dilakukan secara sentral atau langsung dibimbing guru di dalam kelas.  Bisa juga siswa terpilih dipercaya membaca Alquran untuk membangun rasa percaya diri siswa serta menjadi teladan siswa lain.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-6236047233419626675?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/6236047233419626675/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/11/tadarus-al-quran-di-awal-pelajaran.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/6236047233419626675'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/6236047233419626675'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/11/tadarus-al-quran-di-awal-pelajaran.html' title='Tadarus Al qur’an di awal pelajaran'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-307296795900823505</id><published>2011-11-10T11:06:00.001+07:00</published><updated>2011-11-10T11:07:37.891+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENDIDIKAN'/><title type='text'>Permendiknas Nomor 30 Tahun 2011</title><content type='html'>Permendiknas Nomor 30 Tahun 2011 :&lt;br /&gt;Kado yang Tersisa Buat Guru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kabar gembira bagi guru penerima TPP. Kewajiban mengajar 24 jam mandiri di depan kelas yang semestinya berlaku mulai tahun pelajaran 2011/2012 mendapat dispensasi. Terbitnya Permendiknas Nomor 30 tahun 2011 menjadi payung  hukum untuk pencairan TPP. Karena kalau tidak, angan-angan menikmati kucuran  TPP hilang musnah. Simak saja inti perubahan Permendinas Nomor 39 tahun 2009, seperti tertera berikut  ini. &lt;br /&gt;Pasal I&lt;br /&gt;Ketentuan Pasal 5 dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 39 Tahun 2009 tentang Pemenuhan Beban Kerja Guru dan Pengawas Satuan Pendidikan diubah sehingga berbunyi sebagi berikut:&lt;br /&gt;Pasal 5&lt;br /&gt;(1) Dalam jangka waktu sampai dengan tanggal 31 Desember 2011, guru dalam&lt;br /&gt;jabatan yang bertugas selain di satuan pendidikan sebagaimana dimaksud&lt;br /&gt;pada Pasal 3, dalam keadaan kelebihan guru pada mata pelajaran tertentu di&lt;br /&gt;wilayah kabupaten/kota, dapat memenuhi beban mengajar minimal 24 (dua&lt;br /&gt;puluh empat) jam tatap muka dengan cara:&lt;br /&gt;a. Mengajar mata pelajaran yang paling sesuai dengan rumpun mata pelajaran yang diampunya dan/atau mengajar mata pelajaran lain yang tidak ada guru mata pelajarannya pada satuan administrasi pangkal atau satuan pendidikan lain;&lt;br /&gt;b. Menjadi tutor program Paket A, Paket B, Paket C, Paket C Kejuruan atau program pendidikan keaksaraan; &lt;br /&gt;c. Menjadi guru bina atau gur pamong pada sekolah terbuka&lt;br /&gt;d. Menjadi guru inti/instruktur/tutor pada kegiatan kelompok kerja guru/musyawarah guru mata pelajaran (KKG/MGMP);&lt;br /&gt;e. Membina kegiatan ekstrakurikuler dalam bentuk kegiatan praja muda karana (Pramuka), olimpiade/lomba kompetensi siswa, olahraga, kesenian, karya ilmiah remaja (KIR), kerohanian, pasukan pengibar bendera (Paskibra), pecinta alam (PA), palang merah remaja (PMR), jurnalistik/fotografi, usaha kesehatan sekolah (UKS), dan sebagainya;&lt;br /&gt;f. Membina pengembangan diri peserta didik dalam bentuk kegiatan pelayanan sesuai dengan bakat, minat, kemempuan, sikap, dan perilaku siswa dalam belajar, serta kehidupan pribadi, social, dan pengembangan karir diri;&lt;br /&gt;g. Melakukan pembelajaran bertim (team teaching) dan/atau;&lt;br /&gt;h. Melakukan pembelajaran perbaikan (remedial teaching).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(2) Dalam jangka waktu sampai dengan tanggal 31 Desember 2011, dinas   pendidikan provinsi, dinas pendidikan kabupaten/kota dan kantor wilayah kementerian agama dan kantor kementerian agama kabupaten/kota harus selesai melakukan perencanaan kebutuhan dan redistribusi guru, baik di tingkat satuan pendidikan maupun di tingkat kabupaten/kota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Permendiknas yang ditandatangani  1 Agustus 2011 ini menjawab kegelisahan pemegang sertifikat guru profesional. Karena berdasar fakta di lapangan, begitu tahun ajaran 2011/2012 dimulai pertengahan Juli 2011, ketercukupan jam mengajar tatap muka di kelas  secara mandiri sulit terpenuhi. Dan nampaknya hal ini didengar dan  diapresiasi pemerintah pusat.&lt;br /&gt;Jadi  berbahagialan bagi orang (guru)  yang hidup di Indonesia. Sebagai bangsa yang bertekad menegakkan supremasi hukum, seringkali terlihat dan terasa hukum bukan sesuatu yang harus ditakutkan. Menggunakan falsafah, kalau bisa dipermudah mengapa harus dipersulit, banyak produk hukum yang pada akhirnya melunak ketika berhadapan atau berbenturan dengan kenyataan. Tak terkecuali produk hukum bagi guru.&lt;br /&gt; Setelah era terbitnya UU nomor 14  tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, TPP bagaikan hadiah dari langit. Bisa dilihat pada guru penerima TPP periode awal. Mereka rutin menerima TPP meski kinerjanya tidak jauh berbeda dengan guru lain. Bagaimana hal demikian dibiarkan? Salah satunya karena belum ada produk hukum yang mengatur secara tegas beban tugas atau sanksi jika penerima TPP tidak melakukan tugas sesuai aturan.  Dan hal ini kini menjadi pemikiran pemerintah pusat. Rencananya pada tahun 2012 nanti ada evaluasi kinerja terhadap guru penerima TPP (Kompas.com)&lt;br /&gt; Karena saat ini realita menunjukkan, masih banyak guru penerima TPP yang dengan santainya sambil ongkang-ongkang kaki menunggu guru lain yang sibuk melengkapi berkas portofolio atau  mengikuti PLPG.  Sebuah kemudahan legal. Begitupun setelah terbitnya Permendiknas Nomor 39 Tahun 2009 tentang Pemenuhan Beban Kerja Guru dan Pengawas Satuan Pendidikan. Para penerima TPP ini masih dengan enjoynya bekerja. Kewajiban mengajar 24 jam tertata apik dalam pembagian tugas mengajar guru yang dilampirkan untuk pencairan TPP. Namun faktanya beban ini masih banyak disiasati terutama dengan team teaching. Bahkan tidak sedikit para guru yang sebenarnya hanya beberapa jam saja di sekolah. Tugasnya dilaksanakan guru lain (GTT) dengan iming-iming mendapat kecipratan rejeki TPP. Tetapi begitu cair?&lt;br /&gt;Jam tatap muka guru menjadi 27,5 jam?&lt;br /&gt; Beberapa alasan mengemuka mengapa hal ini terjadi. Diantaranya, memang secara riil di lapangan jumlah guru sudah melebihi kebutuhan jam mengajar. Sementara dengan otonomi daerah, kadang pemda masih melakukan rekrutmen guru untuk guru mapel yang sudah lebih sekalipun. Lagi-lagi, masalah klasik politik. Hal ini diperparah dengan belum kelarnya pemetaan guru. &lt;br /&gt; Oleh karena itu terbitnya Permendiknas No 30 tahun 2011 ini jangan dianggap sebagai pelegalan praktik-praktik kotor dalam pendidikan. Permendiknas ini hanya  seumur jagung. Pembaca bisa menerka, apa yang terjadi setelah batas waktu permendiknas tersebut berakhir pada 31 Desember 2011 nanti. Sudahkah pemetaan guru usai dilakukan? Bagaimana dengan rencana moratorium penghentian pengangkatan CPNS, kecuali bagi guru dan tenaga kesehatan? Sepertinya para guru akan harap-harap cemas. &lt;br /&gt; Bagaimana tidak. Sosialisai Permendiknas No 30 tahun 2011 ini saja mungkin belum sampai ke seluruh pelosok tanah air, ada kabar lebih mengagetkan lagi. Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara menelurkan wacana agar jam tatap muka guru di kelas menjadi 27,5 jam (Kompas.com, 9 September 2011). Sebuah upaya mendisiplinkan guru agar ada keseimbangan dengan beban jam kerja PNS 37,5 jam. &lt;br /&gt;Wacana ini langsung mendapat reaksi. Tak kurang PGRI pusat  juga sudah menanggapi. Jika Kemenpan menetapkan hal tersebut, dikuatirkan hanya 30% saja guru yang mampu memenuhi (Kompas.com,26-9-2011). Selebihnya siap gigit jari. Ini disebabkan pedoman 24 jam tatap muka guru di depan kelas terlalu kaku diterjemahkan dari UU No 14 tahun 2005. Jika kewajiban jam kerja PNS 37,5 jam dan guru juga harus melaksanakannya, aktifitas guru dalam persiapan mengajar dan evaluasi harusnya juga diperhitungkan. Tidak mungkin guru hanya mengajar 24 jam di depan kelas tanpa persiapan dan tindak lanjut. &lt;br /&gt; Makanya pak Nuh cukup bijak menanggapi wacana jam tatap muka 27,5 jam ini. Asal persiapan dan evaluasi juga diperhitungkan, beban itu tidak masalah, sudah tercukupi (Kompas.com, 9-9-2011) Bisa jadi jam kerja guru melebihi jam kerja PNS lain.&lt;br /&gt;Penilaian Kinerja Guru dan Pengawas Lintas Daerah&lt;br /&gt; Kemendiknas sendiri juga mengakui, bahwa pemberian TPP hingga kini belum sesuai harapan. Berbagai upaya untuk mengoptimalkan program ini terus digodok. Salah satu hal mendasar adalah belum adanya tindakan bagi guru yang tidak menunjukkan keprofesionalismenya dan juga pemanfaatan TPP-nya.&lt;br /&gt;Oleh karena itu  rencana Kemendiknas yang akan  mengevaluasi kinerja guru (terutama yang sudah menerima TPP) harus segera dilaksanakan. Selain evaluasi diri guru itu sendiri, penilai kinerja guru yaitu kepala sekolah, siswa dan pengawas menjadi penentu layak tidaknya TPP guru diperpanjang. Kejujuran, transparansi dan ketegasan menjadi penentu nasib guru.&lt;br /&gt;Hanya saja perlu sedikit sentuhan dalam penilaian oleh pengawas. Sebaiknya penilaian oleh pengawas dilakukan pengawas eksternal, pengawas lintas daerah. Dengan pengawas ekternal penilaian lebih obyektif.  Sehingga guru lebih terpacu dalam meningkatkan keprofesionalannya. Tidak sekedar memenuhi beban mengajar tatap muka di depan kelas.&lt;br /&gt;Guru juga jangan terlalu berharap kepada kemudahan atau kebijakan yang tertuang dalam produk hukum positif.  Anggap saja Permendiknas No 30 tahun 2011 ini sebagai kado yang tersisa bagi guru menjelang hari Guru dan tidak ada lagi permen-permen hanya untuk kepentingan sesaat yang justru membuat guru lupa dengan kewajiban dan jati dirinya. &lt;br /&gt;Guru bukan anak yang senang dengan permen. Kalau terlalu banyak permen yang mendispensasi kewajiban guru, kinerja guru bisa melempem dan ompong. Layaknya anak kecil yang terlalu banyak permen gula-gula, giginya jadi  ompong. Saatnya guru Indonesia berkarya dan berbakti. Selamat ber-hari Guru!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan ini dimuat di majalah Media Dinas pendidikan prop jatim edisi November 2011&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-307296795900823505?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/307296795900823505/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/11/permendiknas-nomor-30-tahun-2011.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/307296795900823505'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/307296795900823505'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/11/permendiknas-nomor-30-tahun-2011.html' title='Permendiknas Nomor 30 Tahun 2011'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-2944794600005653601</id><published>2011-11-04T22:33:00.002+07:00</published><updated>2011-11-04T22:34:55.658+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENDIDIKAN'/><title type='text'>Telepon Umum di Sekolah</title><content type='html'>Sejak merebak berbagai kejadian akibat penggunaan handphone (HP) oleh siswa, telah dilakukan berbagai upaya untuk mencegah terulangnya penyalahgunaan alat komunikasi itu. Diantaranya melarang siswa membawa HP atau merazianya. Namun, upaya tersebut juga memerlukan solusi. Sebab, alasan utama orang tua memberikan HP kepada putra-putrinya adalah agar mudah berkomunikasi untuk antar jemput ke sekolah. Termasuk memantau keberadaan putran-putriya ketika ada kegiatan ekstra di sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika siswa dilarang membawa HP, di sekolah perlu dipasang telepon umum. Dengan telepon umum anak juga lebih konsentrasi belajar. Tidak bermain-main memanfaatkan fasilitas HP: game, musik, dan film, bahkan merekam hal-hal negatif. Yang lebih penting lagi, anak-anak diwajibkan merawat telepon umum agar awet dan multi guna. Jika mungkin, koperasi siswa membuka wartel. Keuntungannya dapat dipakai untuk kegiatan siswa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan ini dimuat di Jawa Pos tanggal 3 November 2011&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-2944794600005653601?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/2944794600005653601/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/11/telepon-umum-di-sekolah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/2944794600005653601'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/2944794600005653601'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/11/telepon-umum-di-sekolah.html' title='Telepon Umum di Sekolah'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-1538927556776940555</id><published>2011-11-01T00:09:00.001+07:00</published><updated>2011-11-01T00:09:27.557+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SOSMAS'/><title type='text'>Pertukaran Pelajar dan Pemuda Antar Daerah</title><content type='html'>Keberadaan pemuda dan pelajar sangat penting dalam perjuangan Indonesia. Persatuan dan kesatuan mereka melahirkan daya juang luar biasa dalam mewujudkan dan mengisi  kemerdekaan. Sayangnya belakangan ini citra pemuda dan pelajar mulai luntur. Terutama terkait nasionalisme dan rasa kebersamaan sebagai satu bangsa. Jika hal ini dibiarkan dapat membahayakan keutuhan NKRI. &lt;br /&gt;Perlu peng-eratan persatuan, agar sebagai bangsa bisa saling menjaga dan  berjalan seiring untk mewujudkan cita-cita kemerdekaan. Upaya ini dulu pernah dilakukan dengan kegiatan pertukaran pelajar ataupun pemuda antar propinsi/daerah. Terbukti program tersebut banyak nilai positifnya.&lt;br /&gt; Untuk itu program pertukaran pelajar/pemuda perlu digalakkan kembali. Teruatama antar daerah yang maju dengan yang belum serta antar daerah yang antar pemudanya sering berselisih. Selain bisa saling mengenal budaya antar daerah, juga ada transfer ilmu dan  pengalaman. Manfaat yang lain bisa meminimalisasi terjadinya perseteruan karena berbagai perbedaan multi budaya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-1538927556776940555?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/1538927556776940555/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/11/pertukaran-pelajar-dan-pemuda-antar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/1538927556776940555'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/1538927556776940555'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/11/pertukaran-pelajar-dan-pemuda-antar.html' title='Pertukaran Pelajar dan Pemuda Antar Daerah'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-7861888528962816064</id><published>2011-10-27T13:05:00.002+07:00</published><updated>2011-10-27T13:07:47.713+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENDIDIKAN'/><title type='text'>Jajanan Kantin Sekolah dari  Siswa Gakin</title><content type='html'>Keberadaan kantin di sekolah sangat diperlukan. Baik dikelola koperasi siswa atau pihak luar yang bekerja sama dengan sekolah. Namun tidak jarang barang dagangan yang dijual merupakan titipan pedagang luar, bahkan dagangan guru. Tentu saja sebagian keuntungan dinikmati pihak lain. Padahal di sekolah masih banyak siswa yang berasal dari keluarga miskin (Gakin). Sebagian Gakin ini ada yang mendapat bantuan, baik dari BOS atau dana bantuan khusus keluarga miskin. Karena terbatasnya jatah, sebagian tidak mendapatkannya. &lt;br /&gt;Melihat hal ini, sekolah perlu membuat kebijakan dengan memanfaatkan keberadaan kantin sekolah. Yaitu dengan memberi kesempatan kepada siswa Gakin membawa jajanan hasil olahan (orang tua)-nya untuk dijual di kantin/koperasi sekolah. Jika perlu untuk keluarga yang sangat miskin diberi kesempatan berjualan di lingkungan sekolah. Model ini tidak hanya membantu biaya pendidikan siswa Gakin, tetapi juga akan melatih siswa belajar hidup mandiri. Jajanan hasil olahan sendiri juga lebih sehat. Tidak banyak mengandung zat membahayakan. Siswa sehat yang miskin juga senang.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-7861888528962816064?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/7861888528962816064/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/10/jajanan-kantin-sekolah-dari-siswa-gakin_27.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/7861888528962816064'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/7861888528962816064'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/10/jajanan-kantin-sekolah-dari-siswa-gakin_27.html' title='Jajanan Kantin Sekolah dari  Siswa Gakin'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-1066971856614974912</id><published>2011-10-25T08:47:00.002+07:00</published><updated>2011-10-25T08:55:52.909+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENGUMUMAN'/><title type='text'>Nilai UTS sm gasal</title><content type='html'>Bagi anak-anak  7a, 8j dan 9g, nilai uts bisa dilihatb di bawah ini. Jangan bangga jika nilainya bagus dan jangan putus asa bagi yang kurang.  Selamat menikmati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.4shared.com/document/Inb5gjYe/PENGUMUMAN_UTS_GSL.html"&gt;Nilai uts sm gasal&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-1066971856614974912?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/1066971856614974912/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/10/nilai-uts-sm-gasal.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/1066971856614974912'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/1066971856614974912'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/10/nilai-uts-sm-gasal.html' title='Nilai UTS sm gasal'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-8200683249440447152</id><published>2011-10-13T09:39:00.001+07:00</published><updated>2011-10-13T09:39:59.096+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PUISI'/><title type='text'>CINTA TAK BERMATA AIR</title><content type='html'>CINTA TAK BERMATA AIR&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Angin itu terasa keras&lt;br /&gt;Menerpa wajah yang menerawang jauh&lt;br /&gt;Terpukau kilaunya fatamorgana&lt;br /&gt;Membawa angan menembus angkasa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemarau ini hantarkan debu&lt;br /&gt;Yang terbawa sapuan bayu&lt;br /&gt;Menyusup ke dalam pori-pori&lt;br /&gt;Bangkitkan halusinasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Butiran cinta itu bersemi&lt;br /&gt;Menyebar di hamparan hati&lt;br /&gt;Yang kering&lt;br /&gt;Menyerap asmara yang tersisa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tertatih ku merengkuh&lt;br /&gt;Bermodal energi tak bernutrisi&lt;br /&gt;Merayap ....&lt;br /&gt;Demi seteguk air yang menetes&lt;br /&gt;Coba basahi kerongkongan&lt;br /&gt;Yang hampa&lt;br /&gt;Tapi .... dahaga ini tak terhapus&lt;br /&gt;Oleh  cinta tak bermata air&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-8200683249440447152?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/8200683249440447152/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/10/cinta-tak-bermata-air.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/8200683249440447152'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/8200683249440447152'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/10/cinta-tak-bermata-air.html' title='CINTA TAK BERMATA AIR'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-1449690702352153566</id><published>2011-10-08T12:16:00.002+07:00</published><updated>2011-10-08T12:23:33.525+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENGUMUMAN'/><title type='text'>PENGUMUMAN PLPG RAYON 15 TAHUN 2011</title><content type='html'>Bagi peserta PLPG rayon 115 UM Malang, hasil diklatnya bisa dilihat di website  htpp://psg15.um.ac.ad.&lt;br /&gt;Selamat bagi yang lulus. Bagi belum lulus dan harus mengulaang jangan putus asa. Tetap semangat!!!&lt;br /&gt;Yang di bawah ini rombongan satu sekolah yang lolos !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;605 11050815410848 SUPRAPTI SMP N 1 DOLOPO PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN 5&lt;br /&gt;606 11050806210849 MUHAMMAD SARIFUDIN SMP N 1 DOLOPO BAHASA DAERAH 5&lt;br /&gt;607 11050818010850 MAHFUR SMP N 1 DOLOPO MATEMATIKA 1&lt;br /&gt;608 11050806210852 ANGGARWATI SMP N 1 DOLOPO BAHASA DAERAH 5&lt;br /&gt;609 11050809710853 HERY MUROTIBAH SMP N 1 DOLOPO ILMU PENGETAHUAN ALAM 5&lt;br /&gt;610 11050818010854 ABDUL HAKIM SMP N 1 DOLOPO MATEMATIKA 1&lt;br /&gt;611 11050809710856 RINI PURWANDARI SMP N 1 DOLOPO ILMU PENGETAHUAN ALAM 5&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-1449690702352153566?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/1449690702352153566/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/10/pengumuman-plpg-rayon-15-tahun-2011.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/1449690702352153566'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/1449690702352153566'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/10/pengumuman-plpg-rayon-15-tahun-2011.html' title='PENGUMUMAN PLPG RAYON 15 TAHUN 2011'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-6489856539769820718</id><published>2011-10-07T11:33:00.000+07:00</published><updated>2011-10-07T11:34:49.436+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENDIDIKAN'/><title type='text'>Siswa wajib menguasai satu seni tradisional</title><content type='html'>Kesenian tradisional merupakan aset bangsa yang harus dilestarikan. Namun sayangnya minat terhadap seni tradisional tidak begitu banyak. Pendidikan kesenian yang diterapkan di sekolah kebanyakan masih dalam tingkat pengetahuan. Hal ini karena kurangnya sumber daya manusia mumpuni beserta sarana prasarana.&lt;br /&gt; Oleh karena itu perlu upaya lebih intensif agar seni budaya utamanya seni tradisional tetap lestari. Salah satunya dengan mewajibkan anak sekolah menguasai minimal satu seni tradisional. Seni tradional yang dikuasai bisa dalam bentuk membuat atau memainkan alat musik tradisional, tari, seni peran ludruk, ketoprak, dongkrek dsb. Untuk menambah greget, penguasaan seni tradisional itu dinilai dalam ujian praktek sebagai syarat kelulusan. &lt;br /&gt; Sedang keterbatasan tenaga pendidik yang menguasai seni tradisional diatasi melalui kerja sama dengan pihak yang kompeten. Diantaranya para pelaku seni dan pengrajin alat kesenian tradisional.  Sekolah, dewan kesenian daerah bersama komite sekolah perlu bahu membahu mendukung program ini sebagai bentuk kepedulian terhadap kesenian tradisional. Program ini juga sebagai bentuk pendidikan karakter yang kini tengah digalakkan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-6489856539769820718?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/6489856539769820718/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/10/siswa-wajib-menguasai-satu-seni.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/6489856539769820718'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/6489856539769820718'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/10/siswa-wajib-menguasai-satu-seni.html' title='Siswa wajib menguasai satu seni tradisional'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-6583337523038022616</id><published>2011-10-06T08:06:00.001+07:00</published><updated>2011-10-06T08:06:29.441+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SOSMAS'/><title type='text'>Sholat istisqo’ nasional</title><content type='html'>Musim kemarau tahun ini lebih panjang dari biasanya. Hampir tidak ada hujan kiriman. Berbagai musibah pun menimpa. Mulai kekeringan, gagal panen hingga kebakaran. Belum ada tanda-tanda hujan segera turun. Jika tidak segera diatasi, akan semakin banyak rakyat menderita. Petani kesulitan menanam, air bersih langka dan penyakit mudah terjangkit.&lt;br /&gt; Jika beberapa waktu lalu marak diadakan istighosah ketika banyak bencana menimpa atau menjelang hajatan nasional seperti pemilu, pilpres atau pilkada, seyogyanya pendekatan kepada Tuhan juga perlu dilakukan ketika kemarau panjang menerpa. Perlu dihimbau kepada seluruh masyarakat untuk memohon hujan dengan menjalankan sholat Istisqo secara nasional. &lt;br /&gt; Dengan sholat istisqo juga sebagai bentuk pengingatan atas segala kesalahan dan agar segera memohon pengampunan dari Alloh. Sehingga Tuhan tidak akan bosan melihat perbuatan manusia yang bangga dengan dosa-dosa (pinjam istilah Ebit). Semoga hujan segera turun, agar petani bisa segera bercoco tanam. Kita juga  terhindar dari kelangkaan pangan  dan tidak perlu mengimpor beras.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-6583337523038022616?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/6583337523038022616/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/10/sholat-istisqo-nasional.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/6583337523038022616'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/6583337523038022616'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/10/sholat-istisqo-nasional.html' title='Sholat istisqo’ nasional'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-1671359519239916079</id><published>2011-09-29T13:33:00.001+07:00</published><updated>2011-09-29T13:33:36.380+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SOSMAS'/><title type='text'>Tutup rantai yang aman bagi sepeda motor</title><content type='html'>Sepeda motor keluaran pabrik tentunya dirancang sesuai standar kenyamanan dan keselamatan pengendaranya. Tampilan yang trendy dan sporty menjadi favorit konsumen. Tetapi bila kita cermati lebih seksama, ada spare part sepeda motor produksi sekarang yang belum menjamin keamanan, yaitu tidak memadainya penutup rantai. Berbeda dengan sepeda motor keluaran beberapa tahun lalu yang rantainya tertutup rapat. Sehingga aman ketika berhenti ataupun saat berkendara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Penutup rantai sepeda motor keluaran terbaru hanya menutup sebagian kecil rantai bagian atas. Dengan kondisi seperti ini bisa membahayakan. Baik ketika berhenti maupun berjalan. Anak-anak yang bermain roda atau rantai tanpa pengawasan bisa terjepit. Ketika berjalan, tali sepatu, ujung celana, selendang bahkan kaki yang dibonceng bisa terjerat rantai. Rantai juga cepat kering. &lt;br /&gt;Untuk itu pihak pabrikan sepeda motor perlu mengubah rancangan sepeda motor dengan memasang penutup rantai lebih rapat. Model dan gaya boleh saja, tetapi keselamatan harus dinomor satukan. Dengan penutup rantai yang aman akan menyukseskan safety riding.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-1671359519239916079?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/1671359519239916079/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/09/tutup-rantai-yang-aman-bagi-sepeda.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/1671359519239916079'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/1671359519239916079'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/09/tutup-rantai-yang-aman-bagi-sepeda.html' title='Tutup rantai yang aman bagi sepeda motor'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-5718291359894638855</id><published>2011-09-27T07:09:00.000+07:00</published><updated>2011-09-27T07:10:26.848+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SOSMAS'/><title type='text'>Komunitas Pria Siaga</title><content type='html'>Masih maraknya pemerkosaan yang menimpa kaum hawa menjadi keprihatinan kita bersama. Dicipta sebagai makhuk yang mempunyai kelemahan, wanita sering kali mendapat gangguan. Sayangnya perlindungan terhadap wanita belum optimal. Apalagi kesetaraan gender yang didengungkan membuat wanita berkarier di luar rumah lebih banyak. Dan ini justru bisa menganncam keselamatan perempuan itu sendiri.&lt;br /&gt; Untuk itu perlindungan terhadapa wanita harus dioptimalkan. Bagaimanapun wanita akan merasa aman jika ada pria. Kita bisa mencontoh program suami Siaga (Suami Siap Antar Jaga) bagi ibu hamil yang segera melahirkan. Kapan dan di manapun para pria harus melindungi wanita.&lt;br /&gt; Salah satu caranya dengan membentuk Komunitas Pria Siaga (KPS).  Para anggota KPS membantu melindungi wanita. Misalnya mendampingi wanita yang pulang malam atau jalan sendiri. KPS membentuk Hotline servis yang siap dipanggil kapan  dan di manapun diperlukan bila ada wanita memerlukan pengamanan untuk pulang atau pergi ke suatu tempat. Tentu saja anggota KPS harus di seleksi agar tidak terjadi pagar makan tanaman.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-5718291359894638855?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/5718291359894638855/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/09/komunitas-pria-siaga.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/5718291359894638855'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/5718291359894638855'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/09/komunitas-pria-siaga.html' title='Komunitas Pria Siaga'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-450558281754484455</id><published>2011-09-22T09:07:00.000+07:00</published><updated>2011-09-22T09:08:56.743+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENGUMUMAN'/><title type='text'>LOMBA KREASI DAN INOVASI MEDIA PEMBELAJARAN GURU SMP TINGKAT NASIONAL 2011</title><content type='html'>LOMBA KREASI DAN INOVASI MEDIA PEMBELAJARAN GURU SMP TINGKAT NASIONAL 2011 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Deadline: 30 September 2011&lt;br /&gt;Tema: &lt;br /&gt;Media pembelajaran untuk menciptakn proses pembelajaran yang efektif , efisien dan mengembangkan karakter peserta didik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LINGKUP LOMBA&lt;br /&gt;Karya (Media) yang dilombakan merupakan hasil kreasi atau inovasi media pembelajaran atau hasil penelitian, termasuk penelitian tindakan kelas dan lesson study yang melibatkan pengembangan/penciptaan, inovasi, dan pemanfaatan media pembelajaran baik media sederhana atau multimedia untuk pembelajaran mata pelajaran Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, IPA, IPS, dan PKn. Media Pembelajaran tersebut  telah digunakan dalam proses pembelajaran dan secara empiris telah memfasilitasi pembelajaran yang efektif, efisien, interaktif, menyenangkan, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta mengembangkan karakter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KERANGKA KARYA  KREASI DAN INOVASI MEDIA&lt;br /&gt;1.      Bagian Awal: halaman judul, halaman pengesahan, surat pernyataan keaslian hasil karya, kata pengantar, daftar isi, daftar tabel, daftar lampiran, dan abstrak&lt;br /&gt;2.      Bagian Inti: &lt;br /&gt;a. Pendahuluan: latar belakang dan tujuan kreasi dan inovasi media&lt;br /&gt;b. Kajian pustaka: kajian teori yang relevan termasuk hasil penelitian sebelumnya, deskripsi rinci media, dan keefektian media   dalam meningkatkan mutu pembelajaran&lt;br /&gt;c. Metode&lt;br /&gt;1). Melalui penelitian: jenis, waktu dan tempat, subyek, prosedur penelitian, teknik dan instrumen pengumpulan data, dan teknik analisis data (kualitatif dan/kualitatif)&lt;br /&gt;2). Bukan melalui penelitian: langkah-langkah pengembangan, deskripsi penggunaan media, data, teknik dan isntrumen pengumpulan data, teknik analisis data&lt;br /&gt;d. Hasil penelitian dan pembahasan (penyajian data dan analisis hasil penelitian dan pembahasan)&lt;br /&gt;e. Kesimpulan dan saran&lt;br /&gt;3.   Bagian akhir: daftar pustaka, lampiran foto media (benda) atau software yang dikembangkan dan data penunjang lain, lampiran biodata peserta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KETENTUAN LAIN&lt;br /&gt;1.      Lomba dapat diikuti perorangan atau kelompok guru negeri/swasta seluruh Indonesia&lt;br /&gt;2.      Karya lomba berupa hasil penelitian, PTK, dan lesson study 2 tahun terakhir (2010 dan 2011)&lt;br /&gt;3.      Peserta lomba hanya mengirimkan 1 naskah sesuai bidang tugasnya&lt;br /&gt;4.     Diketik 2 spasi dengan Bahasa Indonesia yang baik dan benar. Laporan pada mapel Bahasa Inggris ditulis dalam bentuk bahasa Inggris&lt;br /&gt;5.      Panjang karya maksimal 20 hal kertas A4 (Time New Roman 12) tidak termasuk bagian awal dan lampiran&lt;br /&gt;6.      Naskah lomba dijilid dan diberi sampul hijau muda (IPA), hijau tua (IPS), biru muda (Bahasa Inggris), biru tua (Bahasa Indonesia), abu-abu (PKn) dan kunng (Matematika)&lt;br /&gt;7.      Peserta mengirimkan karyanya ke:&lt;br /&gt;Penitia Lomba Kreasi dan Inovasi Media Pembelajaran Kementrian Pendidikan Nasional&lt;br /&gt;Direktorat Pendidikan Dasar&lt;br /&gt;Direktorat Pembinaan Sekolah  Menengah Pertama&lt;br /&gt;Gedung E. Lantai 16 Kemendiknas&lt;br /&gt;Jl. Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan&lt;br /&gt;Telp 021-57900083, 5725685, 57900342&lt;br /&gt;8.   Karya (naskah) dapat diterima oleh panitia sejak 1 September 2011 dan selambat-lambatnya 30 September 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENILAIAN&lt;br /&gt;Penilaian babak I (naskah/laporan karya ilmiah): 50 %&lt;br /&gt;Penilain babak II ( presentasi dan wawancara): 50 %&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JADWAL&lt;br /&gt;1. Penerimaan karya: 1 – 30 September 2011&lt;br /&gt;2. Penilaian Babak I : 10 – 14 Oktober 2011&lt;br /&gt;3. Pengumuman kontestan yang lolos babak II (melalui surat): 24 – 28 Oktober 2011&lt;br /&gt;4. Penilaian babak II: 15 – 19 November 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENGHARGAAN&lt;br /&gt;Pemenang mendapat hadiah uang dan piagam dari Kementrian Pendidikan Nasional. Pajak ditanggung Pemenang&lt;br /&gt;Biaya transport dan akomodasi selama lomba berlangsung ditanggung panitia&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-450558281754484455?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/450558281754484455/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/09/lomba-kreasi-dan-inovasi-media.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/450558281754484455'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/450558281754484455'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/09/lomba-kreasi-dan-inovasi-media.html' title='LOMBA KREASI DAN INOVASI MEDIA PEMBELAJARAN GURU SMP TINGKAT NASIONAL 2011'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-5130082198900574306</id><published>2011-08-17T08:59:00.000+07:00</published><updated>2011-08-17T09:00:33.082+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SOSMAS'/><title type='text'>Angkutan lebaran khusus ibu hamil, menyusui dan balita</title><content type='html'>Setiap menjelang lebaran angkutan umum menjadi transporatsi favorit masyarakat. Suasana berdesakan dan tidak nyaman tidak lagi masalah. Yang penting bisa pulang kampung. Untungnya sekarang ada pelayanan istimewa bagi perempuan. Dengan adanya gerbong khusus,  wanita lebih nyaman dan terjamin keamanannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memperhatikan sisi positifnya, model ini perlu dikembangkan. Yaitu dengan menyediakan angkutan khusus bagi ibu hamil,  menyusui dan balita. Karena banyak dijumpai ketika di dalam angkutan umum, ibu-ibu menyusui terpaksa mengeluarkan (maaf) payudaranya di depan umum. Meski dengan perasaan malu, terpaksa dilakukan demi bayinya. Sedang ibu hamil rawan keguguran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu perlu juga disediakan angkutan bagi balita bersama orang  tuanya. Anak-anak di bawah umur ini biasanya rewel kalau bercampur dengan banyak orang. Dengan berkumpul dalam satu ruang bersama anak sebayanya, mereka  akan merasakan seperti di play group. Orang tua dan penumpang lain pun bisa menikmati perjalanan.&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-5130082198900574306?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/5130082198900574306/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/08/angkutan-lebaran-khusus-ibu-hamil.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/5130082198900574306'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/5130082198900574306'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/08/angkutan-lebaran-khusus-ibu-hamil.html' title='Angkutan lebaran khusus ibu hamil, menyusui dan balita'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-243436784173165441</id><published>2011-08-14T12:36:00.001+07:00</published><updated>2011-08-14T12:41:39.798+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENDIDIKAN'/><title type='text'>GURU (TIDAK) DILARANG MEMBERI NILAI KURANG</title><content type='html'>SEBUAH RENUNGAN !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;	Jangan apriori dulu membaca judul di atas. Memang tidak ada aturan resmi tentang larangan guru memberi nilai kurang kepada siswa. Belum jelas sanksi yang diterima bagi guru yang memberi nilai kurang. Tetapi bapak ibu guru mengalami ada larangan memberi nilai kurang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika guru memberi ulangan harian, dan ada siswa mendapat nilai kurang, menjadi kewajiban guru memberi remedial. Namun jika beberapa kali  siswa tidak mampu memenuhi KKM, apa daya itulah hasil terbaik siswa.  Toh dalam kriteria kenaikan yang menjadi wewenang sekolah tercantum, siswa bisa naik kelas jika maksimal terdapat beberapa nilai kurang dari KKM. Suatu kebijakan untuk menolerir batas kemampuan anak multi talenta. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga rapat guru akan menentukan nasib anak yang belum memenuhi kriteria kenaikan. Wajar anak yang nilainya tidak memenuhi syarat apalagi nakal tidak naik kelas. Memberi pelajaran terbaik bagi pendidikan. Tidak hanya kepada anak yang tinggal kelas, tetapi juga yang lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nilai Kurang Bukan Barang Tabu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun apa yang terjadi akhir-akhir ini? Setelah formula kelulusan mengakomodir  nilai rapor serta nilai ujian sekolah, nilai-nilai kurang itu dianggap tabu bagi pendidikan. Apa sebab? Mudah diterka. Sekolah kuatir, jika nilai rapor dan nilai ujian sekolah rendah, akan banyak anak yang gagal lulus sekolah. &lt;br /&gt;Angka-angka pun bermetamorfosis. Angka-angka kurang yang biasa melekat pada anak berkemampuan rendah lenyap bagai tersapu angin. Kalau secara statistik nilai anak ini biasanya berdistribusi normal, kali ini miring ke kanan. Baik semua. Parahnya ketika diverifikasi dan dilakukan tindakan P3K (Pertolongan Pertama Pada Kelulusan), biasanya justru anak-anak yang nilainya sangat kurang dan nakal mendapat hibah nilai lebih banyak. Yang belum dipikirkan secara masak, bagaimana tanggapan anak, orang tua atau siapapun, ketika suatu saat membaca nilai anak-anak yang biasanya di bawah standart tiba-tiba melonjak drastis?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada cerita, ketika acara menganugrahkan kepada lulusan terbaik, yang tampil sebagai pemuncak sebagian diisi anak-anak yang biasanya langganan remedial dan nakal. Tidak hanya teman, guru atau orang tua, masyarakat awam yang sudah mengenal anak-anak seperti ini kaget. Jangan heran bila ada orang memberi sindiran  bahwa guru waktu memberi nilai matanya terpejam. Ini menunjukkan masyarakat awam tidak antipati terhadap nilai kurang. Asal nilai itu diperoleh melalui proses benar dan proporsional dengan kemampuan anak. Jadi nilai kurang bukan barang tabu lagi. Mengapa takut memberi nilai kurang?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecurangan sistematis berdampak sistemik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara efek bola salju formula kelulusan UN menggelinding. Sedikit demi sedikit dampaknya terasa.  Kekuatiran berlebihan itu menjelma bagai mimpi buruk di siang bolong. Kabar burung yang berhembus, praktek pendongkrakan nilai sekolah ini sudah sampai ke pusat. Wajar sekali jika Kemendiknas nantinya akan memberi sanksi bagi sekolah yang terbukti melakukan kecurangan. Tidak hanya pada saat UN, tetapi juga membandingkan nilai sekolah (NS) dan nilai UN.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Bila terdapat gap quality mmencolok, bisa disimpulkan ada kecurangan. Perbedaan yang terlalu jauh antara NS dan UN menunjukkan pendongkrakan NS tidak wajar. Sekolah yang melakukan hal ini akan diberi sanksi pemotongan anggaran sekolah. Sebaliknya sekolah yang rata-rata  UN-nya diatas NS akan diberi intensif   (JPNN, 6 April 2011). Belakangan ancaman dipertegas, Kemendiknas akan mendelete nilai sekolah jika dianalisa terjadi pendongkrakan NS. Serta akan menghapus nilai UN siswa yang melakukan kecurangan dalam UN. Kepsek yang ditengarai melakukan kecurangan juga akan diberi sanksi. Dicopot jabatannya. (JPNN/Jawa Pos, 11-4-2011)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila sinyalemen pendongkrakkan ini benar, maka dunia pendidikan akan menggali lubang kubur untuk bangsanya sendiri. Semua pihak mengakui bahwa pendidikan adalah invenstasi jangka panjang. Keberhasilan pendidikan tidak bisa dilihat dalam waktu singkat. Panampakan keberhasilan pendidikan dalam bentuk angka sepertinya membuat orang terlena dan terpedaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dampak toleransai kecurangan dan kemudahan kelulusan yang terjadi pada masa lalu saja telah menimbulkan kesan negatif pada siswa. Bapak ibu guru bisa mencermati perilaku siswa. Berapa persen anak yang serius dengan UN? Melihat hasil try out kurang dari syarat kelulusan serta menjelang UN, banyak siswa santai-santai bukan? &lt;br /&gt;Inilah dampak awal sistemik pola kecurangan pelulusan siswa. Jika pendidikan melahirkan lulusan karbitan, republik ini di masa depan akan menerima warisan generasi semu. Generasi tanpa kemampuan sebenarnya. Bagaimana nasib bangsa jika nantinya dipimpin  orang yang  bukan ahlinya? Kalau manipulasi angka rupiah bisa berujung penjara, bagaimana dengan manipulasi angka rapor atau ujian? Moralitas bangsa semakin tenggelam bak digulung tsunami. Efek sistemik kecurangan dunia pendidikan yang menakutkan.Pelanggaran penilaian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nilai kurang sebenarnya hal biasa. Namun sering ada ungkapan ketika seorang guru memberi nilai kurang dan ter(di)paksa memberi nilai baik. Berbagai celotehan pun muncul. Guru jangan pelit memberi nilai. Toh nilai bukan dari hasil membeli. Jadi berilah nilai anak yang bagus-bagus. Ibadah kan tidak harus bersedekah dengan harta. Sedekah nilai juga sebagian dari ibadah. Repot juga kalau Tuhan dibawa-bawa hanya untuk urusan nilai. Padahal Tuhan tidak butuh nilai. Tuhan lebih butuh bagaimana seseorang memperoleh nilai dengan jalan yang benar.&lt;br /&gt;Guru pun bisa terpojok bila memberi nilai kurang. Banyaknya anak yang mendapat nilai kurang dianggap sebagai cermin kegagalan pembelajara guru dalam kelas. Kegagalan administratif. Sehingga guru mengambil jurus pamungkas. Daripada repot dan malah dibenci siswa, lebih baik obral nilai saja. Rambu-rambu penilaian sementara (dan seterusnya) dilanggar!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Budaya ABS VS Hati Nurani&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;	Ada budaya yang sulit dihilangkan dalam kehidupan sosial birokrasi kita. Budaya ABS (Asal Bapak Senang). Sajian angka-angka tinggi lebih menarik daripada angka kurang. Sementara dalam hati tahu apa yang terbaik dilakukan. Yang jelas ABS dan hati nurani bagai dua sisi mata uang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingin Selamat (tidak) harus berbuat benar! Pernah mendengar ungkapan seperti ini bukan? Contoh sederhana bisa pembaca lakukan di jalan raya. Kalau pembaca berkendara di jalan raya, kemudian dari arah depan ada kendaran menyalip dan melewati marka jalan. Sedangkan jalan hanya cukup dua lajur dan pembaca merasa di jalur yang benar? Apa yang pembaca lakukan? Kalau pembaca menganut kebenaran, musibah siap menimpa. Tetapi kalau mengalah dengan turun ke tepi, minimal kita tidak tertabrak. Meski kadang terpaksa tersungkur karena terjalnya tepi jalan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak banyak harapan guru selain menginginkan anak didiknya berhasil. Keberhasilan anak didik yang ditorehkan guru dalam bentuk angka sebagai penghargaan atas jerih payah belajar siswa. Guru akan bangga dan senang bila kerja keras guru mencerdaskan anak bangsa dihargai. Bukan dilecehkan. Tidak ada niatan guru untuk mematikan siswa hanya dengan nilai. Nilai adalah pembeda. Kelak bangsa ini bisa memilih kader terbaik untuk negeri tercinta. Perbedaan kemampuan akan melahirkan kehidupan yang indah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memberi hak kepada guru untuk menilai dengan ikhlas merupakan kunci untuk membangun idealisme guru dengan cara yang benar. Guru bukan monster yang tega dengan anaknya sendiri. Guru adalah manusia yang punya hati nurani untuk membuat keputusan dengan bijaksana. Bukan terpaksa dan direkayasa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai bawahan di sekolah tentu guru sepatutnya sami’na wa atho’na. Mendengan dan taat perintah atasan. Jadi bagaimanapun idealisme seorang guru, pada akhirnya bisa luntur jika tidak ada pengayomnya. Diperlukan pemimpin pemberani untuk menyampaikan kebenaran walaupun itu pahit. Selama proses pendidikan dilalui dengan kerja keras dan benar hasil terburuk sekalipun harus siap diterima.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;Pendidikan Karakter dengan Nilai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebenaran harus dijunjung, idealisme tetap dipegang. Sudah satu tahun Pendidikan Karakter Bangsa dicetuskan. Pemberian nilai sesuai rambu-rambu penilaian merupakan salah satu wujudnya.  Di hari Pendidikan Nasional tahun ini  saatnya kita merenung. Bahwa keberhasilan pendidikan jangan dilihat dari angka-angka. Pendidikan harus tetap berjalan di relnya, jangan terkontaminasi. Pendongkrakan nilai justru membunuh karakter. Tidak hanya siswa tetapi juga guru. Guru akan tersanjung bila nilai guru mampu membangkitkan siswa untuk belajar demi masa depannya dari hasil kerja keras dan belajar mandiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam waktu dekat para guru dapat menguji diri. Berapa nilai minimal siswa pada rapor semester genap. Masihkah menggunakan KKM terdahulu, bila nantinya Formula Kelulusan 2011 tetap berlaku? Apa ada kenaikan drastis tanpa menggunakan menggunakan indikator penentuan KKM? Semoga tidak ada pencanagan program : Guru Dilarang Memberi Nilai Kurang! Sebuah renungan untuk merefleksi Pendidikan Nasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tulisn ini dimuat di majalah media edisi agustus 2011&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-243436784173165441?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/243436784173165441/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/08/guru-tidak-dilarang-memberi-nilai.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/243436784173165441'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/243436784173165441'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/08/guru-tidak-dilarang-memberi-nilai.html' title='GURU (TIDAK) DILARANG MEMBERI NILAI KURANG'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-318033885120666982</id><published>2011-08-07T11:57:00.000+07:00</published><updated>2011-08-07T11:58:29.278+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENDIDIKAN'/><title type='text'>Pondok Pesantren Go to School</title><content type='html'>Santri go to school&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Pondok Pesantren mempunyai peran penting dalam pembentukan karakter bangsa. Pendidikan di pesantren pun kini tidak hanya kental dengan materi agama. Berbagai disiplin ilmu dan ketrampilan diberikan kepada para santri sebagai bekal, kelak mereka terjun ke masyarakat. Dengan mengusai gabungan ilmu, lulusan ponpes siap go publikl.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peran pesantren ini bisa lebih dimanfaatkan dengan tidak harus menunggu para santri menyelesaikan pendidikan di ponpes. Seperti halnya para mahasiswa di perguruan tinggi yang melaksanakan KKN dan PPL, para santri perlu juga mengadopsi model ini. Khusus selama bulan suci Ramadan, pondok pesantren memprogramkan Ponpes Go to School.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena selama Ramadan sekolah mempunyai hari-hari efektif fakultatif. Waktu ini boleh dimanfaatkan untuk menambah penguasaan ilmu agama. Santri yang mengikuti program ini adalah santri senior, yang penguasaan materinya baik untuk mencegah kesalahpahaman dalam pengajaran. Dengan melakukan PPL di sekolah, para santri semakain terasah kemampuannya. Hal ini sangat membantu sekolah dalam menanamkan pendidikan agama dan budi pekerti. Menyukseskan program pendidikan karakter.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-318033885120666982?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/318033885120666982/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/08/pondok-pesantren-go-to-school.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/318033885120666982'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/318033885120666982'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/08/pondok-pesantren-go-to-school.html' title='Pondok Pesantren Go to School'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-6517973022657514433</id><published>2011-08-05T10:31:00.001+07:00</published><updated>2011-08-14T12:40:06.170+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PUISI'/><title type='text'>RAMADAN YANG KURINDU</title><content type='html'>RAMADAN YANG KURINDU&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu tahun sudah usia kita bertambah&lt;br /&gt;Satu tahun sudah kita berharap barokah&lt;br /&gt;Mengais rejeki di atas tanah&lt;br /&gt;Buat bekal di yaumul qiyamah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setahun lalu bulan ini datang &lt;br /&gt;Bulan suci yang  slalu di nanti&lt;br /&gt;Saatnya memupuk beribu kebajikan&lt;br /&gt;Berlipat pahala tanpa gangguan setan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hati bertarung melawan nafsu&lt;br /&gt;Menahan diri redam emosi&lt;br /&gt;Berperang haus dan rasa lapar&lt;br /&gt;Demi menghapus dosa yang kian membesar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Marhaban  yaa Ramadan&lt;br /&gt;Bulan istimewa buat manusia&lt;br /&gt;Di lailatul qodar Alloh tlah janjikan&lt;br /&gt;Tuk raih seribu kemuliaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;puisi ini dimuat di majalah media edisi agustus 2011&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-6517973022657514433?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/6517973022657514433/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/08/ramadan-yang-kurindu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/6517973022657514433'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/6517973022657514433'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/08/ramadan-yang-kurindu.html' title='RAMADAN YANG KURINDU'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-4257487212101377434</id><published>2011-08-03T06:53:00.000+07:00</published><updated>2011-08-03T06:54:08.127+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='AGAMA'/><title type='text'>Membayar Zakat di Awal Ramadan</title><content type='html'>Menjadi kewajiban orang muslim yang hartanya sudah memenuhi syarat (1 nisob) membayar zakat harta bendanya setiap tahun sekali. Biasanya para muzaki (orang yang membayar zakat) mengeluarkan zakat di akhir Ramadan menjelang Hari Raya mengikuti pola pembayaran zakat fitrah. Bermaksud agar mereka yang menerima zakat dapat ikut merayakan lebaran. Alasan lain, panitia zakat insidental biasanya juga baru terbentuk di akhir Ramadan. Sehingga apabila ada orang yang membayar zakat lebih awal  melalui panitia belum ada lembaga yang mengorganisir.&lt;br /&gt;Pola ini perlu diubah dengan membayar zakat di awal Ramadan. Baik melalui badan amil  zakat yang aktif maupun dilakukan sendiri-sendiri. Dengan memberi zakat kepada fakir miskin di awal Ramadan, mereka bisa menjalankan puasa lebih tenang. Tersedia makanan untuk berbuka dan sahur. Bila ada sisa lebih dari zakat yang diterima, sebagian bisa dimanfaatkan untuk lebaran. Agar pembayaran zakat di awal Ramadan bisa terlaksana, lembaga zakat insidental sebaiknya segera di bentuk di awal Ramadan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-4257487212101377434?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/4257487212101377434/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/08/membayar-zakat-di-awal-ramadan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/4257487212101377434'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/4257487212101377434'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/08/membayar-zakat-di-awal-ramadan.html' title='Membayar Zakat di Awal Ramadan'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-916672097101699565</id><published>2011-08-02T08:49:00.001+07:00</published><updated>2011-08-02T08:49:55.567+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='AGAMA'/><title type='text'>Penyakit AZ</title><content type='html'>Ingin puasa ada sukses. Tidak mubadzir hanya dapat lapar dan daga? Mudah saja. Hindari kebiasan buruk agar terhindar dari penyakit AZ. Apa itu penyakit AZ. Baca selengkapnya di bawah ini !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A = Angkuh&lt;br /&gt;B = Bohong&lt;br /&gt;C = Cuek&lt;br /&gt;D = Dengki&lt;br /&gt;E = Ejek&lt;br /&gt;F = Fitnah&lt;br /&gt;G = Gosip&lt;br /&gt;H = Hina&lt;br /&gt;I  = Ingkar + Iri&lt;br /&gt;J = Jutek&lt;br /&gt;K = Kejam&lt;br /&gt;L = Lupa&lt;br /&gt;M = Marah&lt;br /&gt;N = Nakal&lt;br /&gt;O = Olok-olok&lt;br /&gt;P = Pelit&lt;br /&gt;Q = Qikir&lt;br /&gt;R = Rese’&lt;br /&gt;S = Suka Ngejain&lt;br /&gt;T = Tega&lt;br /&gt;U = Usil&lt;br /&gt;V =Vikiran Buruk&lt;br /&gt;W = Wuruk sangka&lt;br /&gt;X = Xkitin hati&lt;br /&gt;Y = Yang aneh-aneh&lt;br /&gt;Z = Zewot&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-916672097101699565?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/916672097101699565/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/08/penyakit-az.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/916672097101699565'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/916672097101699565'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/08/penyakit-az.html' title='Penyakit AZ'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-7951974533371428037</id><published>2011-08-01T06:38:00.000+07:00</published><updated>2011-08-01T06:39:14.382+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='AGAMA'/><title type='text'>Berpakaian Muslim selama Ramadan</title><content type='html'>Selalu ada nuansa berbeda selama Ramadan. Mulai ibadah, jam kerja, makanan, pakaian dan berbagai pernak-pernik Ramadan. Suatu keadaan yang membuat roda kehidupan sedikit berubah. Sekolah, intansi pemerintah dan swasta menyambut Ramadan dengan berbagai kegiatan. Utamanya terkait peribadatan. Semangat beribadah ini diharapkan membawa efek positif. Tidak hanya pada diri yang puasa, tetapi juga bermanfaat bagi orang lain dan lingkungannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada satu hal yang bisa dilakukan untuk mendukung Ramadan, yaitu dengan berpakaian muslim. Dengan berpakaian seperti ini akan mempengaruhi jiwa seseorang. Minimal dengan berpakaian muslim akan menutup aurat. Selain itu juga mencegah orang berpuasa kehilangan pahala puasanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti halnya berpakaian batik pada pekan swadesi, dalam Ramadan ini kaum muslimin di sekolah, instansi pemerintah dan swasta dianjurkan berpakaian muslim. Sedang bagi non muslim (utamanya wanita) dianjurkan berpakaian panjang. Ini juga sebagai wujud sikap toleransi antar umat beragama. Sehingga Ramadan akan terlihat semakin indah. Bagi yang puasa bertambah khusuk menjalankan ibadahnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-7951974533371428037?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/7951974533371428037/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/08/berpakaian-muslim-selama-ramadan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/7951974533371428037'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/7951974533371428037'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/08/berpakaian-muslim-selama-ramadan.html' title='Berpakaian Muslim selama Ramadan'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-5677243940793682801</id><published>2011-07-28T05:32:00.000+07:00</published><updated>2011-07-28T05:33:18.534+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENDIDIKAN'/><title type='text'>TULISAN ANAK SEKOLAH SUSAH DIBACA</title><content type='html'>Mengajarkan menulis tegak bersambung&lt;br /&gt; Seiring perkembangan teknologi, keindahan ataupun kerapian menulis mulai ditinggalkan. Jarang dijumpai tulisan anak-anak sekarang yang baik dan rapi. Bentuk tulisannya rata-rata huruf tegak tidak bersambung. Itupun tidak sedikit yang sulit dibaca. Hal ini mungkin disebabkan kurangnya pengajaran menulis tegak bersambung, seperti pelajaran khusus menulis halus pada jaman dulu. Selain itu bapak/ibu guru jaman sekarang pada waktu mengajar juga sedikit menulis tegak bersambung. Akibatnya para siswa mengikutinya.&lt;br /&gt; Padahal menulis tegak bersambung diperlukan. Misalnya dalam membuat surat lamaran pekerjaan. Dengan menulis bersambung juga dapat membedakan bentuk tulisan seseorang.  Dari tulisan pula kepribadian seseorang bisa dibaca. &lt;br /&gt; Oleh karena itu, penulisan tegak bersambung perlu dibudayakan kembali. Para guru, khususnya guru bahasa Indonesia perlu menyelipkan pengajaran menulis tegak bersambung di kelas. Hal ini juga bisa membentuk karakter anak yang rapi, teliti, tekun dan telaten. Kalau tulisan siswa baik,  para guru lebih mudah membaca hasil pekerjaan siswa dan mengurangi kesalahan akibat salah baca.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-5677243940793682801?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/5677243940793682801/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/07/tulisan-anak-sekolah-susah-dibaca.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/5677243940793682801'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/5677243940793682801'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/07/tulisan-anak-sekolah-susah-dibaca.html' title='TULISAN ANAK SEKOLAH SUSAH DIBACA'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-7369082163334683512</id><published>2011-07-26T05:48:00.000+07:00</published><updated>2011-07-26T05:49:08.239+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENDIDIKAN'/><title type='text'>Pendidikan karakter</title><content type='html'>Pendidikan karakter&lt;br /&gt;1 Religius  Sikap atau perilaku yang patuh dalam melaksanakan ajaran agama yang dianutnya,  toleran terhadapa peaksaan ibadah agama lain, dan hidup rukun dengan pemeluk agama lain&lt;br /&gt;2 Jujur Perilaku yang didasarkan pada upaya  menjadikan dirinya sebagai orang yang selalu dapat dipercaya dalam perkataan, tindakan, dan pekerjaan&lt;br /&gt;3 Toleransi Sikap dan tindakan yang menghargai perbedaan agama, suku, etnis, pendapat, sikap , dan tindakan orang lain yang berbeda dari dirinya.&lt;br /&gt;4 Disiplin Tindakan yang menunjukkan perilaku tertib dan ptuh pada berbagai ketentuan dan peraturan&lt;br /&gt;5 Kerja keras Perilaku yang menunjukkkan upaya sungguh-sungguh dalam mengatasi berbagai hambatan belajar dan tugas, serta menyelesaikan tugas dengan sebaik-baiknya&lt;br /&gt;6 Kreatif Berpikir dan melakukan sesuatu untuk menghaslkan cara atau hasil baru dari sesatu yang telah dimiliki&lt;br /&gt;7 Mandiri Sikap dan perilaku yang tidak mudah tergantung pada orang lain, dalam meneyelesaikan tugas-tugas&lt;br /&gt;8 Demokratis Cara berfikir, bersikap, da bertindak yang menilai sama hak dan kewajiban dirinya dan orang lain&lt;br /&gt;9 Rasa ingin tahu Sikap dan tindakan yang selalu berupaya untuk mengetahui lebih mendalam dan meluas dari sesuatu yang dipelajarinya, dilihat dan dodengar&lt;br /&gt;10 Semangat kebangsaan Cara berpikir, bertindak dan berwawasan yang menempatkan kepentingan bangsa dan negra di atas kepentingan diri dan kelompoknya&lt;br /&gt;11 Cinta tanah air Cara berfikir, bersikap dan berbuat yang menunjukkan kesetiaan, kepedulian dan penghargaan yang tinggi terhadap bahasa, lingkungan fisik, sosial, budaya, ekonomi, dan politik bangsa&lt;br /&gt;12 Menghargai Prestasi Sikap dan tindakan yang mendorong dirinya untuk menghasilkan sesuatu yang berguna bagi masyarakat yang mengakui serta menghormati keberhasilan orang lain&lt;br /&gt;13 Bersahabat/Komunikatif Tindakan yang memperlihatkan rasa senang berbicara, bergaul, dan bekerja sama dengan orang lain.&lt;br /&gt;14 Cinta  Damai Sikap, perkataan dan tindakan yang menyebabkan orang lain merasa senang dn aman atas kehadiran dirinya.&lt;br /&gt;15 Gemar Membaca Kebiasaan menyediakan waktu untuk membaca berbagai bacaan yang memberikan kebajikan bagi dirinya.&lt;br /&gt;16 Peduli Lingkungan Sikap dan tindakan yang selalu berupaya mencegah kerusakan pada lingkungan alam di sekitarnya, dan mengembangkan upaya-upaya untuk memperbaiki kerusakan alam yang sudah terjadi&lt;br /&gt;17 Peduli Sosial Sikap da tindakan yang selalu ingin memberi  bantuan pada orang lin dan masyarakat yang membutuhkan&lt;br /&gt;18 Tanggung Jawab Sikap dan perilaku seseorang untuk melaksanakan tugas dan kewajibannya, yang seharusnya dia lakukan, terhadap diri sendiri , masyarakat, lingkungan (alam, sosial dn budaya0 negara dan TuhanYang maha Esa&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-7369082163334683512?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/7369082163334683512/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/07/pendidikan-karakter.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/7369082163334683512'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/7369082163334683512'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/07/pendidikan-karakter.html' title='Pendidikan karakter'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-444810063646213198</id><published>2011-07-25T06:00:00.000+07:00</published><updated>2011-07-25T06:01:15.113+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PUISI'/><title type='text'>JANGAN ROBOHKAN SEKOLAH KAMI</title><content type='html'>JANGAN ROBOHKAN SEKOLAH KAMI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bangunan itu lama berdiri&lt;br /&gt;Lahirkan insan pembangun negeri&lt;br /&gt;Tak tersentuh kucuran subsidi&lt;br /&gt;Hidup merana diantara gedung tinggi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sinar surya terobos genting berlobang&lt;br /&gt;Kucurkan air dikala hujan&lt;br /&gt;Sirami lantai yang terkelupas kulitnya&lt;br /&gt;Beri kesempatan masuk perut bumi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecipak bunyi kaki langkahi tanah becek&lt;br /&gt;Bentuk kubangan cipta rawa&lt;br /&gt;Jinjing sepatu dari cipratan lumpur&lt;br /&gt;Kalau basah esok terpaksa libur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gedung tua ini  terancam kolaps .... kritis&lt;br /&gt;Berdiri di tempat strategis&lt;br /&gt;Mirip cagar budaya yang menangis&lt;br /&gt;Tunggu incaran kaum borjuis&lt;br /&gt;Di tukar guling tanah dekat kuburan&lt;br /&gt;Hancurkan historis kejar ekonomis&lt;br /&gt;Hapus memori lenyapkan kenangan romantis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekolah itu tunggu eksekusi&lt;br /&gt;Tergusur ambisi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-444810063646213198?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/444810063646213198/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/07/jangan-robohkan-sekolah-kami.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/444810063646213198'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/444810063646213198'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/07/jangan-robohkan-sekolah-kami.html' title='JANGAN ROBOHKAN SEKOLAH KAMI'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-2071724088957127686</id><published>2011-07-24T04:28:00.000+07:00</published><updated>2011-07-24T04:29:20.877+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PUISI'/><title type='text'>ANGKA SEMU</title><content type='html'>ANGKA SEMU&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan karena benci&lt;br /&gt;Bukan karena luka di hati &lt;br /&gt;Tirani itu terlalu tinggi dilampaui&lt;br /&gt;Oleh kaki yang tertanam di bumi&lt;br /&gt;Pisahkan jarak di antara dua batas&lt;br /&gt;Antara asa dan realita&lt;br /&gt;Terpaksa mengkianati  diri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perselingkuhan moral itu begitu kentara&lt;br /&gt;Di depan mata&lt;br /&gt;Membutakan mata&lt;br /&gt;Menulikan telinga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jeritan kematian nasib belum berkumandang&lt;br /&gt;Namun ait mata telah tumpah&lt;br /&gt;Di atas kemewahan meja&lt;br /&gt;Penentu kebijakan&lt;br /&gt;Angka itu goreskan nilai&lt;br /&gt;Semu!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-2071724088957127686?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/2071724088957127686/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/07/angka-semu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/2071724088957127686'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/2071724088957127686'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/07/angka-semu.html' title='ANGKA SEMU'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-8374269985058043787</id><published>2011-07-23T05:50:00.000+07:00</published><updated>2011-07-23T05:51:18.555+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENDIDIKAN'/><title type='text'>Hari Anak Yatim Piatu</title><content type='html'>Anak adalah aset. Di tangan mereka masa depan bangsa dipertaruhkan. Hanya saja banyak diantara anak-anak ini yang tidak beruntung. Terlahir di keluarga serba kekurangan, tanpa orang tua dan tumbuh tanpa sempat mengenyam pendidikan.. Walau perhatian pemerintah terhadap anak telah diwujudkan dengan menetapkan Hari Anak Nasional yang diperingati setiap 23 Juli. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai bentuk kegiatan dibuat dalam rangka HAN. Kebanyakan berupa unjuk potensi anak. Dan kita bisa bangga melihat talenta anak-anak Indonesia setiap ada HAN. Tetapi anak-anak ini masih perlu tambahan perhatian. Terutama anak terlantar dan  yatim piatu. Meski sudah dijamin UUD 1945, toh masih banyak anak-anak yang tumbuh kurang asuhan. Keberadaan rumah singgah ataupun panti asuhan belum cukup menampungnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agar lebih fokus terhadap anak-anak terlantar dan yang tidak punya orang tua, perlu penetapan Hari Anak Yatim Piatu. Dengan penegasan ini pemerintah dan masyarakat akan lebih memperhatikan nasib mereka. Tidak sekedar menampilkan keunggulan saja. Memberi perhatian, pembimbingan dan pendidikan akan membekali mereka. Ini  merupakan hadiah terindah bagi anak yatim piatu dan anak terlantar sebagai bekal menjemput masa depan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-8374269985058043787?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/8374269985058043787/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/07/hari-anak-yatim-piatu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/8374269985058043787'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/8374269985058043787'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/07/hari-anak-yatim-piatu.html' title='Hari Anak Yatim Piatu'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-5573391598633451973</id><published>2011-07-22T04:43:00.000+07:00</published><updated>2011-07-22T04:44:16.889+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENDIDIKAN'/><title type='text'>AYO MENABUNG</title><content type='html'>Menggiatkan kembali menabung di sekolah&lt;br /&gt;Ada budaya anak sekolah yang mulai menghilang, yaitu menabung.  Baik di rumah maupun di sekolah. Uang saku mereka kebanyakan habis untuk jajan. Kalaupun ada sisa, dihabiskan untuk beli pulsa atau nge-game. Selain disebabkan pola hidup di keluarga yang tidak mendidik, sekolah jarang yang memprogramkan tabungan siswa. Ini juga dikarenakan sekolah kuatir disalahkan bila ada penarikan dana dari siswa. &lt;br /&gt;Untuk itulah anggapan seperti ini perlu diluruskan. Pendidikan gratis dan larangan sekolah melakukan pungutan kepada siswa bukan berarti sekolah tidak boleh mendidik siswa hidup hemat. Sekolah berhak mengajarkan kepada siswa hidup hemat dan merancang keuangan untuk hari depannya. Gerakan menabung yang dulu banyak dilakukan sekolah perlu digiatkan kembali. &lt;br /&gt;Agar kegiatan menabung tidak disalahkan gunakan sekolah ataupun guru serta mendidik siswa mengatur keuangan, pengelolaaanya dilakukan oleh siswa. Guru, khususnya wali kelas  bertugas mengontrol. Uang yang terkumpul ditabung di bank dengan rekening atas nama siswa. Bunga tabungan digunakan untuk keperluan siswa. Uang yang terkumpul dapat dipakai untuk keperluan siswa yang berkaitan dengan keperluan dan kegiatan sekolah. Tahun ajaran baru, saatnya memulai menabung demi masa depan lebih baik.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-5573391598633451973?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/5573391598633451973/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/07/ayo-menabung.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/5573391598633451973'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/5573391598633451973'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/07/ayo-menabung.html' title='AYO MENABUNG'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-5193027690190629239</id><published>2011-07-21T04:28:00.000+07:00</published><updated>2011-07-21T04:29:07.154+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENDIDIKAN'/><title type='text'>Menyelamatkan sekolah swasta</title><content type='html'>Kedudukan sekolah swasta tidak boleh dipandang sebelah mata. Peranannya cukup besar dalam pendidikan. Dengan adanya sekolah swasta sangat membantu menyerap tenaga kerja, utamanya lulusan perguruan tinggi kependidikan. Sayang, keberadaanya kini mulai terancam.  Salah satunya karena kekurangan murid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain disebabkan berkurangnya lulusan dari tingkat sebelumnya, banyak sekolah negeri yang menambah rombongan kelas dan pagu siswa dalam satu rombongan belajar/kelas. Hal ini dapat dilihat pada PSB/PPDB lalu. Tidak sedikit sekolah negeri yang menambah siswa dari batas yang telah ditentukan. Baik sebagai cadangan atau bertajuk bina lingkung (BL). Padahal sudah aturan permendiknas tentang standar pelayanan minimal terkait batas siswa dalam satu kelas. Akibatnya, tidak hanya sekolah swasta, sekolah negeri pinggiran pun ikut terkena imbas. Kekurangan siswa baru. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seharusnya sekolah negeri tidak perlu ngoyo menambah rombongan belajar atau menambah kapasitas siswa dalam satu kelas. Agar pembelajaran lebih optimal. Siswa yang tidak diterima di sekolah negeri biar melanjutkan di sekolah swasta. Ini juga akan menghemat pengeluaran pemerintah. Karena sekolah swasta lebih mandiri dalam pendanaan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-5193027690190629239?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/5193027690190629239/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/07/menyelamatkan-sekolah-swasta.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/5193027690190629239'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/5193027690190629239'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/07/menyelamatkan-sekolah-swasta.html' title='Menyelamatkan sekolah swasta'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-8337587115963287517</id><published>2011-07-20T04:59:00.000+07:00</published><updated>2011-07-20T05:00:40.746+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENDIDIKAN'/><title type='text'>Uji Ulang Guru Sertifikasi</title><content type='html'>Lima tahun sudah program sertifikasi guru berlangsung. Guru-guru yang beruntung telah menikmati tunjangan profesi pendidik (TPP). Sementara masih banyak guru belum sempat mengikuti uji sertifikasi. Di sisi lain hasil yang diharapkan dari TPP belum membuahkan hasil memuaskan. Salah satu sebab, kurangnya monitoring dan belum ada uji ulang bagi guru bersertifikasi. Akibatnya guru penerima TPP merasa aman dan nyaman dalam bekerja. Kurang greget  meningkatkan profesionalismenya. Ini perlu segera ditangani. Jika tidak, uang rakyat mubazdir.&lt;br /&gt;Agar tujuan sertifikasi dan pemberian TPP sesuai harapan, seharusnya ada uji ulang secara periodik. Seperti halnya tenaga profesional lain. Mobil, kereta api, kapal terbang dan kapal laut saja harus uji ulang, apalagi  guru. Hasil uji ualng ditindaklanjuti. Guru yang meningkat kinerjanya, pemberian TPP dilanjutkan. Yang stagnan diberi peringatan dan yang menurun bahkan mangkir kerja, TPP di hentikan sementara. Baru diberikan lagi setelah ada perbaikan.  Dengan demikian ada rasa tanggung jawab bagi guru bersertifikasi serta meminimalkan kecemburuan sosial. Kesejahteraan guru semakin baik yang dibarengi peningkatan kinerja dan pembelajaran kepada peserta didik.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-8337587115963287517?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/8337587115963287517/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/07/uji-ulang-guru-sertifikasi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/8337587115963287517'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/8337587115963287517'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/07/uji-ulang-guru-sertifikasi.html' title='Uji Ulang Guru Sertifikasi'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-6313915833968639816</id><published>2011-07-19T05:11:00.001+07:00</published><updated>2011-07-19T05:11:30.579+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENDIDIKAN'/><title type='text'>Mengajarkan hitung dasar bagi anak sekolah</title><content type='html'>Memasuki minggu pertama tahun ajaran baru 2011/2012, para siswa mulai pelajaran baru. Para guru di kelas awal (1 SD, 7 SMP, 10 SMA) pasti menemui hal-hal baru dan menggelikan. Mulai belum lancarya baca-tulis hingga lemahnya perhitungan. Tetapi itulah tugas utama guru. Membelajarkan kepada siswa, dari belum bisa menjadi bisa.&lt;br /&gt;Berkaca pada hasil ujian nasional banyak siswa tidak lulus karena lemah di bidang matematika, maka tahun ajarana baru ini merupakan saat tepat untuk memberi bekal dasar matematika, utamanya hitung dasar perkalian. Mudah dijumpai, anak-anak sekarang banyak yang tidak hafal hasil perkalian, hanya untuk bilangan kecil. Karena sistem pendidikan sekarang memang tidak lagi menuntut siswa untuk menghafal. Berbeda dengan jaman dahulu. Jika tidak hafal, pasti dihukum. Dan hasilnya, anak-anak sekolah jaman dahulu pasti jago berhitung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu model pembelajaran untuk hitung dasar seperti perkalian harus lebih digalakkan. Para guru matematika perlu mewajibkan anak-anak (utamanya kelas awal) harus hafal perkalian. Minimal mulai 1x1, hingga 9x9. Dengan demikian memperlancar pembelajaran matematika khususnya, dan pelajaran lain yang memerlukan perhitungan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-6313915833968639816?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/6313915833968639816/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/07/mengajarkan-hitung-dasar-bagi-anak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/6313915833968639816'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/6313915833968639816'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/07/mengajarkan-hitung-dasar-bagi-anak.html' title='Mengajarkan hitung dasar bagi anak sekolah'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-4275186193494235758</id><published>2011-07-18T05:40:00.000+07:00</published><updated>2011-07-18T05:41:14.232+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PUISI'/><title type='text'>PERMATA HATI</title><content type='html'>PERMATA HATI&lt;br /&gt;Kecil mungil laksana telur&lt;br /&gt;Waktu keluar dari pusat indung telur&lt;br /&gt;Maklum, waktu itu belum cukup umur&lt;br /&gt;Akhirnya kau lahir prematur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Limabelas hari di dalam boks&lt;br /&gt;Gantungkan hidup dari  susu dot&lt;br /&gt;Untung ASI masih bisa disuapkan&lt;br /&gt;Cegah bayi dari bakteri dan kuman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kala kau pulang ke rumah&lt;br /&gt;Diberi susu formula, bayiku muntah&lt;br /&gt;Ayah ibumu bingung memikirkan&lt;br /&gt;Tuk naikkan berat badan&lt;br /&gt;Kata bidan kamu kurang gizi&lt;br /&gt;Garis beratmu di bawah garis&lt;br /&gt;Bikin hati kian miris&lt;br /&gt;Paksa perbanyak asupan  nutrisi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Delapan tahun sudah usiamu kini&lt;br /&gt;Pintar membaca dan mengaji&lt;br /&gt;Orang tuamu bersenang hati&lt;br /&gt;Berkat mu’jizat Tuhan tuk buah hati&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-4275186193494235758?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/4275186193494235758/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/07/permata-hati.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/4275186193494235758'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/4275186193494235758'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/07/permata-hati.html' title='PERMATA HATI'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-6073613406389866583</id><published>2011-07-17T10:43:00.000+07:00</published><updated>2011-07-17T10:44:26.498+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENDIDIKAN'/><title type='text'>Mewariskan Buku untuk Adik Kelas</title><content type='html'>Buku meruapakan alat utama untuk belajar. Tanpa buku mustahil anak-anak kita bisa belajar dengan baik Untuk hal ini sebenanrnya pemerintah telah menyediakannya. Baik berupa buku sekolah elektronik maupun buku paket lewat BOS buku. Adakalanya buku-buku tersebut mulai rusak dan tidak mencukupi. Biasanya para siswa juga melengkapinya dengan buku penunjang lain untuk meningkatkkan pengetahuannya. Namun menjadi masalah klasik, tatkala buku tersebut belum ada dan kurang sesuai materinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itulah sekolah bisa menganjurkan kepada siswa yang naik kelas untuk menyumbangkan/mewariskan buku pelajaran yang sudah tidak dipakai kepada adik kelasnya. Terutama kepada siswa yang tidak mampu membeli sendiri. Sumbangannya dapat dilakukan melalui perpustakaan sekolah atau langsung kepada siswa. Sehingga buku tersebut lebih bermanfaat. Satu buku berjuta ilmu, berbagi buku akan menjalin persaudaraan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-6073613406389866583?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/6073613406389866583/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/07/mewariskan-buku-untuk-adik-kelas.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/6073613406389866583'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/6073613406389866583'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/07/mewariskan-buku-untuk-adik-kelas.html' title='Mewariskan Buku untuk Adik Kelas'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-6984137887836331451</id><published>2011-07-16T04:57:00.000+07:00</published><updated>2011-07-16T04:58:05.837+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENDIDIKAN'/><title type='text'>TK dan PAUD Full Days School</title><content type='html'>Gegap gempita tahun ajaran baru tidak hanya terjadi pada pendidikan dasar dan menengah. Meski diwarnai rumor-rumor seputar PSB, seragam, sumbangan, hingga MOS. Berbeda dengan pendidikan taman kanak-kanak (TK) dan pendidikan anak usia dini (PAUD). Pada tingkat pendidikan pra sekolah ini aman-aman saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal kalau di cermati biaya pendidikan di TK dan PAUD tidak semurah bila dibandingkan SD-SMP-SMA. Tentunya biayanya beragam, tergantung model pembelajaran dan fasilitasnya. Para orang tua juga tidak banyak protes jika lembaga TK atau PAUD mematok biaya tinggi. Asal putra–putrinya memperoleh pendidikan berkualitas, perlindungan dan dapat berfungsi sebagai tempat penitipan anak mereka. Dikarenakan kebanyakan para orang tua tidak mempunyai cukup waktu untuk mendidik dan mengawasi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memperhatikan gejala ini, sebaiknya TK dan PAUD berinovasi dalam proses pendidikannya. Mengemas pola pendidikan full days school. Mengubah nuansa pendidikan beserta penataan ruang seperti di rumah. Sehingga anak-anak merasa menikmati selama berada di TK/PAUD. Belajar dalam nuansa bermain disertai penanaman pendidikan budi pekerti, keimanan dan ketaqwaan. Dan, jangan memaksa anak untuk menguasai materi di luar masa perkembangannya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-6984137887836331451?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/6984137887836331451/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/07/tk-dan-paud-full-days-school.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/6984137887836331451'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/6984137887836331451'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/07/tk-dan-paud-full-days-school.html' title='TK dan PAUD Full Days School'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-6898091019031381349</id><published>2011-07-15T06:08:00.001+07:00</published><updated>2011-07-15T06:08:39.590+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENDIDIKAN'/><title type='text'>KADER PEDULI SAMPAH DI SEKOLAH</title><content type='html'>Sampah selalu menjadi masalah. Tidak hanya di kota besar, di lingkup kecil seperti sekolah juga demikian. Kurangnya tenaga kebersihan dan lahan pembuangan menjadi kendala utama untuk membersihkan sampah. Belum lagi beraneka jenis sampah, jika tidak dikelola dengan baik justru membahayakan lingkungan dan manusia itu sendiri. Terutama jenis sampah anorganik.&lt;br /&gt;Untuk menumbuhkan kepedulian lingkungan dari sampah sejak dini dapat dimulai dari sekolah. Jika selama ini  penanganan sampah banyak dibebankan kepada petugas khusus / karyawan sekolah, kini perlu didukung oleh siswa. Yaitu dengan membentuk kader peduli sampah Sekolah juga  membuat tata tertib terkait sampah dan pengelolaannya. Seperti pengenaan denda bagi siswa yang membuang sampah sembarangan.&lt;br /&gt;Kader peduli sampah ini bertugas untuk mengawasi pelaksanaan aturan tersebut. Jika perlu membantu petugas pembersih sampah usai jam sekolah. Para kader ini juga mengelola sampah, baik untuk dibuat kompos ataupun memilah barang yang tidak terurai seperti plastik untuk dikumpulkan. Kompos yang terkumpul dikemas dan dijual. Sedang plastik dan sejenisnya dijual kepada pengepul barang  bekas. Hasil penjualan digunakan untuk kegiatan siswa.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-6898091019031381349?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/6898091019031381349/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/07/kader-peduli-sampah-di-sekolah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/6898091019031381349'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/6898091019031381349'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/07/kader-peduli-sampah-di-sekolah.html' title='KADER PEDULI SAMPAH DI SEKOLAH'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-1372182987348912954</id><published>2011-07-14T04:47:00.000+07:00</published><updated>2011-07-14T04:48:02.566+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENDIDIKAN'/><title type='text'>Kotak Peduli di Sekolah</title><content type='html'>Tahun ajaran baru identik dengan buku, tas, sepatu dan seragam baru. Apalagi bagi siswa baru. Kalau tidak memakai yang baru rasanya kurang afdhol. Tetapi tidak semua orang tua mampu mencukupinya. Hal ini mudah dilihat dari penampilan siswa baru pada  awal masuk sekolah. Masih banyak diantara mereka yang memakai sepatu dan tas lama dengan kondisi kurang layak. Seragam yang dibeli di pasaran pun berkualitas biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebutuhan pribadi siswa memang menjadi tanggung jawab orang tua. Seragam, tas atau sepatu baru bukan hal utama dalam belajar Hanya saja ini dapat berpengaruh pada kepercayaan diri anak. Sekolah berkewajiban meningkatkan psikologis mereka. Salah satu kiat yang dapat dilakukan adalah dengan membantu anak-anak yang kondisi ekonominya kurang. Bantuan ini digalang dari warga sekolah dengan membuat kotak peduli. Setiap pekan guru, karyawan dan siswa menyisihkan uangnya. Hasil kotak peduli ini dikhususkan untuk membantu siswa. Mulai seragam, buku, termasuk juga biaya transport bagi siswa kurang mampu yang tempat tinggalnya jauh. Dengan kotak peduli ini membelajarkan  kepada anak untuk saling tolong menolong, berempati dan  bersedekah sebagai amal jariah&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-1372182987348912954?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/1372182987348912954/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/07/kotak-peduli-di-sekolah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/1372182987348912954'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/1372182987348912954'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/07/kotak-peduli-di-sekolah.html' title='Kotak Peduli di Sekolah'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-768074130667237904</id><published>2011-07-13T03:56:00.001+07:00</published><updated>2011-07-13T03:56:46.724+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PUISI'/><title type='text'>ANAKKU MASUK SEKOLAH</title><content type='html'>ANAKKU MASUK SEKOLAH&lt;br /&gt;Juli ......&lt;br /&gt;Bulan uji nyali&lt;br /&gt;Tuk gantungkan cita-cita tinggi&lt;br /&gt;Bertarung adu nilai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Spanduk baliho pamer fasilitas&lt;br /&gt;Jaring murid cari komuditas&lt;br /&gt;Orang tua lari ke sana ke mari&lt;br /&gt;Ambil formulir untuk diisi &lt;br /&gt;Masukkan data, berharap dapat formasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiap detik hati berdebar&lt;br /&gt;Tiap jam menunggu kabar&lt;br /&gt;Tiap hari berlatih sabar&lt;br /&gt;Tunggu pengumuman &lt;br /&gt;Apakah anaknya masuk daftar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kabar gembira tubuh gemetar&lt;br /&gt;Tersiar berita : Diterima !!!&lt;br /&gt;Sukses anak tuntaskan WAJAR&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi sayang….&lt;br /&gt;Banyak uang harus dibayar&lt;br /&gt;Sisa belanja buat panjar&lt;br /&gt;Cari pinjaman gadaikan motor&lt;br /&gt;Maklum ... bukan orang kantor&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembayaranpun akhirnya molor&lt;br /&gt;Untung  panitia berbaik hati&lt;br /&gt;Uang pembayaran bisa di kredit&lt;br /&gt;Entah kapan bisa dilunasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harap badan tak dirundung penyakit&lt;br /&gt;Moga Tuhan tidak pelit&lt;br /&gt;Permudah rejeki tuk cari duit&lt;br /&gt;Meski ekonomi sedang sulit&lt;br /&gt;Nasib  … Ooooh  nasib.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-768074130667237904?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/768074130667237904/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/07/anakku-masuk-sekolah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/768074130667237904'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/768074130667237904'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/07/anakku-masuk-sekolah.html' title='ANAKKU MASUK SEKOLAH'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-7684845115092148243</id><published>2011-07-12T05:26:00.000+07:00</published><updated>2011-07-12T05:27:17.980+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENDIDIKAN'/><title type='text'>Satu Siswa Tanam Satu Pohon</title><content type='html'>Siswa  Baru Tanam Pohon&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelestarian alam menjadi tanggung jawab kita bersama. Kritisnya alam dan perubahan iklim memerlukan penanganan intensif. Pencegahan kerusakan, rehabilitasi hutan, penanaman lahan kritis serta menanam pohon di sekitar kita  merupakan langkah jitu agar lingkungan bisa bersahabat dengan manusia. Langkah dini yang perlu dilakukan adalah dengan memberikan pendidikan lingkungan hidup kepada anak-anak sekolah. Seperti yang dilakukan dinas pendidikan Madiun dengan memasukkan Pendidikan Lingkungan Hidup dalam kurikulum sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalaupun bukan sebagai mata pelajaran, gerakan cinta lingkungan hidup dapat dilakukan dengan memanfaatkan momen masa orientasi siswa baru (MOS). Yaitu para siswa diharuskan membawa bibit pohon dan menanamnya di sekolah. Bagi sekolah yang tidak memiliki lahan cukup, pohon ditanam di sekitar sekolah, tepi jalan, lahan kosong atau lahan kritis. Bisa juga anak-anak menanam bunga. Tanaman ini diberi nama penanamnya. Mereka berkewajiban merawat pohon tersebut hingga tanaman itu mampu tumbuh mandiri. Bila perlu hingga mereka lulus. Dengan cara ini akan menumbuhkan kecintaan dan kepedulian anak terhadap lingkungan. Lngkungan semakin indah dan sejuk. Satu pohon menyelamatkan bumi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-7684845115092148243?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/7684845115092148243/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/07/satu-siswa-tanam-satu-pohon.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/7684845115092148243'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/7684845115092148243'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/07/satu-siswa-tanam-satu-pohon.html' title='Satu Siswa Tanam Satu Pohon'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-830752070345202980</id><published>2011-07-11T05:40:00.001+07:00</published><updated>2011-07-11T05:40:38.299+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENDIDIKAN'/><title type='text'>MEMBUAT MOS  BERKARAKTER DAN HUMANIS</title><content type='html'>Senin (11/7) lusa tahun ajaran baru 2011/2012 dimulai bersamaan Masa Orientasi Siswa (MOS). Belajar pelaksanaan MOS tahun-tahun sebelumnya yang masih dibumbui kekerasan, hal ini jangan terulang lagi. Perlu  penegasan aturan dan pemberian petunjuk MOS yang bersifat lebih humanis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan diarahkan pada pendidikan karakter. Mengajarkan kepada siswa baru untuk menjalin komunikasi positif dengan seluruh warga sekolah dan masyarakat sekitar. Membentuk jiwa disiplin, sopan santun, menghormati, menghargai, berjiwa sosial dan belajar hidup bersama dalam perbedaan. Seperti mengenal guru lebih dekat, bhakti sosial atau  menyantuni fakir miskin/yatim piatu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pelaksanaan, pengurus OSIS dilibatkan dengan pendampingan dan pengawasan guru secara optimal agar tidak terjadi tindakan negatif.  Memposisikan kakak kelas sebagai fasilitator untuk menghilangkan sifat senioritas antar adik dan kakak kelas. Dengan demikian MOS bukan lagi sesuatu yang menakutkan dan ajang balas dendam. Agar tidak ada korban berjatuhan gara-gara MOS&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-830752070345202980?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/830752070345202980/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/07/membuat-mos-berkarakter-dan-humanis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/830752070345202980'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/830752070345202980'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/07/membuat-mos-berkarakter-dan-humanis.html' title='MEMBUAT MOS  BERKARAKTER DAN HUMANIS'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-8140394731134851750</id><published>2011-07-10T05:50:00.000+07:00</published><updated>2011-07-10T05:51:07.211+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SOSMAS'/><title type='text'>Razia Barang  oleh-oleh dari luar negeri</title><content type='html'>Dua orang masyarakat awam (Dian dan Randy) berurusan dengan hukum. Gara-garanya ia menjual 2 buah gadget (ipad2) oleh-oleh dari luar negeri (Singapura) yang belum dilegalisasi pemerintah dan tidak dilengkapi buku petunjuk berbahasa Indonesia. Meski mungkin masih banyak lagi warga negara Indonesia (termasuk pejabat/legislatif) yang pulang dari melancong/kunker membawa barang sejenis ini. Hanya saja mereka lolos, sedang 2 orang ini bernasib sial. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlepas dari legalisasi barangnya, peristiwa ini mengingatkan kepada kita semua perlunya perlindungan konsumen dan kebebasan mencari penghidupan layak. Karena dengan pasar bebas saja, belum masih banyak produk luar tidak berbahasa Indonesia ditemui di pasar. Begitu juga ketika ada penyedia jasa layanan telekomunikasi (Blackberry) belum membuka perwakilan dan pelayanan produknya, pemerintah juga tidak langsung menindak. Terjadi tarik ulur berkepanjangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi kalau kita ingin melindungi konsumen dan menegakkan hukum, semua barang produk luar wajib mencantumkan informasi dan petunjuk dengan bahasa Indonesia. Dan semua oleh-oleh dari luar negeri baik masyarakat umum, pejabat dan legislatif juga dirazia. Adakah yang ilegal. Agar keamanan konsumen terjamin dan penegakan umum bisa adil.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-8140394731134851750?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/8140394731134851750/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/07/razia-barang-oleh-oleh-dari-luar-negeri.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/8140394731134851750'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/8140394731134851750'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/07/razia-barang-oleh-oleh-dari-luar-negeri.html' title='Razia Barang  oleh-oleh dari luar negeri'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-3145115649024910984</id><published>2011-07-09T03:43:00.000+07:00</published><updated>2011-07-09T03:44:14.845+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SOSMAS'/><title type='text'>Helm Bermasker dan Pelidung Dada bagi Pengendara R2</title><content type='html'>Berbagai upaya untuk menjamin keselamatan pengendara sepeda motor (R2) telah dilakukan. Mulai kewajiban memakai helm standar, berjaket, menyalakan lampu pada siang hari dan kelengkapan sepeda motor itu sendiri. Hal ini terutama untuk melindungi pengendara jika terjadi kecelakaan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun ada yang kurang untuk perlindungan pengendara R2 terkait kesehatan. Yaitu mencegah/mengurangi terjangkit penyakit saluran pernafasan. Baik itu penyakit dalam jangka pendek seperti masuk angin dan infeksi saluran pernafasan atas, hingga kemungkinan menyerang paru-paru. Apalagi memasuki musim kemarau, berbagai penyakit mudah menyerang. Banyak debu pembawa virus beterbangan beserta polutan asap masuk paru-paru kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agar tubuh terlindungi sejak dini, pengendara R2 diwajibkan memakai masker penutup hidung dan pelindung dada. Maskernya bisa terpisah atau melekat dengan helm. Dengan demikian pengendara akan lebih enjoy bernafas saat melaju di jalan raya. Badan tidak mudah masuk angin dan dada tidak terasa sesak.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-3145115649024910984?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/3145115649024910984/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/07/helm-bermasker-dan-pelidung-dada-bagi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/3145115649024910984'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/3145115649024910984'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/07/helm-bermasker-dan-pelidung-dada-bagi.html' title='Helm Bermasker dan Pelidung Dada bagi Pengendara R2'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-2658634811295659088</id><published>2011-07-08T05:43:00.001+07:00</published><updated>2011-07-08T05:43:52.945+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENDIDIKAN'/><title type='text'>Refreshing bermanfaat bagi guru</title><content type='html'>Sebagai PNS guru memang harus bekerja sesuai aturan. Tetapi ada yang membedakan antara PNS guru dan non guru. Jam kerjanya tidak mutlak seperti di kantor 37,5 jam. Selain kewajiban mengajar 24 jam perminggu di kelas, guru masih ditambah tugas lain. Mulai urusan kurikulum, kesiswaan, wali kelas dan seabrek tugas lain. Itu pun sering harus kerja lembur. Belum lagi tugas pokok guru menyiapkan perangkat dan bahan ajar, koreksi, analisa dan membuat laporan. Di kala cuti bersama pun guru dan siswa tetap masuk, karena hari masuk sekolah sudah ditetapkan dalam kelender pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi wajar saja jika di kala siswa libur, gurunya juga ikut libur plus piket. Refreshing diperlukan dan akan bermanfaat bagi guru. Aktif dan produktifnya guru  di hari efektif atau selama libur sekolah tergantung dari kesadaran dan tanggung jawab guru serta manager sekolah (Kasek). Sesuai dengan managemen berbasis sekolah, sekolah mempunyai otonomi untuk memberdayakan seluruh komponen. Karena di luar cuti hamil dan keperluan khusus, tidak ada cuti khusus guru. Cuti guru dibarengkan dengan libur sekolah. Hanya saja pengawasan, reward dan punishment perlu dioptimalkan untuk memperbaiki kinerja guru.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-2658634811295659088?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/2658634811295659088/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/07/refreshing-bermanfaat-bagi-guru.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/2658634811295659088'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/2658634811295659088'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/07/refreshing-bermanfaat-bagi-guru.html' title='Refreshing bermanfaat bagi guru'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-3618197302789310493</id><published>2011-07-07T05:38:00.000+07:00</published><updated>2011-07-07T05:40:32.670+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENDIDIKAN'/><title type='text'>“RSBI/SBI  SATU ATAP”</title><content type='html'>RSBI/SBI &amp; KUALITAS OUTPUT SEKOLAH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Membangun itu mudah. Tetapi memelihara, mempertahankan apalagi mengembangkan  lebih sulit. Apa pun itu. Tak terkecuali pendidikan. Sebenarnya ada perasaan bangga bila melihat semangat pemerintah dan masyarakat yang menggebu hendak memajukan pendidikan. Diantaranya dapat dilihat dari maraknya pendirian PAUD hingga perguruan tinggi. Berbagai atribut sekolah pun ditempelkan. Mulai sekolah plus, terpadu, full day hingga yang paling ngetop saat ini RSBI/SBI. &lt;br /&gt;Tidak tanggung-tanggung, promosi di lakukan. Meski kebanyakan masih memamerkan fasilitas dan jenis kegiatan. Tidak mau kalah dengan anggota DPR, siswa-siswa RSBI/SBI pun diajak study banding  ke luar negeri. Diberengi dengan upaya sekolah menjalin sister school.  Untuk lebih meyakinkan , bahwa sekolah RSBI/SBI sudah sesuai standar internasional, badan standarisasi mutu manajemen seperti ISO pun dihadirkan. Dengan pendampingan dan pembinaan, akhirnya label ISO diisematkan. Pendek kata, jika sudah ada pengakuan baik masyarakat umum hingga lembaga sertifikasi berskala internasional, sekolah RSBI/SBI tidak perlu diragukan lagi.&lt;br /&gt;Namun ternyata di dalam RSBI/SBI sendiri masih banyak yang tidak percaya diri. Bisa dilihat, berapa banyak yang mau membuka diri kepada masyarakat untuk mengakses informasi ke sekolah. Baik itu terkait hasil belajar anak didik hingga pengelolaan keuangan. Belum banyak yang melakukan. Semestinya dengan fasilitas ICT, hal semacam ini tidak bisa dijadikan alasan belum bisa diaksesnya informasi sekolah dalam rangka akuntabilitas dan transparansi penyelenggaraan pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;. Di sisi akademik, dengan kemampuan input di atas rata-rata sekolah reguler, semestinya proses dan output yang dihasilkan harus lebih baik dari sekolah lain. Apalah gunanya jika fasilitas dan biaya berlimpah namun proses belajar mengajar sama saja dengan sekolah reguler. Diperlukan koki handal untuk meng-up grade siswa-siswa bertalenta ini.  Di tangan kepala sekolah dan guru-guru berkompeten nasib R/SBI dipertaruhkan. Lagi-lagi masalah klasik masih menjadi kendala untuk memacu kesusksesan R/SBI yaitu kualitas pengajar. Terutama pemenuhan guru S2. Karena berdasar evaluasi Kemendiknas, kualitas guru RSBI/SBI menjadi faktor belum suksesnya RSBI/SBI, terutama berkaitan dengan penguasaan bahasa asing. Untuk yang satu ini milyaran rupiah digelontorkan untuk men-S2-kan serta mengkursuskan bahasa asing kepada guru. Sudah cukupkah ini? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Okelah, jika R/SBI sudah memenuhi standar yang telah ditetapkan pemerintah, Namun bagaimana jika penyelenggaraannya belum sesuai harapan masyarakat? Menjadi anggapan umum bahwa RSBI/SBI hanya bisa dinikmati oleh mereka yang berkantong tebal.  Bahkan orang tua pun ikut-ikutan latah. Berupaya sekuat tenaga meng-golkan anaknya agar diterima. Tanpa melihat kemampuan dan kemauan anaknya sendiri. Dan sekolah melihat peluang  emas ini. Ada yang menambah daya tampung tanpa memperhatkan prospek penyelenggaraan pengajaran di kelas. Akhirnya R/SBI berjalan ala kadarnya. Prestasi dan output dinomorduakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Inilah sebagaian yang dilihat masyarakat. Idealisme pendirian RSBI/SBI mulai luntur. Keinginan mengutamakan kualitas sering kali dikalahkan oleh kepentingan dan nafsu. Sekolah RSBI/SBI mulai jual mahal. Seperti pasar bebas. RSBI/SBI menjadi komoditi mahal bagi orang miskin. Yang berprestasi sekalipun. Jamak dijumpai, ketika PSB jalur RSBI/SBI dimulai, deretan angka pada isian sumbangan sukarela menjadi pertimbangan utama. Mengalahkan deretan prestasi, namum berasal dari keluarga tidak mampu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Berbagai sisi negatif itulah yang akhirnya menjadi pijakan kritikus dan penggiat pendidikan agar Kemendiknas mengevaluasi  keberadaan RSBI/SBI yang sudah ada.  Belum  adanya perangkat hukum tegas  yang mengatur pembiayaan atau daya tampung ideal sekolah  RSBI/SBI , membuat penyelenggara RSBI/SBI leluasa mengatur besaran sumbangan terpaksa sukarela.   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada akhirnya ini berdampak keluarnya kebijakan Kemendiknas. Untuk sementara tidak membuka RSBI/SBI baru. Ini  hendaknya menjadi pelecut bagi penyelenggara RSBI/SBI untuk membuktikan kualitasnya. Berbagai masukan demi perbaikan mutu R/SBI harus segera ditindaklanjuti. Mulai prasarana, managemen, guru dan pemberian kuota bagi siswa miskin berprestasi. Sehingga pandangan masyarakat terhadap SBI hanya untuk yang mampu terhapus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang, dengan adanya RSBI/SBI gaung dan animo masyarakat terhadap pendidikan semakin tinggi. Para orang tua menggantungkan setinggi langit agar anak-anaknya dapat bersekolah di RSBI/SBI demi masa depannya. Terbentuk penyadaran, bahwa untuk memperoleh hasil pendidikan terbaik perlu pengorbanan. Membutuhkan biaya tinggi yang tidak hanya ditanggung pemerintah tetapi juga tanggung jawab orang tua. Kalaulah terjadi komersialisasi pendidikan pasti ada yang salah. Kesalahan sistem serta belum adanya pengawasan dan aturan yang tegas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Apalagi hingga kini tindak lanjut lulusan SBI masih sama dengan sekolah reguler. Belum ada jalur khusus, dari SMP RSBI/SBI ke SMA RSBI/SBI. Tidak jarang kualitas/nilai UN lulusan RSBI/SBI  masih kalah bersaing dengan lulusan sekolah lain. Jika terjadi seperti ini keberadaan R/SBI belum menunjukkan hasil memuaskan. &lt;br /&gt;Agar lulusan SBI lebih terarah kelanjutannya perlu dibuat sekolah SBI linier / satu atap, SD-SMP-SMA. Dengan SBI satu atap, pengelola dapat membuat kurikulum berkelanjutan. Para siswa dan guru tidak terlalu banyak membuat matrikulasi kepada siswa baru. Jika menerima siswa baru dari luar SBI satu atap, terlebih dahulu diadakan seleksi dan matrikulasi materi. Sebaliknya, siswa RSBI/SBI yang tidak memenuhi standar, diharuskan melanjutkan di sekolah lain. Guru-gurunya pun diseleksi dan dipilih yang mumpuni, utamanya bahasa dan penguasaan materi.  Dan yang lebih penting, siswa jangan dibebani biaya yang memberatkan.  Agar harapan pendidikan berkualitas untuk semu tidak sekedar mimpi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan ini dimuat di majalah Media Dinas Pendidikan prop Jatim edisi juli 2011&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-3618197302789310493?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/3618197302789310493/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/07/rsbisbi-satu-atap.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/3618197302789310493'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/3618197302789310493'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/07/rsbisbi-satu-atap.html' title='“RSBI/SBI  SATU ATAP”'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-5022948607633418778</id><published>2011-07-06T07:54:00.001+07:00</published><updated>2011-07-06T07:54:40.556+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SOSMAS'/><title type='text'>Pendidikan IT bagi perangkat desa</title><content type='html'>Administrasi desa merupakan modal dan kunci pengambilan keputusan. Untuk desa tersebut hingga nasional. Sering terjadi, pendataan untuk suatu program terjadi ketidak akuratan. Karena tidak tertib dan sistem administrasi desa yang kacau. Sehingga pelayanan kepada masyarakat tidak optimal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Hal ini bisa diatasi dengan penataan dan pengaturan administrasi terpadu, tertib, cepat dan akurat. Salah satunya dengan menerapkan teknologi informasi. Tentunya ini memerlukan perangkat dan operator mumpuni. Sayangnya belum banyak desa menggunakan cara ini.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Untuk itu, bagi desa yang belum menerapkan IT dalam pengadministrasiannya perlu segera dipenuhi. Perangkat beserta kepala desa dilatih pengoperasian IT. Dan bila ada perekrutan perangkat desa baru, seyogyanya juga diberi persyaratan harus menguasai IT. Dengan demikian administrasi desa semakin baik. Masyarakat terpuaskan, data desa bisa sebagai acuan untuk kepentingan apapun, mulai pemerintahan desa hingga pusat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-5022948607633418778?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/5022948607633418778/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/07/pendidikan-it-bagi-perangkat-desa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/5022948607633418778'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/5022948607633418778'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/07/pendidikan-it-bagi-perangkat-desa.html' title='Pendidikan IT bagi perangkat desa'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-7670392673660896804</id><published>2011-07-04T07:02:00.000+07:00</published><updated>2011-07-04T07:03:30.915+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENDIDIKAN'/><title type='text'>Rok Panjang Bagi Anak Perempuan</title><content type='html'>Saat ini penerimaan siswa baru tengah berlangsung. Dalam rangkaian PSB ini biasanya sekolah juga sudah menyiapkan tata tertib sekolah terkait seragam. Entah nantinya dikoordinir atau bebas membeli di luar, sekolah sudah menentukan model seragamnya. &lt;br /&gt;Khusus seragam perempuan, rata-rata sekolah membuat model rok pendek, yang penting panjangnya di bawah lutut. Seiring pertumbuhan anak utamanya siswi SMP/SMA, dalam waktu tidak terlalu lama panjang rok sudah di atas lutut. Dan ini tidak baik bagi para siswi. Baik itu dari segi estetika, etika atau keamanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Untuk itu sekolah seyogyanya membuat aturan seragam rok anak perempuan dibuat panjang hingga mata kaki. Modelnya bisa seperti rok pada umumnya atau dibuat model celana. Hal ini akan lebih menjaga martabat dan keamanan siswa perempuan. Mereka juga lebih bebas dan energik beraktifitas, baik di perjalanan maupun dalam kegiatan belajar  mengajar di sekolah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-7670392673660896804?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/7670392673660896804/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/07/rok-panjang-bagi-anak-perempuan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/7670392673660896804'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/7670392673660896804'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/07/rok-panjang-bagi-anak-perempuan.html' title='Rok Panjang Bagi Anak Perempuan'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-3864656736244826462</id><published>2011-07-03T05:41:00.000+07:00</published><updated>2011-07-03T05:42:10.084+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SOSMAS'/><title type='text'>Pendidikan wira usaha bagi PNS</title><content type='html'>Besarnya PNS yang mencapai 4,7 juta menimbulkan kekuatiran. Utamanya dalam penganggaran, mulai gaji, asuransi dan dana pensiun. Hal ini memunculkan wacana dilakukannya pengendalian pengangkatan PNS/honorer,  mengoptimalkan kinerja PNS, pegawai sistem kontrak bahkan rasionalisasi dalam konteks reformasi birokrasi.&lt;br /&gt;Dan rasionalisasi dianggap yang paling menakutkan bagi PNS. Jika rasionalisasi dilakukan akan berdampak buruk pada diri PNS yang tidak siap. Dikuatirkan terjadi gangguan kesehatan, kejiwaan ataupun post power syndrom. Pasca dirasionalisasi, mungkin saja PNS bingung melakukan aktifitas baru dan tidak bisa mengoptimalkan pesangon.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu kepada para PNS perlu diberikan pendidikan wira usaha. Sehingga kelak setelah pensiun atau jika sewaktu-waktu terkena rasionalisasi bisa mandiri bahkan membuka lapangan kerja baru. Disamping itu pendidikan wira usaha juga akan membangun etos kerja selama menjadi PNS. Dengan wacana ini minimal sebagai pelecut PNS untuk meningkatkan profesionalisme dalam bentuk kedisiplinan dan kinerja.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-3864656736244826462?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/3864656736244826462/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/07/pendidikan-wira-usaha-bagi-pns.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/3864656736244826462'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/3864656736244826462'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/07/pendidikan-wira-usaha-bagi-pns.html' title='Pendidikan wira usaha bagi PNS'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-6881224935773654288</id><published>2011-07-01T05:23:00.000+07:00</published><updated>2011-07-01T05:25:46.795+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SOSMAS'/><title type='text'>Polisi Khusus Sungai</title><content type='html'>Polisi Khusus Sungai&lt;br /&gt;Lagi-lagi korban berjatuhan di sungai. Sebuah perahu penyeberangan di aliran bengawan Solo tenggelam  Ini bukan kali pertama terjadi. Berkali-kali musibah tenggelamnya perahu di sungai, danau dan laut. Rata-rata penyebabnya karena kelebihakn muatan dan kondisi perahu yang tidak layak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbeda dengan angkutan penumpang di jalan raya atau di perairan laut. Di sana pengecekan kelayakan perahu dan operasi penertiban sering dilakukan. Sedang untuk angkutan sungai jarang. Oleh karena itu demi keselamatan pengguna transportasi sungai dan danau, perlu pengawasan ketat dan operasi rutin. Salah satunya dengan menempatkan dan mengoptimalkan polisi khusus sungai. Para petugas ini harus sering melakukan operasi rutin terutama terkait standarisasi kelayakan operasi perahu. Serta mengawasi batas maksimum muatan. Bagi perahu yang melanggar ditilang dan yang tidak layak operasi dilarang beroperasi. Agar jangan terjadi lagi musibah di sungai karena kelalaian manusia itu sendiri.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-6881224935773654288?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/6881224935773654288/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/07/polisi-khusus-sungai.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/6881224935773654288'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/6881224935773654288'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/07/polisi-khusus-sungai.html' title='Polisi Khusus Sungai'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-5842468574958366802</id><published>2011-06-30T06:01:00.001+07:00</published><updated>2011-06-30T06:01:50.892+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SOSMAS'/><title type='text'>Batas jalan dari beton</title><content type='html'>Kepatuhan pengendara kunci tertib dan selamatnya pemakai jalan. Pemberian rambu-rambu lalu lintas sangat membantu para sopir, terutama di jalur-jalur berbahaya. Seperti di tikungan, jalan lurus jalur cepat, tanjakan dan turunan tajam. Dengan adanya batas marka jalan sebenanrnya mencegah sopir saling mendahului. Namun karena kebanyakan marka jalan itu berupa garis, tidak sedikit yang melanggar. Merasa tidak ada yang mengawasi, para sopir melanggarnya. Akibatnya kecelakaan pun sering terjadi karena melanggar marka, terutama di tikungan. Kehati-hatian pemakai jalan yang satu dicelakakan  oleh kecerobohan pengendara lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelanggaran dan musibah karena melanggar batas jalan terutama di tikungan serta  jalan rawan kecelakaan dapat diminimalkan dengan cara membuat pembatas jalan berbentuk bangunan. Misal dari beton. Dengan demikian sopir tidak akan melintasinya. Pembatas beton ini juga perlu di bangun di jalur cepat. Karena di situ juga para sopir sering menggeber kendaraannya secara  maksimal laksana adu balap. Dengan batas beton jalan akan terbagi menjadi dua jalur dan mencegah saling salip melewati batas.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-5842468574958366802?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/5842468574958366802/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/06/batas-jalan-dari-beton.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/5842468574958366802'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/5842468574958366802'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/06/batas-jalan-dari-beton.html' title='Batas jalan dari beton'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-7849373963268077982</id><published>2011-06-29T06:00:00.001+07:00</published><updated>2011-06-29T06:00:39.498+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PUISI'/><title type='text'>TERJEBAK</title><content type='html'>TERJEBAK&lt;br /&gt;Terpuruk &lt;br /&gt;dalam kubangan kotor&lt;br /&gt;berbalut lumpur&lt;br /&gt;pekat&lt;br /&gt;terjebak dalam permainan&lt;br /&gt;lingkaran setan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tubuh ini lunglai&lt;br /&gt;tulang-tulang layuh&lt;br /&gt;tak mampu sangga&lt;br /&gt;dari tekanan dan godaan&lt;br /&gt;tubuh ini butuh suplemen&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-7849373963268077982?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/7849373963268077982/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/06/terjebak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/7849373963268077982'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/7849373963268077982'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/06/terjebak.html' title='TERJEBAK'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-1207874385128206580</id><published>2011-06-28T00:38:00.000+07:00</published><updated>2011-06-28T00:39:08.736+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENDIDIKAN'/><title type='text'>Sekolah Unggul Tanpa Label</title><content type='html'>Sekolah Unggul Tanpa Label&lt;br /&gt; Sekolah bemutu identik dengan biaya mahal disertai label mentereng. Mulai yang bernama (R)SBI, full day, terpadu, sekolah unggulan, dan sebagainya, disertai dengan nama-nama berbau asing. Mereka yang sekolah di sekolah unggul itupun masih dilengkapi atribut khusus ciri  khas sekolah. Meski itu hak mereka, namun hal itu bisa membuat eksklusifisme kepada anak didik.&lt;br /&gt; Akibatnya sekolah-sekolah lain berlomba membuat sekolah andalan dengan model yang berkiblat sekolah unggul yang sudah ada. Akhirnya sekolah jual mahal, seakan merasa dengan atribut yang disandangnya sudah menjadi jaminan kualitas proses pembelajaran dan lulusannya. Ini yang mengakibatkan pendidikan berbiaya tinggi.&lt;br /&gt; Untuk itu sekolah yang membuat program unggulan sebaiknya tidak perlu memasang label tambahan. Yang utama sekolah membuat dan melaksanakan program sebaik mungkin sesuai misi dan visi sekolah serta mengadopsi kurilulum sekolah terbaik, entah dari dalam maupun luar negeri. Sehingga tanpa label tertentu sekolah tidak akan mematok biaya tambahan pendidikan yang memberatkan orang tua.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-1207874385128206580?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/1207874385128206580/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/06/sekolah-unggul-tanpa-label.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/1207874385128206580'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/1207874385128206580'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/06/sekolah-unggul-tanpa-label.html' title='Sekolah Unggul Tanpa Label'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-4744804585075334552</id><published>2011-06-27T09:53:00.001+07:00</published><updated>2011-06-27T09:53:46.161+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENDIDIKAN'/><title type='text'>SATU PERUSAHAAN SATU ANAK ANGKAT</title><content type='html'>Hari-hari ini orang tua sibuk mencarikan sekolah untuk putra-putrinya. Bagi orang tua mampu biaya tidak menjadi masalah. Mereka leluasa menyekolahkan putra-putrinya di sekolah yang ia mau. Baik negeri maupun swasta. Sedang orang tua pas-pasan harus berjuang, bersaing memperebutkan kursi berbekal nilai anaknya. Itupun masih diiringi perasaan cemas. Jika nantinya diterima, bagaimana biaya untuk membelikan seragam sekolah, alat tulis menulis serta biaya operasional sehari-hari.&lt;br /&gt; Karena program pendidikan gratis memang baru untuk biaya operasional siswa di sekolah. Sedang biaya pribadi menjadi tanggung jawab orang tua dan masyarakat. Sementara banyak orang tua siswa yang penghasilanya hanya cukup untuk hidup sehari-hari. Jika ini tidak mendapat empati dari yang lain, dikuatirkan nantinya banyak siswa putus sekolah. Apalagi jika yang drop out itu siswa berprestasi. Kita semua merugi.&lt;br /&gt; Untuk itu perlu digaungkan dan digiatkan kembali pola kemitraan orang tua asuh. Baik itu dari kalangan perorangan ataupun, perusahaan ataupun badan usaha. Setiap perusahaan di daerah wajib menyisihkan keuntungannya untuk memberi beasiswa kepada anak kurang mampu utamanya berprestasi di daerah sekitarnya. Dengan demikian perusahaan untung, pendidikan anak tertampung&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-4744804585075334552?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/4744804585075334552/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/06/satu-perusahaan-satu-anak-angkat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/4744804585075334552'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/4744804585075334552'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/06/satu-perusahaan-satu-anak-angkat.html' title='SATU PERUSAHAAN SATU ANAK ANGKAT'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-6456576774602250538</id><published>2011-06-26T10:06:00.000+07:00</published><updated>2011-06-26T10:07:01.406+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SOSMAS'/><title type='text'>Koin untuk TKI yang terancam hukuman</title><content type='html'>Sudah jatuh tertimpa tangga pula. Pepatah untuk menggambarkan nasib para TKI kita yang kini berada dalam ancaman hukuman. Beratnya beban kerja,  cemoohan, cacian, tidak digaji bahkan siksaan menyelimuti mereka. Dan ternyata tidak sedikit TKI yang terancam hukuman mati. Jika tidak ada pendampingan bantuan hukum beserta uang denda, nyawa TKI ini berada diujung tanduk. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Minimnya perlindungan hukum dan empati kepada TKI yang terancam hukuman ini membuat mereka dan keluarga hanya pasrah. Menunggu mukjizat. Kalau tidak ada kepedulian kita bersama siapa lagi yang akan menolong? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Masih terngiang dalam ingatan kita, ketika ada gerakan pengumpulan koin untuk Prita dan yang lain. Dengan model ini ternyata lebih membawa hasil. Untuk itu gerakan pengumpulan koin untuk TKI yang terancam hukum perlu digerakkan lagi. Dengan koin ini kita mencoba mengetuk hati untuk menolong sesama. Sebagai biaya pendampingan hukum dan membayar denda.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-6456576774602250538?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/6456576774602250538/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/06/koin-untuk-tki-yang-terancam-hukuman.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/6456576774602250538'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/6456576774602250538'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/06/koin-untuk-tki-yang-terancam-hukuman.html' title='Koin untuk TKI yang terancam hukuman'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-8155401054152021967</id><published>2011-06-25T05:16:00.000+07:00</published><updated>2011-06-25T05:18:21.085+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENGUMUMAN'/><title type='text'>Lomba Kreativitas Ilmiah Guru (LKIG) Ke-19 Tahun 2011</title><content type='html'>Lomba Kreativitas Ilmiah Guru (LKIG) Ke-19 Tahun 2011&lt;br /&gt;Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) bekerjasama dengan AJB Bumiputera 1912 akan menyelenggarakan Lomba Kreativitas Ilmiah Guru (LKIG) Ke-19 Tahun 2011. LKIG adalah ajang lomba kreativitas bagi guru dalam upaya pengembangan proses pembelajaran guna mempermudah pemahaman ilmu pengetahuan bagi para peserta didik.&lt;br /&gt;TINGKAT DAN BIDANG LOMBA&lt;br /&gt;* Guru SD/sederajat: umum (salah satu pelajaran)&lt;br /&gt;* Guru SMP/sederajat dan SMA/sederajat: 2 Bidang yaitu Bidang Ilmu Pengetahuan Sosial dan Kemanusiaan(IPSK) dan Bidang Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam, dan Teknologi (MIPATEK)&lt;br /&gt;RANGKAIAN KEGIATAN&lt;br /&gt;18 Agustus 2011 : Registrasi Peserta&lt;br /&gt;19 Agustus 2011 : Presentasi Finalis&lt;br /&gt;20 Agustus 2011 : Audiensi dan Malam Penganugerahan Pemenang&lt;br /&gt;21 Agustus 2011 : Kepulangan Peserta&lt;br /&gt;HADIAH&lt;br /&gt;Piala dan Piagam Penghargaan dari LIPI dan Uang Tunai dari AJB Bumiputera 1912&lt;br /&gt;Hadiah I : Rp 12.000.000,-&lt;br /&gt;Hadiah II : Rp 10.000.000,-&lt;br /&gt;Hadiah III : Rp 8.000.000,-&lt;br /&gt;PERSYARATAN&lt;br /&gt;1. Peserta adalah guru yang mengajar pada lembaga pendidikan formal.&lt;br /&gt;2. Belum pernah menjadi pemenang LKIG dalam kurun waktu dua tahun terakhir.&lt;br /&gt;3. Sistematika Penulisan : Abstrak, Pendahuluan, Metodologi, Isi/Pembahasan, Kesimpulan dan Daftar Pustaka.&lt;br /&gt;4. Menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar, diketik HVS A4, berjarak 1½ spasi dengan jenis huruf Arial ukuran 11.&lt;br /&gt;5. Karya ilmiah harus asli (bukan jiplakan/plagiat) dan belum pernah/sedang diikutsertakan dalam lomba sejenis tingkat nasional.&lt;br /&gt;6. Jumlah halaman karya ilmiah maksimal 25 halaman (termasuk sketsa/gambar/foto).&lt;br /&gt;7. Melampirkan rekomendasi Kepala Sekolah dan Daftar Riwayat Hidup serta mencantumkan alamat dan nomor telepon/fax kantor/rumah/HP yang mudah dihubungi.&lt;br /&gt;8. Karya ilmiah sebanyak 4 eksemplar (1 asli, 3 fotokopi) dan softcopy (CD) diterima panitia paling lambat tanggal 13 Agustus 2011.&lt;br /&gt;9. Pada pojok kiri atas sampul ditulis tingkat dan bidang lomba yang diikuti.&lt;br /&gt;10. Warna sampul karya ilmiah : SD (merah), SMP Bidang IPSK (kuning), SMP Bidang MIPATEK (biru), SMA Bidang IPSK (hijau), SMA Bidang MIPATEK (oranye).&lt;br /&gt;11. Karya ilmiah dan alat peraga yang diperlombakan menjadi milik panitia.&lt;br /&gt;12. Keputusan Dewan Juri tidak dapat diganggu gugat.&lt;br /&gt;Informasi lebih lanjut:&lt;br /&gt;Panitia LKIG ke-19 2011&lt;br /&gt;Biro Kerjasama dan Pemasyarakatan IPTEK LIPI&lt;br /&gt;Sasana Widya Sarwono Lt.V&lt;br /&gt;Jl. Jend Gatot Subroto 10&lt;br /&gt;Jakarta Selatan 12710&lt;br /&gt;Telepon 021-52920839/021-5225711 Psw.273,274, dan 276&lt;br /&gt;Fax. 021-52920839/021-5251834&lt;br /&gt;http://www.lipi.go.id&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-8155401054152021967?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/8155401054152021967/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/06/lomba-kreativitas-ilmiah-guru-lkig-ke.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/8155401054152021967'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/8155401054152021967'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/06/lomba-kreativitas-ilmiah-guru-lkig-ke.html' title='Lomba Kreativitas Ilmiah Guru (LKIG) Ke-19 Tahun 2011'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-9194157128370048116</id><published>2011-06-24T05:28:00.000+07:00</published><updated>2011-06-24T05:29:21.499+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SOSMAS'/><title type='text'>Asuransi Pertanian Bagi Petani</title><content type='html'>Nasib petani tak kunjung lepas dari cobaan. Musim penghujan yang berlangsung hampir sepanjang tahun waktu lalu menjadi harapan petani untuk menanggung keuntungan. Namun apa daya, serangan hama wereng membuyarkan impian petani. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Dan bukan kali ini saja petani mengalami gagal panen. Bencana alam, kekeringan atau serangam hama penyakit menghantui nasib mereka. Berbagai kesulitan seolah melekat pada petani. Mulai sulitnya mendapatkan pupuk, masalah air, murahnya hasil panen hingga gagal panen. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Untuk itu petani perlu mendapat perlindungan. Salah satunya berupa asuransi pertanian. Para petani yang mengikuti program asuransi mendapat bantuan dana, pembinaan, penampungan hasil panen beserta jaminan harga penjualan yang layak. Biaya asuransi diambilkan dari keuntungan yang diperoleh. Sehingga antara petani dan penjamin asuransi terjalin simbiosis mutualisme, saling menguntungkan. Pemberi jaminan menerapkan pola asih, asah dan asuh kepada petani demi keberlangsungan ketahanan pangan nasional&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-9194157128370048116?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/9194157128370048116/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/06/asuransi-pertanian-bagi-petani.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/9194157128370048116'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/9194157128370048116'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/06/asuransi-pertanian-bagi-petani.html' title='Asuransi Pertanian Bagi Petani'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-3380883035413553728</id><published>2011-06-23T05:27:00.001+07:00</published><updated>2011-06-23T05:27:55.294+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SOSMAS'/><title type='text'>Uji  kelayakan  Bahasa bagi TKI</title><content type='html'>Derita TKI terus membayang. Mulai diterlantarkan, tidak digaji, penyiksaan hingga tewas dipancung. Berbagai upaya pemerintah untuk meningkatkan daya saing maupun keselamatan TKI belum membuahkan hasil memuaskan. Para biro penyedia jasa TKI seakan hanya berlomba mengekspor sebanyak mungkin TKI. Itupun banyak yang bekerja di sektor non formal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dampaknya cukup terasa. Meski pahlawan devisa ini digemari orang manca, namun penghargannya terlalu murah. Belum lagi kemampuan bahasa asing TKI masih rendah. Hal ini cukup merugikan nilai daya saing TKI. Dan yang lebih berbahaya lagi, jika penguasaan bahasa rendah mengakibatkan TKI kita tidak bisa bekerja dengan optimal. Bisa jadi kesalahpahaman bahkan ketidak mengertian TKI dengan perintah dari atasan/tuan rumah tempat mereka bekerja. Ujung-ujungnya mereka kesal dan berbuat negatif dengan para TKI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu pemerintah harus membuat aturan tegas terkait penguasaan bahasa asing. Para calon TKI wajib diuji kelayakan penguasaan bahasa asing. Para biro pengerah TKI wajib memberikan pembimbingan khusus terkait bahasa hingga TKI berhak memperoleh sertifikat penguasaan bahasa sejenis TOEFL. Dengan demikian daya saing, penghargaan dan keselamatan TKI lebih terjamin.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-3380883035413553728?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/3380883035413553728/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/06/uji-kelayakan-bahasa-bagi-tki.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/3380883035413553728'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/3380883035413553728'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/06/uji-kelayakan-bahasa-bagi-tki.html' title='Uji  kelayakan  Bahasa bagi TKI'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-5912947125675636121</id><published>2011-06-22T07:00:00.003+07:00</published><updated>2011-06-22T07:16:45.073+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='CERITA'/><title type='text'>Kenangan rombel 27</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-8pkZTDthG0o/TgEyVuCkS8I/AAAAAAAAAPQ/OC8JRw36eBk/s1600/DSC_0013.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 268px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-8pkZTDthG0o/TgEyVuCkS8I/AAAAAAAAAPQ/OC8JRw36eBk/s400/DSC_0013.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5620829158652529602" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PLPG gelombang I tanggal 12 -21 Juni 2011 telah berakhir. Berbagai ilmu, pengalaman dan kenangan diperoleh. Yang penting program ini tidak sekedar memberikan cap. bahwa guru sudah memperoleh legalitas sebagai guru profesional dan berhak memperoleh tambahan tunjangan penghasilan. Yang terpenting seorang guru harus mampu membelajarkan anak kepada anak didik untuk menjadi  yang terbaik.&lt;br /&gt;Baik yang tidak bisa diukur hanya dari angka-angka. Membentuk anak yang jujur, berakhlak mulia, trampil, tahan uji, mempunyai jiwa pejuang yang tak kenal menyerah, beriman dan bertaqwa merupakan idaman semua orang. Semoga PLPG merupakan awal untuk melangkah menuju cita yang di damba. semoga.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-5912947125675636121?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/5912947125675636121/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/06/kenangan-rombel-27.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/5912947125675636121'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/5912947125675636121'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/06/kenangan-rombel-27.html' title='Kenangan rombel 27'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-8pkZTDthG0o/TgEyVuCkS8I/AAAAAAAAAPQ/OC8JRw36eBk/s72-c/DSC_0013.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-7857161742241244827</id><published>2011-06-12T03:53:00.000+07:00</published><updated>2011-06-12T03:56:05.509+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENGUMUMAN'/><title type='text'>JADWAL PLPG 2011 di PSG Rayon 15</title><content type='html'>PLPG (Pendidikan dan Latihan Profesi Guru) kuota 2011 untuk guru-guru di lingkungan Kementerian Pendidikan Nasional yang ada di wilayah kerja PSG Rayon 15 akan segera dilaksanakan. Peserta PLPG tahun ini sebanyak 10078 guru kuota 2011 dan 19 guru kuota luncuran 2010. Menurut rencana, PLPG akan dilaksanakan dalam 10 tahap, setiap tahap memakan waktu 10 hari. Semua tahapan akan dilaksanakan di sejumlah hotel di kota Batu, sebagaimana tahun-tahun sebelumnya.&lt;br /&gt;Rincian tahapannya adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;Tahap Waktu Jumlah rombel Peserta&lt;br /&gt;1 12 Juni – 21 Juni 2011 31 Guru Kelas PAUD, Guru Kelas SD, Guru Kelas SLB, Penjaskes SD, Bahasa Inggris SMP, Matematika SMP&lt;br /&gt;2 22 Juni – 1 Juli 2011 40 Guru Kelas PAUD, Guru Kelas SD, Guru Kelas SLB, Penjaskes SD, Matematika SMP, Bahasa Inggris SMP, Bahasa Indonesia SMP, IPS SMP, Pend. Kewarganegaraan SMA-SMK&lt;br /&gt;3 5 Juli – 14 Juli 2011 31 Guru Kelas PAUD, Guru Kelas SD, Penjaskes SD, Bahasa Indonesia SMP, Pend. Kewarganeraan SMP, Bahasa Daerah SD/SMP, Biologi SMA/SMK, Fisika SMA/SMK, Kimia SMA/SMK&lt;br /&gt;4 15 Juli – 24 Juli 2011 34 Guru Kelas PAUD, Guru Kelas SD, Penjaskes SD, IPA SMP, IPS SMP/SMK, Bahasa Indonesia SMA/SMK, Bahasa Arab SMA&lt;br /&gt;5 25 Juli – 3 Agustus 2011 47 Guru Kelas PAUD, Guru Kelas SD, Penjaskes SD, Bahasa Indonesia SMP, BK SMP, Matematika SMP, IPA SMP, Pend. Kewarganeraan SMP, TIK SMP, Bahasa Daerah SMP/SMA/SMK, Bahasa Inggris SMA/SMK, Matematika SMA/SMK, IPA SMK, Akuntansi SMA/SMK, Tata Boga SMK, Tata Busana SMK, Seni Budaya &amp; Kerajinan SMA/SMK, Otomotif SMK&lt;br /&gt;6 7 Agustus – 16 Agustus 2011 38 Guru Kelas PAUD, Guru Kelas SD, Penjaskes SD, BK SMP, Seni Budaya SMP, Keterampilan SMP/SMA, BK SMA/SMK, Bahasa Jerman SMA, Geografi SMA, Sosiologi SMA, Bahasa Inggris SMA/SMK, Kimia SMA/SMK, Ekonomi SMA/SMK, Sejarah SMA/SMK, TIK SMA/SMK, Akuntansi SMA/SMK, Administrasi Perkantoran SMK, Kewirausahaan SMK, Pemasaran SMK, Teknik Permesinan SMK, Teknik Bangunan SMK, Teknik Elektro &amp; Elektronika SMA/SMK&lt;br /&gt;7 18 Agustus – 27 Agustus 2011 26 Guru Kelas PAUD, Guru Kelas SD, Penjaskes SD, Bahasa Daerah SMP, Seni Budaya SMP, Fisika SMA/SMK, Kimia SMA/SMK,&lt;br /&gt;8 8 September – 17 September 2011 20 Guru Kelas SD, Penjaskes SD, Penjaskes SMP&lt;br /&gt;9 18 September – 27 September 2011 13 Guru Kelas SD, Penjaskes SMP, Penjaskes SMA/SMK&lt;br /&gt;10 28 September – 7 Oktober 2011 11 Guru Kelas SD, Penjaskes SMA/SMK&lt;br /&gt;Beberapa hal yang sering dipertanyakan, kami tegaskan lagi:&lt;br /&gt;1. Pembagian rombel tidak mempertimbangkan kota tertentu, bisa jadi satu rombel pesertanya campuran dari beberapa kota sekaligus. Peserta dari satu kota pun bisa terpanggil dalam beberapa tahap, menyesuaikan dengan bidang studi dan kapasitas kelas yang ada (ilustrasinya, bila ada 500 guru kelas SD dan hanya bisa mengakomodasi 100 guru dari kota tertentu, tentu sisanya di tahap-tahap berikutnya) &lt;br /&gt;2. Peserta diminta membawa: rancangan RPP (3 RPP), silabus, bahan ajar, media (yang sesuai dengan RPP yang dibuat), dan proposal PTK. Untuk Guru BK ditambah dengan Laporan Pelayanan BK. Silahkan nanti dibaca di surat undangan yang selalu dibuat setiap tahapnya. &lt;br /&gt;3. Peserta harap membawa pakaian yang cukup dan obat-obatan (bila mengalami gangguan kesehatan). Kami hanya menyediakan obat-obatan umum serta layanan pengantaran ke rumah sakit terdekat (biaya yang timbul ditanggung oleh peserta sendiri). &lt;br /&gt;4. Cuaca kota Batu cukup dingin, apalagi saat ini yang lebih dingin dari biasanya. Mohon juga membawa pakaian yang tebal (jaket, sweater, dan sejenisnya). &lt;br /&gt;5. Bila peserta berhalangan (misal sakit, naik haji, umroh, menikahkan putranya, dsb), harap mengirimkan surat ke PSG Rayon 15 (melalui pos atau di-fax, alamatnya bisa dilihat di sisi kanan atas halaman ini) dengan diketahui setidaknya kepala sekolah dan melampirkan bukti yang mendukung (surat dokter, bukti haji, dsb). Bila surat dikirimkan ke Dinas Pendidikan setempat, mohon ditembuskan juga ke kami. Kami usahakan untuk menempatkan pada tahap berikutnya bila mungkin atau pada tahun berikutnya bila bidang studinya sudah tidak diadakan lagi. &lt;br /&gt;6. Pada buku 4 panduan sertifikasi guru disebutkan “guru membawa laptop”. PSG 15 tidak meminta guru membawa laptop, tetapi tidak melarang bila ingin membawanya. Kami khawatir tidak bisa memenuhi yang terkait dengan itu (misalnya listrik). Tentu saja hal-hal yang terkait dengan penggunaan laptop menjadi tanggungan guru sendiri (misal kabel, kertas, pencetakan, dsb), dan pengamanannya menjadi tanggung jawab masing-masing pembawa. &lt;br /&gt;7. PLPG hanya dilaksanakan di kota Batu, karena ada isu yang menyatakan bahwa PLPG diadakan di luar Malang / Batu. &lt;br /&gt;8. Undangan  / daftar nama peserta tiap tahap selalu kami tayangkan di web ini 7-10 hari sebelum pelaksanaan tiap tahap, dan juga kami kirimkan ke masing-masing kantor Dinas Pendidikan melalui surat dan fax. Bila nama bapak/ibu belum ada, berarti bukan pada tahap itu. Harap bersabar.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-7857161742241244827?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/7857161742241244827/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/06/jadwal-plpg-2011-di-psg-rayon-15.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/7857161742241244827'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/7857161742241244827'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/06/jadwal-plpg-2011-di-psg-rayon-15.html' title='JADWAL PLPG 2011 di PSG Rayon 15'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-7928550916266707636</id><published>2011-06-12T03:39:00.001+07:00</published><updated>2011-06-12T03:41:19.263+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PUISI'/><title type='text'>Jelang Akhir Dunia</title><content type='html'>BACALAH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bacalah!!!&lt;br /&gt;perintah dari langit turun ke bumi&lt;br /&gt;pada seorang manusia terpilih&lt;br /&gt;dibawa malaikat  tuntun umat&lt;br /&gt;arahkan kebaikan selamat dunia akhirat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lima belas abad titah baca itu tersiar&lt;br /&gt;menggema ke seantero jagad bundar&lt;br /&gt;tuntún manusia capai prestasi&lt;br /&gt;kadang&lt;br /&gt;lupakan diri sujud pada Ilahi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bacalah rotasi hidup&lt;br /&gt;yang gulirkan nasib dalam lingkar pergulatan&lt;br /&gt;amati polah manusia&lt;br /&gt;yang ia kira hidup selamanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lihatlah sekeliling&lt;br /&gt;bacalah tanda-tanda peradaban dunia&lt;br /&gt;ayat-ayat Tuhan sudah tunjukkan&lt;br /&gt;akhir dunia tunggu tiupan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-7928550916266707636?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/7928550916266707636/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/06/jelang-akhir-dunia.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/7928550916266707636'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/7928550916266707636'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/06/jelang-akhir-dunia.html' title='Jelang Akhir Dunia'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-6631045325229750130</id><published>2011-06-11T05:15:00.000+07:00</published><updated>2011-06-11T05:16:05.790+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENDIDIKAN'/><title type='text'>“BOS MODEL BLT”</title><content type='html'>Sesuatu yang gratis sering berkonotasi dengan kualitas buruk. Seperti ungkapan ada harga ada rupa. Tanpa uang jangan harap mendapat pelayanan terbaik. Akankah pendidikan gratis juga demikian? Kita tidak boleh apriori. Malah sebaliknya, dengan BOS seharusnya anak lebih terpacu berprestasi. Karena fakta menunjukkan, dengan BOS banyak anak bangsa terbantu pendidikannya.&lt;br /&gt; Hanya saja, di sana-sini masih terdengar kabar miring. Peruntukan BOS tidak tepat sasasaran dan waktu pencairan. Malah ada yang diselewengkan. Malah ada yang akhirnya harus berurusan dengan hukum. Hal ini yang akhirnya menimbulkan pertanyaan. Sekolah atau sistem yang salah? Ketika sekolah membelanjakan anggaran tentunya menggunakan rambu-rambu yang ada. Jadi kalau tetap salah berarti ada miss. Perbedaan tafsir terhadap kalimat yang tertera pada buku panduan penggunaan BOS antara sekolah dengan manager BOS ataupun pihak inspektorat.&lt;br /&gt;Banyak contoh temuan yang membuat sekolah kelimpungan. Ketika Badan Pemeriksa Keuangan  melakukan pengawasan, pihak BPK berpegangan dan menerjemahkan secara kaku apa yang tersurat pada buku panduan BOS. BPK tidak mau tahu dengan aplikasi riil di lapangan. Misalnya, banyak kegiatan siswa tidak bisa di spj-kan. Distribusi BOS baru dengan proporsi  30% untuk barang modal, 50%  belanja barang dan jasa  dan 20% untuk transport dan honor nampaknya juga mempersempit gerak sekolah menerapkan manajemen berbasis sekolah.  Bagaimana jika sekolah (negeri dan swasta) mempunyai banyak GTT/PTT dan bukan tenaga honorer ber-SK Bupati/Walikota? Hanya tergantung dari honor sekolah lewat BOS? Rasanya para GTT/PTT ini harus siap gigit jari atau di-PHK massal karena terbatasnya dana untuk honor. Atau terpaksa bertahan dengan honor seadanya sambil menunggu kebijakan baru, syukur  masuk data base. &lt;br /&gt;Sekolah pun kadang terpaksa ngutang. Disebabkan belum bisa mencairkan dana BOS karena spj belum rampung. Bendahara masih mengotak-atik angka agar spj-nya klop. Bendahara bekerja ekstra menyelesaikan pertanggungjawabannya kalau tidak mau kena semprit. Ancaman Kemendiknas memotong anggaran pendidikan bagi daerah yang terlambat menyalurkan BOS menambah beban psikologis pengelola BOS. Untuk memperoleh pendidikan gratis ternyata harus ditempuh melalui jalan berliku. Subsidi pendidikan benar-benar menguras tenaga dan pikiran. Bagaimana jika sanksi Kemendiknas itu benar-benar  diterapkan? Siapa yang disalahkan? Akanakan subsidi pendidikan tergerus hanya gara-gara keterlambatan administrasi? Ini berarti  menciptakan subsidi bermata dua. Berniat membantu tetapi mempersulit kinerja di lapangan.&lt;br /&gt;Maka tidak aneh, ketika Kemendiknas memwarning daerah yang belum menyalurkan BOS akan diberi sanksi, banyak daerah protes. Selaian mepetnya sosialisasi, rumitnya administrasi menjadi alasan utama pemerintah yang lambat menyalurkan BOS keberatan. Jika diberi sanksi pemotongan anggaran pendidikan pada tahun depan. Protes yang akhirnya ditanggapi Kemendiknas dengan memberi pendampingan kepada daerah.&lt;br /&gt;Terkait subisidi pendidikan dalam bentuk BOS  itu sendiri, sebenarnya masih perlu dikaji lagi. Efek pendidikan gratis dengan BOS tidak mendidik masyarakat. Menghilangkan tanggung jawab masyarakat, terutama orang tua mampu. Subsidi hanya untuk yang benar-benar tidak mampu setidaknya perlu menjadi pijakan. Seperti halnya listrik dan BBM. Kalimat di depan bahwa untuk memperoleh sesuatu yang bagus tetap perlu dana ada benarnya. Dan pendidikan bisa meniru apa yang dilakukan pemerintah ketika menaikkan harga BBM.  Bagi warga tidak mampu diberi Bantuan Langsung Tunai (BLT).  Sedang yang mampu tetap harus mengeluarkan biaya. Hanya saja karut marut seputar BLT kala itu perlu menjadi perhatian.  &lt;br /&gt;Yaa, BOS model BLT adalah alternatif pembiayaan pendidikan berkualitas untuk semua. Yang kurang mampu terbantu, yang mampu mempunyai tanggung jawab berbagi dengan sesama. Dengan BOS model BLT, setidaknya sekolah berkurang beban kerja dan psikologisnya. Bisa dirasakan sekolah utamanya bendahara BOS,  bagaimana  susahnya membuat SPJ. Tidak jarang para bendahara ini harus lembur larut malam, layaknya pegawai bank atau akuntan publik. Tidak hanya pagawai tata usaha, guru pun juga kecipratan jadi bendahara BOS. Tugas maha berat melebihi tugas pokok guru sebagai pendidik.  Jangan heran jika pada akhirnya banyak bendahara ini mengalami stress berat. Masuk rumah sakit dan terkena stroke. Honor yang diterima tidak sepadan dengan beban kerja. Saking beratnya, ada usulan dalam gagasan Jawa Pos agar sekolah mengangkat tenaga pengelola khusus BOS berlatar belakang akuntan.&lt;br /&gt;Di lapangan, adanya BOS bukan berarti semakin mudahnya menyediakan pelayanan terbaik bagi pendidikan. Penetapan ratio penggunaan BOS memaksa sekolah memeras otak. Pembatasan untuk pembinaan siswa.saja dirasa semakin sulit meningkatkan prestasi siswa. Memang, guru adalah PNS yang sudah mendapat gaji rutin setiap bulan. Namun juga wajar guru mendapat intensif  untuk tugas ekstra. Alasan guru tidak boleh diberi intensif lagi karena sudah mendapat tunjangan sertifikasi tidak tepat. Karena belum semua guru menikmatinya. &lt;br /&gt; Oleh karena itu mekanisme penyaluran dana BOS perlu diubah. Agar program pendidikan gratis tidak salah sasaran dan tidak membuat masyarakat dininabobokkan. Anak-anak orang mampu tidak sepantasnya menerima bantuan. Dana BOS disalurkan langsung ke orang tua tidak mampu melalui desa atau rekening, tidak lagi langsung ke sekolah. Seperti model BLT (Bantuan Tunai Langsung) sebagai kompensasi kenaikan BBM.&lt;br /&gt; Pemerintah daerah bersama sekolah melakukan pemetaan terhadap orang tua tidak mampu yang layak menerima bantuan. Sekolah menghitung biaya standar pendidikan dan kebutuhan pendidikan rata-rata setiap anak. Hasilnya diajukan ke pemerintah daerah untuk dikaji dan disahkan. Bantuan yang diberikan minimal sebesar perhitungan. Setelah diterimakan, orang tua membayarkannya ke sekolah. Sedang bagi yang mampu biaya pendidikannya swadana. Laporan penggunaan dari penerima BOS model BLT ini cukup dari bukti penerimaan yang dibuat desa berdasarkan penggunaan oleh orang tua siswa.  Dengan demikian sekolah tidak terlalu disibukkan dengan spj.  &lt;br /&gt; Kalaulah akhirnya BOS dengan mekanisme apapun pemerintah daerah tetap terlambat menyalurkan biaya pendidikan, pemda tetap diberi sanksi. Tetapi jangan yang langsung berhubungan dengan hajat hidup masyarakat seperti pendidikan. DAU untuk biaya operasional dan pengadaan barang serta jasa ditunda pencairannya. Jika ini diberlakukan akan menjadi sock terapy. Siapa pun kepala daerah kan berpikir 1000 kali jika dana pegawai tidak terbayarkan gara-gara BOS tidak cair. Di era demokrasi Pilkada, pencitraan publik akan menentukan nasib seorang pemimpin. Dan BOS dapat sebagai kartu As. Semoga BOS tidak menjadi alat politik.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-6631045325229750130?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/6631045325229750130/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/06/bos-model-blt.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/6631045325229750130'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/6631045325229750130'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/06/bos-model-blt.html' title='“BOS MODEL BLT”'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-3845756540281075993</id><published>2011-06-10T03:10:00.001+07:00</published><updated>2011-06-10T03:10:42.068+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SOSMAS'/><title type='text'>Urus KTP dan SIM Wajib Hafal Pancasila</title><content type='html'>Kekuatiran nilai-nilai Pancasila mulai luntur dalam masyarakat sesuatu yang mencemaskan.  Jangankan menerapkan, banyak masyarakat kita yang tidak tahu atau hafal sila-sila Pancasila. Jika tidak diantisipasi bisa jadi banyak yang tidak tahu apa itu Pancasila.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makanya wajar, bila banyak pihak menyarankan agar pendidikan Pancasila dihidupkan kembali. Hanya saja, jika hal ini diberlakukan baru efektif terhadap anak sekolah. Sedang masyarakat umum belum. Perlu jurus sederhana agar masyarakat kembali memahami arti Pancasila. Minimal hafal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu caranya dengan mewajibkan warga yang mengurus surat-surat terkait kependudukan atau persyaratan bersifat individu wajib menghafalkan Pancasila. Ketika mengurus KTP, SIM, Akta kelahiran atau yang akan menikah diharuskan  melafalkan Pancasila di depan petugas. Jika belum hafal tidak diberikan surat-suratnya. Dengan hafal Pancasila minimal masyarakat tahu, memahami dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-3845756540281075993?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/3845756540281075993/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/06/urus-ktp-dan-sim-wajib-hafal-pancasila.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/3845756540281075993'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/3845756540281075993'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/06/urus-ktp-dan-sim-wajib-hafal-pancasila.html' title='Urus KTP dan SIM Wajib Hafal Pancasila'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-6656534019246549627</id><published>2011-06-09T05:06:00.000+07:00</published><updated>2011-06-09T05:07:26.757+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENDIDIKAN'/><title type='text'>Siswa SMA Wajib Memiliki Keahlian</title><content type='html'>Tahun ini diperkirakan sekitar 1,2 juta lulusan SMA menganggur. Mahalnya biaya kuliah dan minimnya ketrampilan lulusan SMA membuat alumni SMA enggan kuliah tetapi sulit bersaing di bursa kerja. Akhirnya banyak dari mereka bekerja di sektor non formal. Bekerja seadanya. Sebuah dilema pendidikan. Salah satu sebabnya, dalam kurikulum SMA jarang sekali yang menyediakan pendidikan ketrampilan. Kebanyakan bersifat kognitif. Perlu pembaharuan kurikulum SMA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila ada wacana penggodokan kurikulum, seyogyanya untuk tingkat SMA disediakan mata pelajaran keahlian. Seperti di SMK, tetapi lebih aplikatif dan pragmatis yang banyak dibutuhkan dunia usaha. Siswa diberi pilihan sesuai dengan minat dan bakatnya. Tentu saja sekolah juga harus menyediakan guru yang ahli di bidangnya. Sebelum SMA &lt;br /&gt;memiliki tenaga pengajar bidang keahlian, untuk sementara bekerja sama dengan SMK.&lt;br /&gt;Untuk menambah ketrampilan, di masa libur sekolah para siswa magang di tempat usaha. Di akhir pendidikan SMA diadakan uji kompetensi dan diberi sertifikat keahlian. Sehingga jika selepas SMA tidak melanjutkan kuliah, mereka bisa langsung bekerja atau membuka usaha sendiri.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-6656534019246549627?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/6656534019246549627/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/06/siswa-sma-wajib-memiliki-keahlian.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/6656534019246549627'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/6656534019246549627'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/06/siswa-sma-wajib-memiliki-keahlian.html' title='Siswa SMA Wajib Memiliki Keahlian'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-1108858848552951908</id><published>2011-06-08T04:55:00.000+07:00</published><updated>2011-06-08T04:57:28.658+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PUISI'/><title type='text'>BUKU CINTA</title><content type='html'>BUKU CINTA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tak ada kue tart&lt;br /&gt;tak ada lilin menyala&lt;br /&gt;tak ada nyanyian gegap gempita&lt;br /&gt;bunga pun tak tersampaikan kepadanya&lt;br /&gt;ini buat hadiah tak ternilai&lt;br /&gt;sebuah buku&lt;br /&gt;penyejuk kalbu&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-1108858848552951908?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/1108858848552951908/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/06/buku-cinta.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/1108858848552951908'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/1108858848552951908'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/06/buku-cinta.html' title='BUKU CINTA'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-7805572178156676270</id><published>2011-06-07T05:55:00.000+07:00</published><updated>2011-06-07T05:56:26.465+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENDIDIKAN'/><title type='text'>Siswa nakal tidak diberi SKKB</title><content type='html'>Tidak jauh berbeda dengan anak  SMA, begitu kelulusan SMP diumumkan Sabtu 4 Juni lalu anak-anak SMP ini ada juga yang merayakan dengan konvoi dan corat-coret baju. Dan kebanyakan diantara mereka belum punya SIM. Meski  sekolah sudah melarang dan akan memberi pengumuman lewat jalur surat atau telpon, namun anak-anak ini mengabaikannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadang aksi seperti ini tidak berhenti pada hari kelulusan saja. Ketika mereka menyelesaikan administrasi terkait ijazah dan persyaratan melanjutkan sekolah, aksi tidak terpuji masih berlanjut. Jika tidak dicegah bisa membahayakan dan mengganggu ketertiban masyarakat serta sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu pihak kepolisian dan sekolah harus bertindak tegas. Anak-anak yang berkonvoi ditilang. Anak yang seragamnya tidak tertib dan penuh corat coret tidak dilayani pengurusan administrasi kelulusannya. Terutama yang diketahui berkonvoi dan bertindak nakal, untuk sementara tidak diberi Surat Keterangan Kelakuan Baik dari sekolah. Baru setelah mereka tertib dan sopan ke sekolah, SKKB-nya diberikan. Hal ini sebagai pelajaran bagi adik-adiknya, agar tahun depan aksi nakal para lulusan tidak terulang lagi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-7805572178156676270?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/7805572178156676270/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/06/siswa-nakal-tidak-diberi-skkb.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/7805572178156676270'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/7805572178156676270'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/06/siswa-nakal-tidak-diberi-skkb.html' title='Siswa nakal tidak diberi SKKB'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-6839435976005275647</id><published>2011-06-06T02:48:00.001+07:00</published><updated>2011-06-06T02:50:27.900+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENDIDIKAN'/><title type='text'>KELULUSAN UN 2011,  TANTANGAN  DAN DILEMA GURU DAN SEKOLAH</title><content type='html'>“MENKONTROL BUKAN  MENGKATROL”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hajatan tahunan dunia pendidikan Indonesia kembali digelar, bertajuk Ujian Nasional. (UN). Sebagaimana orang punya hajat, pernak pernik pendukung disiapkan. Panitia, menu hidangan, susunan acara hingga seksi keamanan disiapkan. Bak menyambut tamu VVIP, prosedur operasional standart (POS) ditata apik. Secara hitam putih UN dijamin aman dari gangguan apapun. Termasuk dari teroris. Siapa tahu para teroris yang kini berulah menyebar paket bom buku  juga akan memasang bom pada paket ujian nasional. Semoga saja tidak ada bom dalam paket UN. Yang ada 5 paket soal berbeda kode&lt;br /&gt;Namun  sayang, lagi-lagi pemerintah lamban dalam menyiapkan perangkat peraturan. Jika pada 2009/2010 aturan terkait UN diteken Oktober 2009 , tahun ini baru diteken di penghujung 2010, 31 Desember 2010.  Para siswa, guru dan pelaksana lapangan level bawah menunggu ada kebijakan yang menguntungkan siswa.  Dan begitu Permendiknas RI nomor 45 dan 46 terbit, banyak yang bersorak sorai.  Formula kelulusan siswa bagaikan air hujan di musim kemarau. Begitu perkiraan  sementara waktu itu.&lt;br /&gt;Namun apa yang terjadi berikutnya. Memperhatikan permen dan melihat rapor siswa, formula ini justru menggoda iman. Para guru, kepala sekolah harus menghela nafas panjang. Formula kelulusan itu sedap dipandang namun tidak enak dimakan. Apa sebab? Jika nilai anak dimasukkan, membuat sekolah kuatir.  Bukan akan menolong kelulusan, tetapi justru bisa membunuh nasib anak. Mengapa demikian? &lt;br /&gt;Sesuai KTSP, setiap sekolah punya kebijakan mengembangkan kurikulum termasuk perangkat evaluasi. Beracuan belajar tuntas yang didasarkan pencapaian nilai terhadap KKM, kebanyakan KKM untuk mata ujian nasional seperti Matematika, Bahasa Inggris dan IPA nilainya rendah. Tentunnya ini sudah didasarkan analisis unsur KKM yaitu kompleksitas, daya dukung dan intake siswa. &lt;br /&gt;Yaa, rapor dan formula kelulusan tidak lahir bersamaan. Rapor membawa misi tuntas belajar, formula kelulusan membawa misi sukses wajar. Sama-sama bagus, namun berbeda perlakuan. Nilai rapor diperoleh melalui jalan terjal. Mulai penentuan KKM, pembelajaran, hinggá  evaluasi beserta remedinya. Bahkan untuk sekolah yang merasa peserta didiknya bermodal kemampuan pas-pasaan, KKM-nya pun dibuat rendah. Sesuai kondisi riil lapangan. Jadi mudah dijumpai nilai anak mepet dengan KKM. Itupun sudah beberapa kali remedi. Yang penting nilai anak sudah melampau KKM. Beres! Begitu pemikiran para guru waktu itu &lt;br /&gt;Sementara formula UN, tinggal  menunggu masukan data. Nah disinilah, masalahnya. Berdasar hitungan dan simulasi, banyak anak yang jika nilainya digabung belum membantu kelulusan siswa. Formula kelulusan hanyalah benda mati yang tidak bisa menilai kompetensi anak yang dinyatakan bukan dalam bentuk angka. Artinya sebaik apappun kompetensi anak di luar penilaian dalam rapor atau UN, tidak akan membantu kelulusan. Ini salah satu kelemahan formula kelulusan itu.&lt;br /&gt;Lantas apa yang akan dilakukan dalam waktu sesingkat ini? Sekolah harus kerja ekstra. Memberi pelajaran tambahan, mengadakan try out berulang kali, mempersiapkan mental spiritual dsb. Ibaratnya, siswa bagaikan bahan baku. Diolah sedemikian rupa agar siap menghadapi segala kemungkinan. &lt;br /&gt;Sementara keinginan Kemendiknas melaksanakan UN secara jujur tetap menjadi jargon utama. Jujur dan berprestasi. Sebuah semangat membangun  kader bangsa berkarakter mulia dan handal. Namun berbekal semangat tanpa modal  belum cukup. Pembaca tentu pernah mendengar pembukuan ganda bukan? Kalau rapor ganda, adakah? Kabar burung pun tersiar. Karena aturan harus dijalankan, dan nilai yang terpampang di depan mata menggelisahkan, serta kemungkinan mengatur strategi mengerjai unas sulit dilakukan, ada upaya membuat rapor ganda. Setidaknya ada penggantian nilai rapor. &lt;br /&gt;Kegelisahan ini ternyata ditangkap pihak lain. Tidak ingin kecurangan UN pindah motif, ,beberapa pihak mengusulkan penarikan rapor ke tingkat atas. Dikumpulkan di dinas pendidikan atau di tempat tertentu.  Bukan hanya dinas pendidikan yang urun rembug, dewan pendidikan dan para pemerhati pendidikan juga usul sama. Berbagai tanggapaun muncul, ada yang setuju ada yang tidak.  Ada yang ketakutan dan ada yang siap. Begitu diwartakan mass media beberapa waktu lalu. Mengapa?&lt;br /&gt;Langkah pengamanan dokumen penilaian mulai rapor, legger atau buku induk sebenarnya langkah efektif mencegah manipulasi data. Termasuk proses ujian yang menjadi kewenangan sekolah. Pengawasan, koreksi silang penuh ataupun koreksi dengan komputer juga dapat menjadi antisipasi kecurangan sejak dini. Namun, semua kembali kepada kemauan dan keberanian. Kebesaran jiwa guru, kepala sekolah, kepala dinas sampai kepala daerah melaksanakan dan menerima hasil UN adalah kunci UN jujur dan berprestasi. Apa yang terjadi selama ini adalah buah evaluasi. Hanya saja, apakah evaluasi itu berdasar data yang valid? Budaya Asal Bapak Senang (ABS) dan cari posisi aman akhirnya menjadi bumerang. Dan yang lebih fatal justru kesalahan ini diamini.  Diajak masuk jurang kok mau, gitu looch.&lt;br /&gt;Maka tidak heran jika menjelang Ujian Nasional 2010/2011 tidak lagi terdengar penekenan pakta kejujuran, ikrar ataupun apel siap melaksanakan UN dengan jujur. Siap lulus dan siap gagal UN bersemboyankan UN Fair Paly. Nampaknya pelaksaan UN 5 kode soal berbeda dianggap cukup mewakili kejujuran UN. Mengapa tidak sekalian 20 kode beda? Toh dengan teknologi hal ini tidak lagi menjadi kendala. Sosialisasi UN kepada perwakilan dinas pendidikan Desember 2010 oleh Kemendiknas juga dianggap sudah mampu meredam pemerintah daerah agar tidak menarget atau memberi beban berat terhadap hasil UN. Beban yang malah menggoda berbuat curang.  Kenyataannya?&lt;br /&gt;Oleh karena itu sekolah sebagai garda terdepa pencetak kader bangsa mempunyai peran penting untuk menyukseskan UN dalam arti sebenarnya. Sukses persiapan, pelaksanaan dan hasil. Tidak ada catatan cacat. Kesiapan semua pihak dalam rangkaian UN akan menghasilkan buah berkualitas. Bukan buah semu. Kesuksesan semu hanya akan menjadi racun yang akan menjerumuskan. Tidak perlu melakukan hal-hal yang justru akan merugikan masa depan bangsa secara makro.&lt;br /&gt;Okelah, kebijakan UN tahun ini menjawab sebagian harapan masyarakat. Namun Formula kelulusan bukan harga mati. Sambil mencoba formula tersebut dan melihat proses hingga hasil UN, ke depan model UN tetap harus dievaluasi secara kritis dan jujur. UN 2011 ini harus menjadi momentum terbaik untuk evaluasi dan instrospeksi dunia pendidikan. Wajar dalam sebuah perjuangan ada kegagalan. Kegagalan yang dapat dijadikan guru terbaik bagi siapapun. Tidak perlu mengkatrol nasib anak. Biarlah anak berjuang menentukan nasibnya sendiri dan bangga dengan kemampuannya. Guru dan sekolah perlu mengkontrol perkembangan belajar anak. Memberi bekal ilmu dan pesan moral yang benar. UN bukan ritual yang harus ditakuti.  Sehingga menjalani UN dengan jujur dan benar bukan lagi sekedar jargon atau  mimpi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-6839435976005275647?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/6839435976005275647/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/06/kelulusan-un-2011-tantangan-atau-dilema.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/6839435976005275647'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/6839435976005275647'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/06/kelulusan-un-2011-tantangan-atau-dilema.html' title='KELULUSAN UN 2011,  TANTANGAN  DAN DILEMA GURU DAN SEKOLAH'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-5534003419022106011</id><published>2011-06-05T05:35:00.001+07:00</published><updated>2011-06-05T05:35:57.960+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PUISI'/><title type='text'>PESTA ANAK SEKOLAH</title><content type='html'>PESTA ANAK SEKOLAH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dihimpit beban moral&lt;br /&gt;Dari ujian yang terasa kejam&lt;br /&gt;Ancam peluang rusak masa depan&lt;br /&gt;Hempaskan cita jauh terpental&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kabar lulus ledakkan emosi&lt;br /&gt;Luapkan ekspresi arak berkonvoi&lt;br /&gt;Jadi seniman dadakan lukis grafiti&lt;br /&gt;Hiasi baju dan tembok&lt;br /&gt;Dengan sapuan semprotan pilox&lt;br /&gt;Luapkan kemenangan bagai perang telah usai&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-5534003419022106011?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/5534003419022106011/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/06/pesta-anak-sekolah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/5534003419022106011'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/5534003419022106011'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/06/pesta-anak-sekolah.html' title='PESTA ANAK SEKOLAH'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-1366418842779149021</id><published>2011-06-04T05:09:00.000+07:00</published><updated>2011-06-04T05:10:36.041+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENDIDIKAN'/><title type='text'>Jangan naikkan syarat kelulusan</title><content type='html'>Evaluasi UN dahulu, Jangan naikkan syarat kelulusan&lt;br /&gt;Naiknya tingkat kelulusan SMP/SMA berbuah optimisme. Melihat pencapaian tinggi ini, beberapa waktu lalu (sesaat setelah kelulusan SMA diumumkan), Kemendiknas berwacana menaikkan syarat kelulusan pada UN tahun depan.  Dari 5,50 menjadi 6,00. Meski besaran angka kelulusan masih akan dikaji, namun hal ini perlu direnungkan kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenaikan kelulusan yang hanya sedikit (SMP dari 99,42% menjadi 99,45%) belum bisa dijadikan dasar kuat. Karena kelulusan ini 40%-nya ditopang nilai sekolah (NS). Seperti disampaikan Kemendiknas sendiri, NS itupun ditengarai terjadi mark up. Rata-rata nilainya bagus, antara tujuh dan delapan. Bila menggunakan syarat kelulusan tahun sebelumnya, justru akan banyak yang tidak lulus. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itulah sistem UN harus dievaluasi. Agar tidak melahirkan  korupsi/manipulasi nilai perlu pemberian aturan rentang nilai antar NS dan nilai UN. Jika NS tetap dipakai, sejak kelas VII/X setiap semester dikumpulkan di Kemendiknas dalam file bank nilai. Tipe 5 soal berbeda dikembangkan menjadi 20 type. Toh teknologi mampu mengatasinya. Sehingga anak Indonesia bisa bangga dengan nilainya sendiri.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-1366418842779149021?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/1366418842779149021/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/06/jangan-naikkan-syarat-kelulusan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/1366418842779149021'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/1366418842779149021'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/06/jangan-naikkan-syarat-kelulusan.html' title='Jangan naikkan syarat kelulusan'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-636908934642931367</id><published>2011-06-03T05:57:00.000+07:00</published><updated>2011-06-03T05:58:08.326+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENDIDIKAN'/><title type='text'>Sanksi bagi calon mahasiswa mangkir</title><content type='html'>Jalur masuk perguruan tinggi negeri lewat undangan maupun PMDK belum dimanfaatkan maksimal. Hal ini nampak dari kosongnya ribuan kursi jalur undangan dan tidak daftar ulangnya calon mahasiswa yang sudah diterima lewat jPMDK. Dimungkinkan diantara mereka ada yang sekedar mencari aman dulu, dan mengikuti SNMPTN untuk memilih jururan favorit. Begitu nanti diterima, jatah jalur undangan/PMDK dilepas. Atau  ada yang jadi joki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan tidak mengambil haknya ini merugikan karena menutup kesempatan calon mahasiswa lain. Padahal masih banyak yang bersusah payah mendapat kursi PTN lewat jalur khusus ini. Hal ini berlanjut ketika hasil SNMPTN diumumkan, juga ada yang tidak daftar ulang karena merasa pilihannya tidak sesuai. Dan kembali memilih jurusan lewat jalur undangan. Kursi hasil SNMPTN pun banyak lowong. Ini berlangsung setiap tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlu kebijkan agar kesempatan memperoeh pendidikan di PTN tidak menjadi permainan. Agar memberi kesempatan untuk semua dan terhindar dari perjokian. Bagi mahasiswa yang tidak daftar ulang lewat jalur undangan, PMDK ataupun SNMPTN diberi sanksi. Dicoret dari proses penerimaan tahun ini. tetapi diberi kesempatan tahun mendatang.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-636908934642931367?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/636908934642931367/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/06/sanksi-bagi-calon-mahasiswa-mangkir.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/636908934642931367'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/636908934642931367'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/06/sanksi-bagi-calon-mahasiswa-mangkir.html' title='Sanksi bagi calon mahasiswa mangkir'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-7861719164701664910</id><published>2011-06-02T05:04:00.001+07:00</published><updated>2011-06-02T05:04:55.878+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PUISI'/><title type='text'>BUAT BOSS</title><content type='html'>BUAT BOSS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Boss..&lt;br /&gt;Hari ini anakku mau sekolah&lt;br /&gt;Butuh biaya bayar buku&lt;br /&gt;Uang kasbon belum cukup&lt;br /&gt;Tutupi hutang yang masih menumpuk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Boss&lt;br /&gt;Anakku lulus unas&lt;br /&gt;Bolehkah aku kasbon lagi&lt;br /&gt;Siapkan anak sekolah tinggi&lt;br /&gt;Gantikan aku kelak nanti&lt;br /&gt;Bayar hutangku yang tak bakal lunas&lt;br /&gt;Hingga kerjaku nanti tuntas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Boss&lt;br /&gt;Gaji bulan depan tak akan kuambil&lt;br /&gt;Ku kan kerja tebus jasa&lt;br /&gt;Doa’akan aku sehat kuat&lt;br /&gt;Aku akan terus berkarya&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-7861719164701664910?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/7861719164701664910/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/06/buat-boss.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/7861719164701664910'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/7861719164701664910'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/06/buat-boss.html' title='BUAT BOSS'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-1517160157345343851</id><published>2011-06-01T05:15:00.001+07:00</published><updated>2011-06-01T05:15:26.098+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENDIDIKAN'/><title type='text'>Kuota PSB Antar Daerah</title><content type='html'>Setiap warga negara mempunyai hak memperoleh pendidikan berkualitas. Maka tidak heran dalam penerimaan siswa baru (PSB) banyak orang tua berbondong-bondong mencari sekolah bermutu. Meski sekolah bermutu itu di luar kabupaten/kota tempat tinggalnya. Pemerintah daerah juga berlomba menjaring bibit unggul untuk mengangkat nama daerahnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pro kontra PSB pun bermunculan. Kekuatiran putra daerah justru tidak mendapat kursi di wilayahnya sendiri memunculkan usulan, agar siswa dari luar daerah dibatasi. Sementara daerah yang mempunyai bibit unggul juga kuatir bila putra daerah terbaiknya melanjutkan sekolah ke daerah lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu perlu diadakan aturan bersama PSB antar daerah. Diantaranya ada kuota PSB antar daerah. Agar tidak terkesan antar daerah saling serobot siswa baru. Hal ini juga dimaksudkan supaya terjadi pemerataan kualitas pendidikan. Jangan sampai siswa-siswa terbaik terakumulasi di satu daerah. Sebaliknya pemerintah daerah yang kuatir siswa terbaiknya dibajak daerah lain, hendaknya introspeksi dan terlecut memperbaiki pelayanan pendidikannnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-1517160157345343851?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/1517160157345343851/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/06/kuota-psb-antar-daerah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/1517160157345343851'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/1517160157345343851'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/06/kuota-psb-antar-daerah.html' title='Kuota PSB Antar Daerah'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-7112801531596481895</id><published>2011-05-31T05:30:00.000+07:00</published><updated>2011-05-31T05:31:10.347+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SOSMAS'/><title type='text'>Stop impor gula</title><content type='html'>Ada penyakit yang selalu membayangi petani. Setiap masa panen tiba, harga panennya turun. Yaa gabah, kedelai, jagung juga tebu. Gula misalnya, beberapa waktu lalu harganya cukup tinggi. Kini harga gula mulai turun. Padahal sekarang pabrik gula mulai giling. Otomatis harga tebu petani juga tidak tinggi seperti yang diharapkan. Hal ini ditengarai karena adanya gula impor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum lagi curah hujan yang berlebihan sepanjang tahun ini memperburuk nasib petani. Kualitas tebu tidak optimal. Sementara ongkos produksi semakin naik. Saat panen saja, karena area tebu banyak yang belum bisa dilalui kendaraan, ada tambahan ongkos kuli angkut ke kendaraan. Pada akhirnya keuntungan petani tebu hanya sedikit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu perlu kebijakan yang membela kepentingan petani tebu. Seperti halnya gabah, ada penetapan harga dasar pembelian tebu rakyat. Pemerintah juga harus menghentikan impor gula. Baik gula murni ataupun gula ravinasi. Terlebih di saat petani memanen tebunya. Sehingga manisnya gula bisa semanis nasib petani tebu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-7112801531596481895?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/7112801531596481895/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/05/stop-impor-gula.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/7112801531596481895'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/7112801531596481895'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/05/stop-impor-gula.html' title='Stop impor gula'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-7509660119158454081</id><published>2011-05-30T05:11:00.000+07:00</published><updated>2011-05-30T05:12:01.168+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENDIDIKAN'/><title type='text'>SATU GURU SERTIFIKASI SATU ANAK ANGKAT</title><content type='html'>Program pendidikan gratis lewat BOS memang sangat membantu masyarakat ekonomi lemah. Dengan program ini harapan pendidikan berkualitas untuk semua segera terwujud. Apalagi ditunjang dengan peningkatan profesionalisme guru lewat sertifikasi beserta pemberian tunjangan profesi pendidik (TPP). Kedua program tersebut bila berjalan sinergis akan menciptakan  intelektual-intelektual muda.&lt;br /&gt; Hanya saja BOS baru menyentuh biaya pendidikan di sekolah. Masih ada biaya penunjang pendidikan yang harus dipikul orang tua. Pakaian, buku beserta alat tulis, transportasi termasuk uang saku dan lain-lain. Ketiadaan biaya untuk hal seperti itu sering menjadi penyebab putus sekolah ataupun tidak mampu melanjutkan ke jenjang lebih tinggi. Diperlukan uluran tangan untuk membantu mereka. Salah satunya oleh guru, utamanya yang sudah menerima TPP.&lt;br /&gt; Satu guru sertifikasi minimal memberi santunan  satu siswa sebagai anak angkat utamanya di sekolahnya sendiri. Dengan demikian uang TPP-nya lebih bermanfaat. Tidak hanya untuk peningkatan profesionalisme dan kesejahteraan, tetapi juga untuk siswanya. Dengan cara ini guru benar-benar menjadi teladan. Ing garso sung tulodo, ing madyo mangun karso, tut wuri handayani.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-7509660119158454081?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/7509660119158454081/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/05/satu-guru-sertifikasi-satu-anak-angkat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/7509660119158454081'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/7509660119158454081'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/05/satu-guru-sertifikasi-satu-anak-angkat.html' title='SATU GURU SERTIFIKASI SATU ANAK ANGKAT'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-836075047787001859</id><published>2011-05-29T05:38:00.001+07:00</published><updated>2011-05-29T05:38:47.849+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PUISI'/><title type='text'>NASIONALIS TULEN</title><content type='html'>NASIONALIS TULEN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alas kaki pakai terompah&lt;br /&gt;Produk kayu belakang rumah&lt;br /&gt;Kain katun bungkus badan&lt;br /&gt;Hasil tenunan benang kapas di ladang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perut kembung terisi&lt;br /&gt;Angin!&lt;br /&gt;Yang penuhi ruang diantara batas&lt;br /&gt;Diafagma perut dan dada&lt;br /&gt;Yang sebagian sisi terganjal &lt;br /&gt;kenyalnya ketela&lt;br /&gt;Beri energi &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di atas pertiwi jiwa dipertaruhkan&lt;br /&gt;Olah tanah perpanjang nyawa&lt;br /&gt;Tak bergeming pergulatan dunia&lt;br /&gt;Bumi dipijak langit disangga&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-836075047787001859?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/836075047787001859/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/05/nasionalis-tulen.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/836075047787001859'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/836075047787001859'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/05/nasionalis-tulen.html' title='NASIONALIS TULEN'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-7577006392962115836</id><published>2011-05-28T05:13:00.001+07:00</published><updated>2011-05-28T05:13:46.600+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SOSMAS'/><title type='text'>Lampu siang untuk R4</title><content type='html'>Tertib lalu lintas merupakan kunci lancar dan amannya berkendara. Kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan bergantung kepada ketaatan pengendara. Ada atau tidak ada petugas. Dengan safety riding, kecelakaan bisa diminimalisasi. Salah satu safety riding yang belum dimaksimalkan pengendara ialah menyalakan lampu pada siang hari. Itu pun baru ditekankan kepada pengendara sepeda motor (R2). Untuk kendaraan roda empat (R4) belum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Seperti  yang diberlakukan di beberapa negara, salah satu diantaranya Swedia, menyalakan lampu pada siang hari perlu juga diberlakukan bagi R4. Untuk penerapan di tanah air, agar tidak terlalu menyilaukan pengendara dari arah depan, yang dinyalakan adalah lampu rendah saja. Dengan demikian sopir lebih mudah mendeteksi jika ada mobil dari arah depan. Kecelakaan pun dapat dihindari. Sopir aman penumpang tenang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Tulisan ini dimuat harian Jawa Pos pada gagasan hari Jumat 27 Mei 2011&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-7577006392962115836?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/7577006392962115836/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/05/lampu-siang-untuk-r4.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/7577006392962115836'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/7577006392962115836'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/05/lampu-siang-untuk-r4.html' title='Lampu siang untuk R4'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-9134568556675550795</id><published>2011-05-27T05:05:00.000+07:00</published><updated>2011-05-27T05:06:34.085+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENDIDIKAN'/><title type='text'>PT berstandar interNasional</title><content type='html'>Peningkatan mutu pendidikan menjadi program utama pemerintah. Di tingkat pendidikan dasar dan menengah program Sekolah berstandar Nasional dan Internasional (SSN/SBI) menjadi andalan. Di tengah pro kontra keberadaan (R)SBI, pendidikan lokal berwawasan global perlu dukungan dan pengembangan. Salah satunya menyediakan perguruan tinggi berstandar internasional (PTBI)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang  sudah ada perguruan tinggi Indonesia yang mendunia seperti UGM, Unair, ITB, UI dsb. Namun ini masih terlalu sedikit dibanding kuantitas PT yang ada. Untuk itu kuantitas PTBI perlu ditambah. Sehingga PT Indonesia semakin diakui dunia.Tidak hanya menyediakan kelanjutan lulusan SMA SBI, tetapi juga menjadi rujukan PT luar negeri yang mau melanjutkan kuliahnya di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika PT di tanah air kualitasnya sudah diakui dunia, ini juga akan mencegah lulusan SMA melanjutkan kuliah di luar negeri. Para lulusan terbaik juga tidak tergiur beasiswa melanjutkan kuliah ke negeri manca yang pada akhirnya setelah lulus direkrut bekerja di negeri orang. PTBI menjadi  pendidikan kualitas untuk anak negeri.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-9134568556675550795?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/9134568556675550795/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/05/pt-berstandar-internasional.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/9134568556675550795'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/9134568556675550795'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/05/pt-berstandar-internasional.html' title='PT berstandar interNasional'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-1836770064981646139</id><published>2011-05-26T05:31:00.000+07:00</published><updated>2011-05-26T05:32:10.465+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SOSMAS'/><title type='text'>Satpol PP berseragam Batik</title><content type='html'>Pekan swadesi  memberi nuansa lain. Tidak hanya dari segi tampilan, tetapi juga membuat pemakai batik menjadi lebih elegan, santun dan berwibawa. Ini menunjukkan bahwa busana benar-benar mempengaruhi jiwa pemakainya. Untuk itu pemakaian batik jangan hanya dalam rangkaian hari Kebangkitan Nasional. Juga tidak untuk kalangan pegawai negeri/swasta sipil saja. Pegawai lain yang sering bersentuhan langsung dengan masyarakat ada baiknya berseragam batik. Salah satunya Satpol PP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena jika selama ini anggota satpol PP berseragam ala militer, orang akan takut. Hampir selalu menganggap kedatangan Satpol PP akan menertibkan bahkan mengusir mereka. Sering terjadi cara penertibannya kasar yang dimungkinkan dipengaruhi seragamnya. Sehingga banyak orang berpandangan miring kepada petugas Satpol PP. &lt;br /&gt;Oleh karena itu ketika menjalankan tugasnya Satpol PP seyogyanya berseragam batik. &lt;br /&gt;Dengan berseragam batik dapat berdampak positif kepada anggota Satpol PP ketika melaksanakan tugasnya. Masyarakat lebih bisa menerima kedatangannya bak menerima tamu. Permasalahannya pun dapat tuntas dengan damai.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-1836770064981646139?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/1836770064981646139/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/05/satpol-pp-berseragam-batik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/1836770064981646139'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/1836770064981646139'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/05/satpol-pp-berseragam-batik.html' title='Satpol PP berseragam Batik'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-9048431188413086942</id><published>2011-05-25T05:29:00.000+07:00</published><updated>2011-05-25T05:30:06.769+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SOSMAS'/><title type='text'>Membebaskan Sungai dari jamban massal</title><content type='html'>Sungai masih menjadi sumber penghidupan. Mulai untuk pengairan, memelihara ikan, wisata hingga untuk bahan air minum. Perlu pemeliharaan agar keberadaan sungai dapat terus dimanfaatkan dan lestari. Sayang, kini keberadaan sungai semakin terancam. Limbah industri dan rumah tangga mencemarinya. Di sisi kiri kanan, bahkan di atasnya banyak berdiri bangunan. Di sepanjang tepian pun berdiri jamban. Mungkin Indonesia menjadi pemegang rekor dunia sebagai negara yang mempunyai jamban terpanjang di dunia.&lt;br /&gt; Kurangnya kesadaran terhadap kesehatan serta belum tersedianya jamban umum yang memadai. Akhirnya warga yang mukim di sekitar sungai membuat jamban praktis dan ekonomis. Mereka tidak mempedulikan kesehatan.&lt;br /&gt;Agar sungai terbebas dari jamban massal, seyogyanya setiap RT yang tinggal di sekitar bantaran sungai membuat jamban umum sesuai persyaratan kesehatan. Tidak  boleh membuang air buangan jamban ke sungai. Jika ada jamban di tepi sungai dan yang membuang limbahnya ke sungai di bongkar. Sehingga sungai bersih dan lebih banyak memberi manfaat kepada warga&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-9048431188413086942?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/9048431188413086942/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/05/membebaskan-sungai-dari-jamban-massal.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/9048431188413086942'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/9048431188413086942'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/05/membebaskan-sungai-dari-jamban-massal.html' title='Membebaskan Sungai dari jamban massal'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-3966254123036496090</id><published>2011-05-24T05:05:00.000+07:00</published><updated>2011-05-24T05:06:24.106+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENDIDIKAN'/><title type='text'>Satu Hari Siswa Berpakaian Batik</title><content type='html'>Setiap menyambut hari Kebangitan Nasional diadakan pekan swadesi. Para pegawai baik negeri maupun swasta dianjurkan berpakaian batik. Wujud nasionalisme terhadap budaya asli Indonesia yang sudah diakui  dunia. Ajakan berpakain batik perlu diperluas kepada anak-anak sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena selain seragam sekolah (OSIS), saat ini banyak sekolah mempunyai seragam khusus bercirikan sekolah bersangkutan. Seragam khusus ini pun kadang berlebihan. Ada yang menyerupai seragam tentara dengan berbagai atribut. Sangat jarang seragam khusus ini bercorak batik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memasuki tahun ajaran baru nanti seyogyanya sekolah mencanangkan satu hari dalam satu pekan berseragam batik. Corak batik dapat diseragamkan satu sekolah atau satu wilayah. Bisa juga corak batik bebas. Siswa bebas memilih corak sesuai selera dan membeli di pasar sesuai kemampuan. Sehingga sekolah tidak dianggap mencari keuntungan dari jual beli seragam batik. Dengan berbatik, siswa semakin tertanam nasionalismenya. Bangga terhadap budaya sebagai bagian  pendidikan karakter bangsa.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-3966254123036496090?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/3966254123036496090/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/05/satu-hari-siswa-berpakaian-batik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/3966254123036496090'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/3966254123036496090'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/05/satu-hari-siswa-berpakaian-batik.html' title='Satu Hari Siswa Berpakaian Batik'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-4115260576368229707</id><published>2011-05-23T05:19:00.001+07:00</published><updated>2011-05-23T05:19:34.984+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SOSMAS'/><title type='text'>Mantan Pemain Timnas Jadi Ketua PSSI</title><content type='html'>Kongres PSSI untuk memilih ketua umum  PSSI deadlock. Indonesia terancam sanksi dari FIFA. Kengototan peserta kongres mengusung calon ketua umum yang sudah jelas dilarang FIFA menjadi salah satu sebab. Sepertinya kita sudah kesulitan mencari figur pemimpin persepakbolaan nasional. Padahal masih banyak tokoh sepak bola yang mampu mengelola PSSI. Sayang, adanya kepentingan selain persepakbolaan nasional membuat kita merugi.&lt;br /&gt;Diperlukan sosok yang benar-benar mengerti dan pernah merasakan pahit getirnya bermain bola. Salah satunya mantan pemain timnas PSSI. Jika ketua umum pernah menjadi pemain timnas, seperti Michael Platini atau Frans Beckenbhoer beliau nantinya bisa menjadi teladan dan akan lebih banyak membela kepentingan pemain. &lt;br /&gt;Untuk itu dalam kongres, peserta kongres jangan hanya pengurus PSSI daerah atau pemilik klub. Setiap daerah juga mempunyai perwakilan dari pemain. Sehingga para pemain mempunyai hak suara memperjuangkan nasib rekan-rekannya. Yang lebih utama persepakbolaan Indonesia bisa lebih maju dan profesional jauh dari muatan politik.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-4115260576368229707?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/4115260576368229707/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/05/mantan-pemain-timnas-jadi-ketua-pssi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/4115260576368229707'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/4115260576368229707'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/05/mantan-pemain-timnas-jadi-ketua-pssi.html' title='Mantan Pemain Timnas Jadi Ketua PSSI'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-1289353072483228628</id><published>2011-05-22T05:35:00.000+07:00</published><updated>2011-05-22T05:36:19.003+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENDIDIKAN'/><title type='text'>Gelombang 2 SNMPTN jalur Undangan</title><content type='html'>Penerimaan mahasiswa baru perguruan tinggi negeri jalur undangan menyisakan ribuan bangku kosong. Termasuk diantaranya jatah untuk mahasiswa miskin lewat program Bidik Misi.  Sayang sekali jika kesempatan emas ini tidak dimanfaatkan. Salah satu faktor belum terisinya penerimaan lewat program ini kemungkinan  karena mepetnya seleksi dengan UN SMA, sehingga banyak siswa lebih mengedepankan UN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah hasil UN diumumkan tentu mereka sudah mengetahui nilainya. Ini bisa menambah motivasi dan meningkatkan persaiangan lebih sehat. Terutama siswa pintar dari keluarga miskin. Seperti halnya penerimaan mahasiswa baru perguruan tinggi swasta, proses seleksi jalur undangan dan bidik misi dibuat gelombang dua. Berjalan seiring SNMPTN dengan tes tulis. Dengan demikian harapan menjaring calon mahasiswa berkompeten terwujud. Serta niatan pemerintah memperluas akses pendidikan berkualitas untuk semua tercapai, dengan membuka pintu selebar-lebarnya bagi anak miskin berprestasi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-1289353072483228628?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/1289353072483228628/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/05/gelombang-2-snmptn-jalur-undangan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/1289353072483228628'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/1289353072483228628'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/05/gelombang-2-snmptn-jalur-undangan.html' title='Gelombang 2 SNMPTN jalur Undangan'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-2532943881711003659</id><published>2011-05-21T04:16:00.000+07:00</published><updated>2011-05-21T04:17:15.530+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PUISI'/><title type='text'>NASIONALIS SEMU</title><content type='html'>NASIONALIS SEMU&lt;br /&gt;mobil mercy&lt;br /&gt;sepatu made in Itali&lt;br /&gt;baju model Paris&lt;br /&gt;makan spagetti&lt;br /&gt;rumah pagar tinggi&lt;br /&gt;batasi nyamuk sebrangi&lt;br /&gt;bentuk negri mini&lt;br /&gt;ajak yang lain swadesi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-2532943881711003659?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/2532943881711003659/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/05/nasionalis-semu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/2532943881711003659'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/2532943881711003659'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/05/nasionalis-semu.html' title='NASIONALIS SEMU'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-4818553666559684893</id><published>2011-05-20T05:45:00.000+07:00</published><updated>2011-05-20T05:46:20.902+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENDIDIKAN'/><title type='text'>Lulus, Sumbang Buku untuk Sekolah</title><content type='html'>Kelulusan siswa SMA tahun ini cukup melegakan, terutama siswa dan orang tua.  Kebahagiaan yang patut disyukuri. Tidak hanya dalam bentuk ucapan, tetapi juga perbuatan. Salah satunya dengan menyumbangkan buku untuk sekolah.&lt;br /&gt;Karena saat ini buku yang ada di sekolah kebanyakan buku paket mata pelajaran. Bantuan pemerintah lewat BOS buku lebih mengutamakan buku paket. Masih sedikit  buku pengayaan baik fiksi maupun non fiksi. Sementara untuk pembelajaran bahasa Indonesia saja, siswa dituntut membaca/merevensi beberapa buku dalam satu tahun pelajaran. Jika buku bacaan tidak mencukupi, pembelarajan terganggu. Disamping menghambat pemasyarakatan membaca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin langkanya bahan bacaan di perpustakaan ini juga disebabkan sekolah tidak boleh menarik iuran siswa yang lulus untuk memberi kenangan buku seperti pada masa lalu. Untuk itulah saatnya  para orang tua melalui putra-putrinya yang lulus SMA/SMP melakukan bhakti siswa untuk sekolah dengan  menyumbang buku. Dengan menyumbang buku, para lulusan tidak hanya bersedekah, tetapi juga mempunyai andil mencerdaskan adik-adiknya&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-4818553666559684893?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/4818553666559684893/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/05/lulus-sumbang-buku-untuk-sekolah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/4818553666559684893'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/4818553666559684893'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/05/lulus-sumbang-buku-untuk-sekolah.html' title='Lulus, Sumbang Buku untuk Sekolah'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2064828954738069496.post-9129203865402546586</id><published>2011-05-19T05:31:00.001+07:00</published><updated>2011-05-19T05:31:51.786+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENDIDIKAN'/><title type='text'>Pelepasan kelulusan dengan kaum dhuafa</title><content type='html'>Sudah menjadi tradisi sekolah, setiap melepas lulusan mengadan acara perpisahan yang dikemas dalam bentuk wisuda dan pentas seni. Tidak sedikit sekolah yang mengadakan perpisahan di tempat dan dengan acara mewah. Hal yang sebenarnya tidak cocok bagi siswa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekolah sebaiknya mengadakan perpisahan secara sederhana. Sebagai wujud syukur dan membangan karakter siswa untuk berempati dengan sesama, ketika mengadakan acara wisuda juga mengundang anak yatim piatu dan kaum dhuawa. Dalam acara wisuda diselipkan acara doa bersama dan penggalangan dana. Sehingga pada diri siswa tertanam rasa kemanusiaan. Memacu semangat belajar para lulusan untuk belajar dan berprestasi. Agar kelak bisa mengajak para yatim piatu dan kaum dhuafa untuk mengenyam pendidikan lebih baik lagi. Di samping itu hal ini juga akan memotivasi anak-anak yatim lebih termotivasi belajarnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2064828954738069496-9129203865402546586?l=mathakim.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mathakim.blogspot.com/feeds/9129203865402546586/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/05/pelepasan-kelulusan-dengan-kaum-dhuafa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/9129203865402546586'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2064828954738069496/posts/default/9129203865402546586'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mathakim.blogspot.com/2011/05/pelepasan-kelulusan-dengan-kaum-dhuafa.html' title='Pelepasan kelulusan dengan kaum dhuafa'/><author><name>ABDUL HAKIM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09886550742463514917</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
